AKU BUKAN SIMPANAN

AKU BUKAN SIMPANAN
KAMAR PENGANTIN


__ADS_3

Hari yang ditentukan pun tiba, disebuah rumah dengan hidangan dan hiasan seadanya Andrian mengucap ijab qabul atas nama Natasya Anjani dengan lantang dan hanya dengan satu kali tarikan nafas didepan penghulu dan beberapa orang saksi.


Walau tanpa kehadiran keluarga dari kedua mempelai, namun acara ijab qabul itu dapat berjalan dengan hikmat. Kini mereka sudah sah menjadi suami istri secara agama.


Setelah acara selesai penganten baru itu pun pamit untuk kembali ke kontrakan mereka, " Terimakasih pak, kami sangat berhutang budi pada keluar ini " Ucap Adrian pada orang tua temannya itu.


" Ngak perlu ngomong seperti itu nak, kami cuma tidak ingin ikut andil dosa kalau kalian khilaf. Bukankah kalian sudah datang kemari meminta dinikahkan, mana mungkin kami menolak sedangkan kami tau kalau kalian sudah lama tinggal dikontrakan yang sama " Ucap pak Mamad yang tak lain adalah imam yang menikahkan mereka dan juga orang tua dari sahabat Adrian.


" Kalau begitu kami permisi pak.." Setelah salim pada semua yang hadir mereka pun bergegas mininggalkan rumah itu.


***


Dikamar pengantin pada umumnya saat malam pertama pastilah keduanya sudah bermesraan diatas kasur dengan kebahagian, tapi pemandangan berbeda sangat terlihat dikamar sebuah kontrakan. Sepasang penganting baru sedang sibuk mengepak barang dan memasukkan baju baju ke dalam koper. Tapi bukan untuk pergi berbulan madu.


" Sayang, apa semuanya sudah lengkap? coba dicek lagi, kali aja ada yang ketinggalan " Ucap sang istri


" Sepertinya ngak ada lagi, semuanya sudah lengkap sayang, baiknya kita tidur aja yuk..biar besok ngak kesiangan bangunnya " Sang suami menuntun istrinya ke kamar mandi untuk bersih bersih dan gosok gigi.


Setelah ritual dikamar mandi selesai, mereka pun berganti pakaian dan segera membaringkan tubuh diatas kasur kecil ukuran nomor 4.

__ADS_1


Hampir satu jam lamanya berbaring dan memejamkan mata, tapi tak satu pun dari mereka yang bisa terlelap, " Sayang, kamu udah tidur? aku kok ngak bisa tidur ya? Ucap Adrian yang kini menyandang gelar suami.


" Belum sayang, aku juga ngak bisa tidur ini.." Ucap sang istri yang tak lain adalah Natasya, " Apa mungkin ini karena kita besok akan berbisa ya? " tambahnya lagi.


" Hus, jangan ngomong itu ah.. bisa bisa kamu nangis lagi entar, kan repot " Adrian menempelkan jari telunjuknya dibibir istrinya.


" Terus, baiknya ngapain biar bisa tidur? " Tanya Natasya polos


Mendengar pertanyaan istrinya, bukannya menjawab Adrian malah tersenyum penuh arti, " Sayang, apa aku boleh minta hakku sebagai suami malam ini? " Ucapnya tanpa basa basi.


Beberapa saat hening, " Apa kamu belum siap melaksanakan kewajibanmu sayang? " Tanya nya lagi karena tak mendapat respon dari Natasya.


" Hmm siap kok, keringat dingin dan gemetaran gitu? " Adrian mengamati istrinya


" Aku cuma gugup, karena ini pertama kalinya aku tidur sedekat ini dengan laki laki " Ucap Natasya jujur


" Hahahaha gitu sayang? " Adrian tertawa lepas mendengar penjelasan istrinya


" Ih jahat, kok malah ditertawain sih? apanya yang lucu? " Natasya mulai ngambek.

__ADS_1


" Ngak kok, kamu itu terlihat gemesin banget kalau kayak tadi " Adrian mengelus pipi istrinya dengan sebelah tangannya.


Ditatapnya wajah wanita yang baru saja dinikahinya itu, perlahan lahan ia memajukan wajahnya mengikis jarak diantara mereka, " Sayang, aku lakuin pelan pelan ya? kita sama sama belajar "


Setelah berucap tanpa buang buang waktu lagi, Adrian mulai ******* bibir ranum istrinya. Berapa saat bermain main diarea wajah istrinya, ia pun mulai merambah ke leher jenjang putih mulus dan meninggalkan jejak cinta disana.


Natasya yang tadinya gugup mulai hanyut dengan kenikmatan yang diciptakan suaminya, ia bagai melayang tanpa sadar lenguhan dan desah pun keluar dari mulutnya.


Mendengar itu Adrian pun makin bergairah, dilucutinya satu persatu pakaian miliknya dan milik istrinya dan akhirnya penyatuan itu pun terjadi.


Bukan hanya sekali, Adrian memintanya berkali kali hingga akhirnya ia pun tumbang disisi sang istri.


Menjelang subuh Adrian membangunkan istrinya untuk mandi dan menunaikan shalat subuh, namun saat mandi bersama ia lagi lagi meminta dan akhirnya permainan panas itu pun terjadi lagi. Entah mengapa tubuh istrinya serasa menjadi candu buatnya kini.


Setelah menuntaskan hajatnya, mereka pun mandi bersih dan kemudian melaksanakan shalat bersama.


 ---------------------------


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2