
'Wah-wah-wah, banyak sekali' pikir Fox yang masih fokus dengan pertarungannya.
Beberapa jam kemudian....
"Akhirnya selesai juga" ucap Fox yang mengembalikan kukunya dan melahap semua mayat hidup itu.
Selesai melahap semuanya.
Fox juga mendapatkan banyak sekali, terutama yang berhubungan dengan mayat hidup.
'Lanjut' batin Fox yang melanjutkan jalannya, dan saat diperjalan menuju ruang Boss Fox terus dihalangi oleh mayat hidup.
"Cukup, aku tak mau buang-buang waktu, lahap hidup-hidup" ucap Fox yang membuka mulutnya sambil berlari dan membunuh mayat hidup itu dengan cakarnya, tiba-tiba semua mayat hidup itu terhisap kedalam mulut Fox sampai
pintu ruang Boss.
"Hah....hah....hah.....huft..." Fox menghirup nafas lega, tidak baik melahap terlalu banyak.
"Huft....istirahat senbentar" ucap Fox yang langsung terduduk dan terengah-engah karena terlalu banyak melahap diwaktu yang sama, pelarutan akan banyak bekerja.
Beberapa menit kemudian....
Fox terlihat kembali bugar dan siap membunuh Boss douguen, saat pintu dibuka....hanya ada peti mati yang besar.
'Bossnya.....sudah mati, tapi siapa yang menggerakkan para mayad hidup itu ? dan juga yang ada disini bukan necromancer, tapi lord sandow' pikir Fox yang merasa ada yang salah dengan dougoen ganda ini.
"Sistem" panggil Fox.
[Menjawab : Necromancer telah anda bunuh dan lahap, dan lord sandow telah mati berabad-abad yang lalu, anda bisa melahal lord sandow beserta peti matinya]
'Ini kan curang namanya' batin Fox yang merasa bersalah.
"Lord Sandow, akan kuberikan tempat pemakaman yang bagus untukmu" ucap Fox yang membuka mulutnya dan menghisapnya, Lord Sandow dan petinya terisap.
__ADS_1
"Hafu...." Fox pun mendoakan Lord Sandow, dan pergi kepermukaan.
"Terimakasih" ucap arwah Lord sandow, sebenarnya Fox juga bisa lihat arwah/roh/hantu dll.
Dipermukaan, sang matahari menampakan sinarnya dan menyinar dunia atas.
'Mataharinya ada tiga ? bulan ada lima ? dunia atas benar-bener menakjubkan' puji Fox dalam pikirannya.
"2 hari lagi" ucap Fox sambil teleportasi jarak jauh.
2 hari kemudian...
"Sudah waktunya" ucap Fox sambil memasang topengnya dan meninggalkan gua lumutan dengan teleportasi ke Sekolah Academy Sky.
Ditempat pendaftaran, Fox sedang melalukan ujian fisik, dengan nilai S, ujian tertulis dengan nilai S, ujian berburu dengan nilai S, ujian.........dengan nilai S semua.
Author : Nilainya baik semua, sedangkan nilai ujianku parah.
Di ruang wawancara, tes terakhir.
"Tujuanku ? tujuanku adalah...............bersenang-senang kurasa" jawab Fox yang sebenarnya juga tidak tujuannya ke Sekolah Academy Sky.
'Mencurigakan' pikir para guru yang mendengarkan jawaban Fox.
'Namun semua ujian nilainya bagus' batin para guru yang tak tahu harus melakukan apa.
"Luluskan dia, dia anak yang menarik" ucap kepala sekolah yang pernah bertemu dengan Fox.
'Kepala sekolah ?' pikir para guru yang terkejur karena keputusan kepala sekolah.
"Dan juga masukan dia kekelas aneh" ucap kepala sekolah.
'KEPALA SEKOLAH' teriak para guru yang terkejut lagi dengan ucapan kepala sekolah.
__ADS_1
"Ini perintah" perintah kepala sekolah.
'Baik' jawab para guru.
"Baiklah kau lulus, waktu masuk sekolah 3 hari lagi, hey Kadal" panggil guru yang memangil seorang familiar.
"Siapa yang kau panggil kadal, hah ?" ucap familiar dari guru itu, tapi bentuknya kayak kadal.
"Terserah, antarkan ke asrama kelas aneh" perintah guru itu kepada familiarnya.
"Baiklah, hey kau naik" ucap kadal itu eh bukan familiar itu yang membungkuk agar Fox bisa naik dan Fox naik dengan halus.
"Sekarang pegangan dengan erat kita akan terbang" ucap kadal itu, bukan maksudnya familiar itu yang terbang tinggi kelanggit dengan kecepatan tinggi menuju asrama kelas aneh.
Setiap kelas pasti punya asrama sendiri untuk murid-muridnya, dan kelas aneh adalah kelas dengas orang yang memiliki kekuatan besar atau pintar atau memiliki bakat yang luar biasa.
"Indah...." ucap Fox yang melihat pemandangan dari atas.
"Apa ini pertama kalinya kau melihat pemandangan seperti ini ?" tanya kadal itu yang sepertinya sudah bosen melihat pemandangan kayak gitu.
"Tidak" jawab Fox dengan singkat.
"Kita akan sampai" ucap kadal itunya menurunkan sedikit kecepatannya dan perlahan-lahan turun dan menginjak kakinya ketanah dan menurunkan Fox.
"Hey lihat itu kadal" ucap anak yang juga murid baru.
"Siapa yang kau panggil kadal, hah ?" ucap kesal dari kadal itu dengan muka seram dan menakutkan.
"Hey kau jangan menakutinya" ucap kepala asrama yang memnunjuk kadal itu.
"Cih..." decak kadal itu yang pergi terbang.
'Terimakasih tumpangannya' ucap Fox melalui telepati.
__ADS_1
"Ya ya" ucap kadal itu.
Bersambung