
Fajar menyingsing pagi pun menjelang, Natasya yang sejak subuh tadi duduk ditempat tidur, ia tak lagi bisa tidur setelah melaksanakan shalat. Kegelisahan pun begitu terlihat jelas diwajah cantiknya.
Fikirannya melayang jauh menembus lorong waktu dimana dirinya harus bisa terus terlihat berdiri kuat. Walau sebenarnya tak mudah menjala 2 sisi dunia yg berbeda, disatu sisi dia harus belajar agar bisa menyelesaikan kuliah dan disisi lain dia harus bekerja untuk membiayai kuliah laki laki yang kini jadi suaminya.
Dengan segala keterbatasan itu, sebuah kebanggaan tersendiri buatnya menjadi saksi perjuangan laki laki itu, selalu menemani disetiap keadaan adalah cara Natasya mencintainya.
Dipandanginya wajah suaminya yang masih tertidur, " Hmm dia akan berangkat hari ini, begitu berat rasakan harus melepasnya pergi " gumamnya sambil mengusap pelan wajah laki laki tampan yang baru kemarin menikahinya.
" Kami akan terpisah oleh jarak, jarak yg tak sekedar beda kota dan dia akan meninggalkanku begtu lama.." Tanpa terasa air mata Natasya mengalir membasahi pipi putihnya.
" Huokkk, sudah pagi ya sayang? kenapa ngak bangunin aku? " Ucap Adrian yang sudah terbangun.
" Masih pagi, baru jam 6 sayang. lagian aku lihat tidurmu begitu lelap hingga aku tak tega membangunkanmu " Natasya buru buru menghapus air mata dipipinya.
" Oogitu, aku cuma takut telat " Adrian bergegas duduk mensejejeri istrinya, lalu memeluk sambil menciumi leher Natasya.
" Udah ah, buruan sana mandi dulu..biar aku siapin sarapannya " Natasya mendorong pelan suaminya agar menjauh.
" Mandi bareng yukk " Ajak Adrian
__ADS_1
" Ih entar bisa telat dan ngak sempat sarapan dulu kalau bareng bareng mandinya " Natasya menolak tapi tubuhnya berkata lain.
" Ngak apa apa sayang, kita cari sarapannya saat menuju bandara aja "
" Mau ya ya..ayo dong sayang, lagi pengen nih.." Adrian membujuk istrinya yang pada akhirnya menurut juga.
Setelah menuntaskan hajatnya dikamar mandi, dan berpakaian. Serta kembali mengecek barang bawaan Adrian, mereka pun siap siap berangkat ke bandara.
*****
Setibanya dibandara Natasya makin terlihat gelisah, ia tak lagi dapat menutupi rasa sedihnya karena akan ditinggal.
" Heyy...sayang, kamu kenapa? Kok menunduk gitu sih? aku kan ingin lihat wajah cantik istriku sebelum berangkat " Canda Adrian mencoba mengoda istrinya
" Udah jangan nangis, nanti cantiknya ilang loh " Sambil memengang pundak wanita yang akan ia tinggalkan itu.
Namun tangis Natasya semakin menjadi jadi, Tanpa basa basi ia memeluk suaminya erat seerat mungkin, " Sayang, berjanjilah akan kembali untukku " Ucapnya sesengukan
" Hey hey, aku sangat mencintaimu sayang, kamu akan selalu menjadi tujuan pulangku, bersabarlah dan setia menungguku " Ucapnya sambil menempelkan jari telunjuk dibibir Natasya.
__ADS_1
" Nah sekarang senyum dong, aku pengen lihat bidadariku yang cantik hehe " Tawa Adrian mencoba menghibur Natasya.
" Ih apaan sih" jawab Natasya malu.
Dan tiba tiba ekspresi wajah Adrian berubah serius beberapa saat terdengar informasi dari maskapai yang akan ia gunakan, " Maaf sayang, aku harus pergi sekarang, pesawatnya sudah nungguin. Tapi aku mohon jagan nangis lagi ya, jagan lepas kepergianku degan tangis karena berat buatku untuk melangkah pergi jika melihatmu menangis " Ucap Adrian dengan tatapan penuh harap.
Natasya cuma bisa mengangguk kecil dan berusaha tersenyum, " Iya sayang, hati hati disana ya, aku sayang kamu suamiku "
" Iya istriku sayang, i love you sampai jumpa tahun depan " Ucap Adrian mengecup seluruh wajah istrinya.
Dan bebera saat mereka saling diam, tenggelam dalam pelukan erat dan panjang. Natasya menghabiskan tangisnya dipelukan Adrian.
" Aku janji akan setia, cuma kamu satu satu wanita dalam hidupku selain ibuku " Janji Adrian didepan istrinya.
Sebuah kecupan sayang dikening adalah tanda perpisahan mereka. Kemudian Adrian pun berjalan memasuki pintu keberangkatan, setelah check in ia terus berjalan tanpa menoleh lagi, " Maafkan aku Sya.., aku ngak sanggup melihatmu. aku tak bisa pergi jika melihatmu menangis " Adrian membatin
Seketika Natasya pun ambruk ke lantai tanpa bisa melihat kepergian orang yang dicintainya.
------------------------------
__ADS_1
BERSAMBUNG