Aladdin New Generation

Aladdin New Generation
Menghindar


__ADS_3

Malam harinya saat aladdin pulang ke rumah, ibunya sudah menunggunya didepan pintu untuk mengajaknya bicara


“ Aladdin, ibu mohon jangan seperti ini nak, ibu takut terjadi sesuatu padamu” Ucap ibu anah dengan wajah cemasnya


“ Apa maksud ibu, tenanglah, tidak akan terjadi apapun padaku” Ucap aladdin mencoba menenangkan ibunya


“ Aladdin jangan main-main lagi, ceraikan nue jika kau ingin bersama jesy”


“ Itu tidak akan pernah terjadi ibu, aku tidak akan bercerai dari nue” Ucap aladdin dengan tegas, aladdin mengabaikan ibu anah dan pergi berjalan menuju kamarnya.


Ibu anah merasa khawatir pada putranya, ia takut putranya menyakiti hati nue dan menjadi sasaran orang itu, orang yang membuat ia ketakutan setengah mati (di eps.12)


Setelah tiba di depan kamar aladdin merasa ragu untuk masuk, ia membuka pintu perlahan kemudian mengintip seperti seorang pencuri, ia pun masuk ke kamar namun nue tidak terlihat di mana pun, ia berjalan menuju salah satu diding dan berdiri tepat di hadapan foto nue yang tengah tersenyum


“ (senyum) kau sangat bahagia dalam hidupmu, kenapa kau terus menatapku sambil tersenyum? Apa kau tahu senyummu itu emm...(geregetan), berhenti tersenyum sekarang dan jawab pertanyaan ku, Kemana kau pergi selarut ini? Ini sudah sangat malam, seharusnya kau tidur di rumah, kenapa kau terus berkeliaran seperti kelelawar? Dengar! (berkacak pinggang) aku tidak suka dengan sikapmu itu...


Saat aladdin tengah marah-marah di hadapan foto nue, di luar kamar nue berdiri di depan pintu kamar yang sedikit terbuka, ia baru saja kembali setelah mengambil air untuk minum, ia mendengar aladdin marah-marah kemudian ia pun masuk, ia berdiri di belakang aladdin yang tengah bicara dengan fotonya


“ kenapa kau masih menatapku sambil tersenyum? Berhenti tersenyum atau aku tidak akan mengampuni mu (marah) apa kau bilang? Kau ingin aku mencium mu lagi? (senyum) muach (mengucapkan tangan, mencium dan melempar tangan ke udara) kau puas sekarang? Apa kau masih rindu aku? Jika ia cepatlah pulang jangan terus berkeliaran di luar seperti kelelawar, datang padaku dan peluklah suamimu ini” ucap aladdin dengan manja


Aladdin terus bicara dengan foto nue yang tergantung di dinding kamar, tanpa ia sadari nue berdiri di belakangnya sambil menertawakan ulahnya, perlahan nue menutup pintu rapat-rapat dan mendekati aladdin yang tengah memandangi fotonya sambil tersenyum.


Tiba-tiba saja seluruh tubuh aladdin menjadi tegang saat nue memegang pinggangnya kemudian memeluknya dari belakang, nue menaruh kepalanya di pundak aladdin dan membisikan kata rindu “aku merindukanmu suamiku sayang”


“ nue kau...” Aladdin yang terkejut dengan cepat melepaskan diri kemudian menjauh,


“ hahaha.... Aduh perutku sakit” Nue tertawa lepas sambil memegang perutnya


Aladdin pun melayangkan tatapan tajamnya pada nue, namun ia terus tertawa


“ Berhenti tertawa nue, jelaskan padaku sejak kapan kau di sini?” tanya aladdin dengan tegas


Nue berhenti tertawa dengan terpaksa

__ADS_1


“Cukup lama untuk mendengar mu marah-marah dan bicara manis dengan fotoku” ucap nue bicara sambil menahan tawa


Wajah aladdin tersipu malu saat mendengar jawaban nue, nue mengambil langkah mendekati aladdin, sementara ia terus berjalan mundur untuk menjauh dari nue, namun dinding menghentikan langkahnya, nue menaruh tangannya di samping tubuh aladdin dan memagarinya agar aladdin tidak bisa pergi kemanapun


“ Katakan yang sebenarnya aladdin? Kau tidak bisa jauh dariku tapi kenapa kau terus menghindari ku, apa kau ingin bermain-main denganku” ucap nue dengan serius


“ Aku tidak begitu nue, sungguh!” aladdin bicara dengan ragu dan sedikit ketakutan


“ kau tidak menghindari ku!, baik lah, aladdin tatap aku saat kau bicara, kenapa kau melihat ke sana ke mari seperti itu”


Aladdin pun menatap nue, namun ia menundukan kepalanya saat melihat nue tersenyum, ia menutup matanya saat melihat kaki nue yang terbuka


“ kenapa kau menunduk aladdin, apa yang kau lihat, aku ada di sini, tatap mataku, dan katakan apa yang terjadi”


Aladdin membuka matanya, ia pun mengangkat kepalanya melihat tubuh **** nue, aladdin mengepalkan tangan dan menelan ludah menahan hasratnya, ia pun menatap nue, nue mengangkat alisnya seolah bertanya ‘ kenapa?’ namun aladin justru menganggap itu sebagai isyarat genderang perang, ia tidak tahan melihat bibir merah nue, gairah pria nya tak mampu ia tahan lagi, ia pun mencium nue dengan semangat ’45 yang ia miliki saat itu, nue yang terkejut mendorong aladdin dengan kuat hingga aladdin terpental ke dinding, aladdin kemudian pergi menjauh, ia hendak keluar kamar, namun saat mencoba membuka pintu pintunya terkunci, aladdin pun melayangkan tatapan tajamnya pada nue.


“ (senyum) aladdin” ucap nue sambil memamerkan kunci yang ia pegang


“ Aladdin pistol mu menyentuh tubuhku” ucap nue masih tetap teguh dengan pertahanannya


Aladdin berhenti mencoba mengambil kunci, ia melihat ke arah pistolnya yang berdiri, ia menarik nafas panjang dan segera menjauh, ia membaringkan diri di tempat tidur karna merasa tak berdaya, ia menutup matanya dengan lengan kanannya, nue pun duduk di sebelah aladdin


“ aladdin katakan sejujurnya, kenapa kau menghindari ku?” tanya nue


“ entahlah... Aku tidak pernah berniat menghindari mu, mungkin karna aku merasa bersalah tentang malam itu, jadi setiap kali aku melihatmu aku mengingat momen itu, hingga tanpa sengaja aku melakukannya”


“ kau mengingat momen malam itu? Katakan padaku apa yang aku lakukan? Maksudku adalah detailnya!”


Aladdin bangun dan duduk di sebelah nue saat mendengar pertanyaan yang nue ajukan


“ Kau tidak mengingatnya?” tanya aladdin yang di jawab dengan gelengan kepala oleh nue. Aladdin tersenyum kemudian menatap nue


“ nue {mencengkram lengan} jangan tanyakan apa yang kau lakukan malam itu, aku tidak ingin membicarakan nya, karna kau sudah melupakannya, maka biarkan aku melupakannya juga”

__ADS_1


Aladdin kembali membaringkan diri di atas tempat tidur


“ aladdin sepertinya hubunganmu dengan wanita itu sangat baik”


“ Wanita yang mana? Jangan asal bicara”


“ Aku melihatmu berpelukan dengan seorang wanita di cafe, katakan padaku dia orang yang seperti apa?” tanya nue dengan semangat


Aladdin kembali bangun dan duduk di samping nue saat mendengar pernyataannya


“ Kau melihat aku di cafe tadi?”


“ iya, saat aku hendak menghampirimu aku bertemu dengan jimmy, dia mengajakku pergi, aku rasa dia takut aku akan berkelahi dengan wanita itu” ucap nue dengan sedikit tertawa.


“nue! kali ini aku akan jujur, kau harus tahu tentang ini, maaf jika aku melukaimu, aku tidak tahu bagaimana ini bisa terjadi, tapi aku rasa aku jatuh hati padanya, sikapnya yang lembut dan kebaikan hatinya membuatku terpesona”


“ hahaha... Apa yang kau pikirkan aladdin? Apa kau tahu apa yang ada dalam pikiranku? Dengar! Sedikit pun aku tak berharap kau mencintaiku, bukankah bagus jika kau jatuh cinta padanya dan akan menikahinya, itu berarti aku akan mendapat saham perusahaan mu" nue tersenyum sambil mengangkat alisnya


" kau harus tepati janjimu" ucap nue seraya berjalan ke sisi lain tempat tidur


" ingat itu" nue duduk diatas tempat tidur, ia menarik selimut kemudian berbaring, lalu berkata "ini sudah larut ayo tidur aladdin , bukankah kau harus bangun pagi untuk bekerja”


Aladdin berbaring di sisi nue sambil menatapnya” nue kau tidak marah atau cemburu?”


“ Tentu saja tidak, sudah! Kita lanjutkan perbincangan kita besok saja, hoam (menguap) aladdin aku sudah ngantuk, tolong matikan lampunya” Ucap nue sambil memejamkan mata


Aladdin pun mematikan lampu.


“ nue kau sudah tidur”


“ nue apa kau benar-benar tidur”


Aladdin terus bertanya untuk memastikan apakah nue sudah benar-benar tidur, saat nue tidak merespon, aladdin memeluk nue dari belakang lalu menutup matanya, nue pun tersenyum dengan mata yang terpejam.

__ADS_1


__ADS_2