
🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻
🌹✨💞✨🌹
Kesabaran Clara sangat di uji di sini, Thomas pria gila melebihi pria manapun yang di kenal.
"Pak Thomas, mari kita bicarakan kerja sama saya tidak memiliki banyak waktu, karena harus kembali ke perusahaan," ucap Clara dengan sikap tenang nya. Dia berusaha tidak marah, membiarkan Thomas melakukan.
"Tentu Bu Clara, kita mulai dari mana?" tanya Thomas tersenyum penuh kemenangan, Clara tak menolak.
"Pria ini semakin di biarkan, semakin keterlaluan. Aku benar-benar tidak tahan," batin Clara marah.
Dia mengumpat serapah atas tindakan Thomas, kalau bukan karena menginginkan perusahaan Gibran utuh dia tidak bisa menahan semua ini lagi.
Tangan Thomas mengelus menikmati lembut nya kulit Clara. Dia jatuh hati pada Clara pertama kali Gibran membawa nya. Saat itu dia tidak bisa merebut Clara karena Clara milik Gibran, tapi sekarang dia rasa bebas Clara bukan milik siapapun lagi.
Meski dia tau saat ini Clara sedang hamil itu bukan masalah besar, dia akan tetap menerima Clara apa adanya.
"Baiklah saya akan memulai," putus Clara tidak betah lama-lama di sini
Dia tidak boleh menyerah, dia membutuhkan kekuatan dari perusahaan Thomas untuk mendukung nya menghancurkan perusahaan keluarga Esme yang sebentar lagi hancur berkeping-keping.
Kerja kerasnya selama ini tidak boleh di sia-siakan lagi, semua harus terbayar. Tida masalah kalau harus sedikit menahan.
"Kita mulai dari ranjang saja bagaimana?" Pak Thomas bicara tanpa malu, sejak dulu dia sudah menginginkan sentuhan Clara, sekarang tidak peduli dengan orang yang di bawahnya.
"Pak Thomas bisa kah sedikit profesional? saya berharap bapak bisa pisahkan masalah pribadi dan kerjaan, itu lebih baik," Clara mencoba sabar tidak marah.
"Baiklah Bu Clara. Saya tidak mau mengecewakan, mari kita mulai."
Pak Thomas pun mengalah, dia tidak mau membuat Clara menjauh, jika ada cara lain untuk mendekati nya kenapa harus di tolak.
Meeting berlangsung selama 90 menit, banyak obrolan kerja sama yang mereka bahas dan Pak Thomas sangat pandai, Clara dapat melihat itu pantas saja Gibran betah selain perusahaan Pak Thomas yang besar tapi juga karena otak cemerlang nya dalam berbisnis.
"Saya rasa semua sudah selesai, kami pamit dulu," ucap Clara bergegas beranjak pergi dari kursi, tapi Thomas menahannya.
"Bu Clara kita belum membicarakan masalah pribadi kita, bagaimana kalau kita bicara sekarang? saya sudah memesan hotel?" bisik Thomas tepat di telinga Clara.
__ADS_1
Clara menoleh Dona dan kedua bodyguard memberi kode untuk pergi meninggalkan nya bersama Thomas. Sebelum pergi dari negara ini dia harus benar-benar menghancurkan perusahaan keluarga Esme dan kunci nya itu ada pada Thomas.
Tidak masalah kalau dia harus berjuang sedikit, ini demi balas dendamnya. Setelah itu dia akan memikirkan langkah berikutnya.
"Baiklah, ayo kita pergi," ucap Clara menerima ajakan Thomas.
...****************...
"Kau begitu cantik untuk tidak menikah lagi Clara, aku sudah menanti mu sejak lama, menikah lah dengan ku, akan ku buat kau menjadi ratu," Thomas membelai pipi Clara dengan lembut.
Kini kedua telah berada di kamar hotel. Thomas tidak sabaran membawa Clara di pangkuannya dan tidak ada penolakan apapun dari Clara
"Saya belum berencana menikah lagi Thomas, jika sudah berencana saya akan memberitahu mu," suara Clara yang mendayu-dayu sengaja agar terdengar seksi.
"Apa bisa ku percaya? bagaimana kalau kau berbohong?"
"Katakan apa yang bisa membuat mu percaya?"
"Bercinta dengan ku," senyum licik Thomas tanpa banyak bicara langsung menggendong Clara membawa ke ranjang.
Semua Clara lakukan demi balas dendamnya. Dia harus membuat hidup Esme hancur, karena wanita itu kehidupannya hancur untuk kedua kalinya. Dia benci kekalahan, tidak peduli semua resiko yang di ambil, akan dulu terima.
"Jangan khawatir aku tidak akan menyakiti anak mu, karena dia juga akan menjadi anak ku," Thomas berkata penuh kepercayaan, dan mulai membuka pakaiannya dan juga Clara.
"Sayang, Mommy janji ini yang terakhir, setelah kehancuran wanita itu kita tidak akan di sentuh pria lapar mana pun. Mommy tidak mau kau mengikuti jejak Mommy mu yang buruk, cukup Mommy yang di hina dan di caci, tidak dengan mu sayang," janji Clara berucap dalam batin
"Tubuh mu sangat indah sayang, aku bahkan tidak bisa berkedip melihat ini," Thomas memengang salah satu gunung kembar nya.
"Apa kau tidak mau langsung saja? saya sudah lama tidak merasakan, saya harap permainan mu tidak kalah dari suami-suami saya sebelumnya," ucap Clara menatap Thomas yang terlihat seperti hewan buas, tatapan lapar memandang nya begitu dalam.
"Ternyata kau sudah tidak sabar sayang, baiklah aku akan memulai," semangat Thomas tidak menyangka Clara begitu menginginkan.
"Jangan lupa keinginan ku, hancurkan perusahaan itu setelah kita melakukan, kalau ingkar jangan berharap kita bisa bertemu lagi," ancam Clara memperingati.
Semua tindakan nya ini harus ada keuntungan, dia tidak mau rugi sendiri.
"Tenang saja sayang, kau bisa ikut bersama ku untuk menyakiti kehancuran perusahaan itu," yakin Thomas. Baginya keinginan Clara begitu muda, satu jentik kan jari saja sudah mampu dia buat hancur perusahaan tersebut.
__ADS_1
"Tidak perlu saya mempercayai mu."
Di sisi lain...
"Apa keputusan kalian sudah bulat? coba pikirkan ulang, lakukan semua demi Clara putri mu Sesya. Aku yakin dia bisa memaafkan kalian, jangan putus asa begini," bujuk Bery pada sahabat baiknya untuk tidak meninggal negara X.
"Tidak Bery. Seperti nya Clara tidak akan bisa memaafkan kami. Perbuatan kami di masa lalu sudah sangat buruk, Clara tidak membutuhkan kami, jadi sebaiknya kami pergi," putus Sesya yakin semua sudah dipikirkan dengan baik.
"Huh... baiklah kalau kalian sudah yakin dengan semua ini. Tapi setidaknya tunda kepergian kalian hari ini, besok saja baru berangkat. Jangan menolak keinginan ku ini," ucap Bery tidak mau mendengar bantahan lagi.
"Oke, kita akan pergi besok. Hari ini aku dan Asher ingin menemui Clara, meski nanti tidak di terima dengan baik tidak apa-apa, kita hanya mau pamitan," kata Sesya.
"Hmmm, aku dan Darol akan berdoa yang terbaik semoga Clara secepatnya memaafkan kalian. Clara anak baik, kita sudah menyelidiki masa lalu nya bersama. Dia berubah seperti sekarang karena masa lalu yang buruk, jadi yang dapat mengembalikan nya ke semula hanya waktu bukan yang lain," ucap Bery yakin semua akan membaik dengan seiring berjalannya waktu.
"Terimakasih, kalian tidak membenci putri ku meski sudah mengetahui kelakuan Clara pada Rey seperti apa. Aku berdoa agar Rey bisa menemukan pasangan yang layak, mungkin dengan kehadiran sepupunya dia bisa lebih baik."
...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......
...✨\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_ 🌼🌼\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_✨...
__ADS_1