
Seperti sebelum sebelumnya sejak Adrian pergi, hari hari yang Natasya lewati tak lagi sama. Wanita itu sering melamun seorang diri dan terkadang mengurung diri dikontrakan petaknya yang sudah bertahun tahun ditempatinya.
" Hmm sudah 3 bulan lebih tapi belum juga ada kabar dari suamiku " Gumam Natasya, sadar dari lamunannya
" Astaga, aku ngak boleh bersedih dan harus semangat bukan kah orang yang aku sayang sedang berjuang untuk masa depan yang kami cita citakan? " ucapnya mulai tersenyum.
" Berat rasanya Memikul beban jarak yang begitu lama. Semoga saja disana dia baik baik aja "
*
4 bulan terlewati tapi masih tetap sama, Natasya hanya bisa mendoakan dan menunggu, " Hmm semoga suamiku selalu dilindungi oleh-Nya. Im still love you pay.
**
Bulan ke 5, tanpa Adrian hari hari dilewati Natasya dengan sepi. Walau hatinya terasa kosong dan tersiksa oleh rasa rindu yang kian hari kian menumpuk, " Kamu harus kuat Natasya, karena hanya wanita tangguh yang sanggup mendampingi seorang popeye..Yah hanya wanita kuat yang bisa mengerti dengan dunia seorang pelaut. Waktu kebersamaan yang sedikit dan kasih sayang yang terkadang tidak selamanya diberikan karena sebuah tuntutan profesi " Gumamnya Menghibur diri
***
Bulan ke 6, bangun dari tidur langsung cek phonsel berharap ada pesan dari si popeye tapi seperti kemarin kemarin masih juga belum ada, " Tetap semangat Natasya..kamu pasti bisa, bersabarlah menunggu suamimu pulang " Lagi lagi menghibur diri.
__ADS_1
****
Bulan ke 7, " Cepat pulang, cepat kembali jangan pergi lagi, aku ingin kau untuk cepat pulang.." Natasya bernyanyi menghibur diri.
" Aku rindu, lama tak jumpa. Sekian lama tak bertemu aku mulai lupa bagaimana rasanya berdua denganmu " ratapnya sedih setelah lelah bernyanyi.
*****
Bulan ke 8, Suara notifikasi terdengar dari phonsel Natasya. " Cinta berjarak itu berat, susah, menyakitkan. Tapi tetaplah kuat, Karena Cinta yang kita jalani ini tak semurah dan semudah membalik telapak tangan. Cinta ini cinta berkelas
Sehidup Sesurga " Mata natasya mulai berkaca kaca dan seketika cairan bening itu pun tumpah, ia begitu senang mendapat kabar dari laki laki yang selama ini dirindukannya. Air mata bahagia itu pun mengalir dalam tawa.
******
" Tapi tidak ada alasan untuk tidak setia, yang aku tau selalu ada jalan untuk bertahan, kuat dan sabar menunggu kepulangannya " Lagi lagi dan lagi Natasya menghibur diri.
******
Bulan ke 10,
__ADS_1
" From you, i wanna be better
I wanna grow old with you
Without you i try to be strong than last " Natasya bernyanyi dengan penuh perasaan.
********
" 10 bulan berlalu, tinggal menunggu 2 bulan lagi. Tak sabar aku segera ingin berjumpa. Tuhan pertemukan aku dan jangan pisahkan lagi aku dengannya, My wish " Semangat Natasya kembali.
Bulan demi bulan telah berlalu, kini tinggal sedikit lagi Natasya berusaha bertahan. Rasa rindu yang sudah menggunung seakan membuatnya gila.
Kadang menangis, teriak teriak sendiri dan paling mirisnya harus bisa menghibur diri sendiri.
Cerita cinta yang Natasya pilih sejak awal membuatnya menjadi kuat, kisah yang ia sudah tahu alurnya bahwa menjadi istri seorang pelaut harus bisa apa apa sendiri karena akan selalu ditinggal berlayar. Dan bukan cuma itu saja status pernikahan mereka yang masih dirahasiakan pada dua keluarga membuatnya pasrah menjalani.
Hanya ada kata sabar sabar dan sabar yang ia tanamkan dalam fikirannya, agar bisa melalui hari hari penantian itu.
__ADS_1
BERSAMBUNG