
🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻
🌹✨💞✨🌹
Setelah kepergian Rey, Clara berniat masuk kembali untuk bersiap-bersiap pergi, meski baru keluar dari rumah sakit keadaannya sudah sangat membaik.
Sebenarnya sudah dari kemarin Clara ingin pulang, karena dia sudah merasa lebih baik, tapi Rey nya saja yang berlebihan, hingga dia harus terkurung lebih lama di rumah sakit.
"Sedang apa kau di sini? bagaimana bisa masuk asrama TNI? apa kau menggoda pria di sini? ck, murahan! kau tidak juga berubah dari dulu sampai sekarang sukanya menggoda, apa kau tidak memiliki kerjaan yang faedah yang bermanfaat gitu gak usah jadi wanita penggoda, nanti dapat karma," ejek wanita tersebut menghina Clara.
Dia kaget melihat keberadaan Clara di asrama TNI, apalagi berada di rumah dinas Rey. Rey adalah senior sahabat tunangan nya.
"Mulut mu dari dulu juga sama tidak pernah berubah, apa selama saya tidak ada kau tidak pernah menggosok gigi? mulut mu sangat bau, saya jadi gak bisa bernafas," balas Clara mengejek balik. Dia tidak marah, melainkan senang di pertemukan musuh bebuyutan di masa lalu yang membuat hidup nya menderita.
Bahkan jika saat ini dia tidak bertemu wanita di depan nya ini. Clara berniat untuk mencari sendiri, tapi tidak, sepertinya takdir berpihak padanya, hingga mereka di pertemukan, dan Clara tidak perlu susah paya mencari keberadaan wanita berbisa itu.
Tatapan Clara begitu tajam penuh kebencian menatap wanita tersebut. Kenangan masa lalu kembali teringat di benak nya.
"Kau!" marah wanita tersebut tidak terima mengangkat tangan ingin menampar.
Tapi dengan gerakan cepat Clara menahan hingga tangan wanita tersebut tidak mengenai wajahnya.
__ADS_1
"Jangan menyentuh ku dengan tangan kotor mu itu, karena saya tidak akan segan mematahkan tangan mu ini. Jangan kau pikir saya akan diam jika ada yang melakukan ini? karena Clara yang dulu sudah mati, sekarang hanya ada Clara yang pemberani tidak takut melawan siapapun itu termaksud kau wanita licik penuh tipu muslihat," berani Clara tidak peduli amarah terpancar di wajah wanita tersebut mendengar perkataan nya.
"Lepaskan tangan ku, ja**** ! kau tidak tau siapa saya? kau akan menyesal sudah melakukan ini dan bersiaplah untuk di tendang para tentara di sini," ancam wanita tersebut, tangan nya di genggam kuat Clara.
"Benarkah? takut.... " Clara menunjukkan wajah takut nya, mendadak hilang berganti dengan senyuman. "Saya tidak takut, silakan lakukan apapun yang kau suka ular berbisa. Jika kau berhasil melakukan itu, saya akan sangat berterimakasih padamu, saya juga tidak betah berada di sini. Tempat ini sangat kecil tidak cocok untuk di tempati," sambung Clara sombong.
"Ck, kau berbicara seperti itu, seakan kau sudah sangat kaya, palingan kaya juga tidak seberapa, itu pun karena harta dari pria yang kau layani. Mana bisa kau bekerja keras dengan usaha mu, yang ada kerja keras mu itu hanya dengan tubuh mu," hina wanita tersebut tidak takut malah makin berani.
"Ya, kau benar. Saya mendapatkan semua dengan kerja keras tubuh saya, apa ada masalah? saya memuaskan banyak pria di luar sana, apa kau tidak takut kalau saya kembali merebut milik saya yang kau rebut itu?" ancam Clara berjalan mendekati wanita tersebut dengan tatapan jijik penuh kebencian.
"Jangan mimpi sampai kapan pun itu tidak akan pernah terjadi, sekarang kita sudah bertunangan dan sebentar lagi akan menikah jadi buang semua harapan mu itu. Jangan sampai kau gila, karena tidak bisa bersama cinta pertama mu itu," balas nya tidak takut, tapi hatinya berbeda dengan apa yang di bicarakan barusan.
Dia cemas, penampilan Clara sekarang begitu berbeda dengan yang dulu. Clara yang sekarang tampil cantik, meski yang dulu sudah cantik, tapi sekarang lebih cantik.
"Jangan berani kau menyentuh nya ja****atau kau akan ku buat menyesal!" geram wanita tersebut mendorong Clara menjauh darinya.
Clara yang di dorong hampir jatuh, syukur keseimbangan nya stabil jadi aman tidak kenapa-napa.
"Ancaman mu tidak berarti apapun untuk ku lagi. Sekarang giliran ku yang akan membuat hidup mu penuh ketakutan, dan bahkan akan ku buat kau gila perlahan," Clara berkata dengan tatapan tajam dan seringai kecil di wajahnya. Dan wanita tersebut melihat Clara yang sekarang berubah sedikit takut, secepatnya dia menutupi rasa takut nya itu. Sebelum Clara menyadari dan merasa menang.
"Sebelum itu terjadi saya yang akan melakukan itu padamu ja****!"
__ADS_1
"Kita lihat saja nanti ular berbisa, kau selama ini sangat membanggakan perusahaan keluarga mu itu. Lihatlah nanti apa kau masih bisa membanggakan nya atau tidak. Saya harap percikan kecil ini tidak membuat mu gila begitu cepat, karena saya tidak akan senang semua baru di mulai jadi jaga dirimu jangan biarkan jatuh terlalu cepat. Permainan kita masih panjang dan kita harus menikmati bersama itu sangat menyenangkan, apalagi kau juga harus melihat percintaan ku dengan milik ku yang kau rebut pasti itu bisa membuatmu lebih bahagia. Aku jadi tidak sabar mendengar suara indah mu menari-nari di telinga ku," balas Clara berani malah mengancam balik.
"Kau benar-benar ja****!" teriak wanita tersebut meledak, habis sudah kesabarannya, Clara terus memancingnya. Sudah lama tidak berjumpa Clara makin pandai berbicara.
"Ya, saya memang ja****. Saya akan merasa puas setelah bercinta dengan milik saya yang kau rebut. Saya rasa itu bukan masalah besar, kami hanya melakukan beberapa gaya tidak banyak, kalau kau khawatir kau bisa melihat secara live mungkin kau ingin belajar dan mempraktekkan nanti setelah kami selesai," kata Clara tersenyum senang.
Tanpa dia sadari, entah sudah beberapa lama seorang pria berdiri mendengar pertengkaran mereka. Clara tidak sadar, dia terus berbicara dan pria tersebut mendengar itu semakin geram kedua tangan nya mengepal erat menahan amarah yang bisa kapan saja meledak.
"Pantas saja orang tua mu membuang mu sejak bayi, itu karena mereka sudah mendapat firasat anaknya kelak akan menjadi ja****. Ka-"
Plak!
Satu tamparan mendarat sempurna di wajah cantik Esme, wanita di masa lalu yang amat sangat di benci Clara.
"Sudah puas berbicara nya? apa tamparan itu sudah bisa menyadari mu? atau kau akan bisa sepenuhnya sadar kalau saya sudah bercinta dengan nya? baiklah kalau seperti itu saya berjanji akan bercinta dengan nya, tunggu lah waktu itu tiba. Kau tau Clara wanita yang tidak pernah mengingkari janjinya, jadi bersiaplah," serius Clara penuh keseriusan di wajahnya.
"Clara!"
Deg!
...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......
__ADS_1
...✨____________ 🌼🌼_______________✨...