Aladdin New Generation

Aladdin New Generation
Kelezatan yang tak asing


__ADS_3

Ivan mengantarkan aladdin, jesy, dan jimmy ke kamar mereka, sepanjang jalan ivan bercerita dan mengenang masa lalunya bersama jesy, mereka cukup terhibur karna ivan tipe orang yang humoris, setelah mengantar para tamu ke kamar mereka ivan pamit untuk melanjutkan pekerjaannya.


“Aladdin kenapa kau diam saja saat ivan merangkul jesy?” Tanya jimmy


“ayolah jimmy mereka hanya teman lama kenapa juga aku harus cemburu” Jawab aladdin


“ Jika aku jadi kau aku sudah akan memukulnya tadi” Ucap jimmy


“untung saja yang bertunangan dengan jesy aku dan bukan kau jika tidak ivan akan terluka karna kau pukuli” ucap aladdin


Jimmy dan aladdin berbaring setelah berbincang ringan, mereka tidur dengan nyenyak karna lelah setelah perjalanan panjang.


“ aladdin... Jimmy... Cepat bangun ini sudah sore” teriak jesy dari balik pintu


Aladdin dan jimmy bangun setelah mendengar teriakan jesy. Sesuai janji ivan mengajak semua orang untuk pergi melihat pemandangan di sekitar beach resort yang indah hingga menikmati air kelapa segar sambil melihat sunset di restoran resort, mereka bersenang-senang dan mengambil beberapa foto dengan view yang indah


“ Bagaimana resort ini indah bukan, jika kalian menikah di sini aku akan siapkan kamar sweet room terbaik sebagai hadiah untuk pengantin baru, bagaimana?” tanya ivan


“kalian tahu setiap pasangan yang menikah di sini akan mendapat kamar sweet room geratis dari pihak resort” Ucap tuan rendra


“ Ayolah tuan rendra...” ucap ivan mengeluh


Semua orang tertawa karna lagi-lagi kebohongan ivan terungkap.


“ rencana marketing mu itu sangat buruk ivan, karna itu resort ini sepi sekarang, tapi aku yakin semuanya akan berubah dalam waktu dekat” ucap tuan rendra


Mereka berbincang sambil menunggu waktu makan malam. Ivan sedikit curiga pada tuan rendra, karna tuan rendra sepertinya tahu banyak tentang resort terlebih tuan rendra selalu terlihat tegang di beberapa waktu, ia pun berpikir untuk mengawasi tuan rendra.


“ kalian lanjutkan saja acara kalian, aku lelah dan ingin istirahat” ucap tuan rendra kemudian pergi


Setelah tuan rendra pergi ivan pun pamit, dengan alasaan pekerjaan ivan pergi meninggalkan aladdin, jimmy dan jesy, diam-diam ivan mengikuti tuan rendra.


Tuan rendra mengurungkan niatnya pergi ke kamar saat melihat jassmine masih sibuk dengan leptopnya


“ kau masih bekerja? Apa kau tidak lelah nak? “ tanya tuan rendra


“ayah,,, pekerjaanku hampir selesai ayah, apa ayah sudah makan malam?” tanya jassmine


“ ayah tidak berselera makan, makanan di sini tidak sesuai dengan seleraku, kenapa kau berhenti bekerja, apa ayah mengganggumu?” tanya tuan rendra


“ tidak aku berhenti bekerja karna aku berpikir untuk membuatkan ayah makan malam, bagaimana menurut ayah?” tanya jassmine

__ADS_1


“ apa koki di sini akan mengizinkan kau masuk ke dapurnya nak?” tanya tuan rendra


“ Aku tidak tahu ayah, tapi aku akan mencobanya” ucap jassmine


Jassmine menutup leptopnya dan bersiap untuk pergi.


“ Jassmine ayah ikut, jika bisa ayo kita masak bersama” ucap tuan rendra


Jassmine menyimpan leptopnya di kamar kemudian pergi ke dapur resort, ia meminta izin unruk memasak sendiri hidangan makan malamnya dan koki di sana ternyata sangat ramah pada tamu, mereka mengijinkan jassmine dan tuan rendra memasak di dapur mereka. Jassmine sengaja memasak makanan dalam porsi banyak, ia membagikan semua makanan pada pekerja restoran dan para tamu restoran dengan geratis, jassmine pun makan malam dengan tuan rendra di lantai atas restoran sambil melihat bintang-bintang di langit.


Di sisi lain ivan yang merasa khawatir mengajak koki restoran ke sudut gudang untuk bicara


“ kenapa kau izinkan wanita itu memasak dan membagikan makanan secara geratis, apa kau pikir ini resort milik ayahmu” ucap ivan sedikit kesal


“ tuan tidak perlu khawatir, nona itu sudah membayar semua makanan itu dua kali lipat, kita tidak akan rugi meski membagikan makanan itu secara geratis, tuan sepertinya wanita itu koki terkenal, dia punya banyak uang dan masakannya juga sangat lezat, bagaimana jika tuan pekerjakan dia untuk membantuku di dapur, para pengunjung pasti akan ramai berdatangan tuan” ucap koki itu


“ benarkah! aku belum mencicipi makanannya, berikan aku sedikit, biar ku cicipi dan aku akan mempertimbangkan saranmu” ucap ivan memerintah


Diam-diam ivan memanggil jesy dan bicara dengannya


“ ivan bagaimana? apa kau sudah menyusun rencana agar jassmine tahu aku dan aladdin menikah di sini?” Tanya jesy


“ aku rasa kita tidak perlu melakukan apapun, ayahmu sudah memberi tahunya, dan dia tidak bereaksi apapun?” jawab ivan


“ Tidak, aku hanya mengawasi jassmine seperti yang kau perintahkan” ucap ivan


“ kau sudah tahu apa tujuan kakak datang ke sini?” tanya jesy


“ Tidak jesy, kakakmu sudah dua minggu di sini, dia hanya sibuk dengan leptopnya sepanjang waktu” ucap ivan


“ oh ya! Kau bilang kakakku datang dengan seorang pria, bagaimana dengan itu?” tanya jesy


“ Pria itu bernama zippe, dia datang bersama kakakmu namun ia hanya menginap semalam kemudian pergi keesokan harinya, pria itu sempat datang kemarin namun tadi pagi dia pergi, sepertinya dia hanya datang untuk bertemu dan membicarakan bisnis, jujur saja aku tidak mengerti bisnis apa yang kakakmu jalankan, dia hanya duduk di depan leptop sepanjang waktu dan menghasilkan banyak uang” ucap ivan


Seorang koki menghampiri ivan dan jesy yang tengah berbincang


“ Maaf tuan ivan, ini makanan yang tuan minta” ucap koki


Ivan langsung mengambil makanan itu, setelah ia mencicipi makanan itu ia makan dengan sangat lahap seperti orang yang kelaparan, hingga jesy merasa tergiur dengan makanan itu


“ ivan makanan apa yang kau makan? Sepertinya lezat” ucap jesy

__ADS_1


“ ini memang lezat, bahkan lebih lezat dari buatan koki di sini” ucap ivan sambil bicara


“ nona aku juga sudah mengirim makanan ini ke meja anda di sana” ucap koki itu


“ benarkah, aku akan pergi mencobanya juga” ucap jesy kemudian pergi


Jesy bergegas kembali kemejanya, di sana jimmy dan aladdin mengabaikan makanan di meja dan sibuk mengagumi bintang di langit sambil berbincang ringan


“ aladdin,, jimmy,, kalian tidak makan, makanannya enak loh” ucap jesy


“ Jesy jujur saja kami tidak begitu suka dengan makanan yang ada di sini” ucap aladdin


“ Iya rasanya tidak sesuai selera kami, nanti jika kau dan aladdin jadi menikah di sini aku akan membawa koki dari kantor saja, masakannya bahkan jauh lebih lezat dari yang ada di sini” ucap jimmy


“ Coba dulu aladdin, sedikit saja” ucap jesy


Karna jesy memaksa aladdin dan jimmy pun mencoba makanan itu meski dengan perasaan ragu,


“ Emm... Ini enak aladdin” ucap jimmy


“ Iya kau benar jimmy, ini enak tapi rasanya aku tidak asing dengan kelezatan ini” ucap aladdin


“ aladdin,, jimmy,, jangan makan sambil bicara, itu tidak baik” ucap jesy menegur


Aladdin dan jimmy makan dengan lahap bahkan mereka memesan lagi dan lagi...


“ Maafkan aku tuan tapi yang tuan makan itu nasi goreng terakhir” ucap pelayan


“ Apa kokimu tidak bisa membuatnya lagi?” ucap aladdin kesal


“ Sudahlah aladdin, jangan makan lagi, kalian kan sudah menghabiskan 3 piring, apa masih belum kenyang juga” ucap jesy


“ Maaf tuan tapi yang memasak nasi goreng ini bukan koki kami” ucap pelayan menjelaskan


“ jika bukan koki di sini lalu siapa yang memasaknya?” tanya jimmy penasaran


“ tuan yang duduk bersama dengan tuan sejak sore dan seorang wanita” jawab pelayan itu


“ maksudmu ayahku yang memasak makanan ini?” tanya jesy terkejut


“ Lalu siapa wanita itu?” tanya jimmy penasaran

__ADS_1


“ Aku tidak tahu namanya tuan tapi yang jelas wanita itu tamu kami juga” jawab pelayan


Setelah mendengar jawaban pelayan itu aladdin memperbolehkannya pergi. Jesy akhirnya tahu bahwa makanan yang ia makan itu di buat oleh jassmine dan ayahnya. Namun aladdin dan jimmy mengira bahwa tuan rendra memiliki kekasih dan menginap di resort yang sama. Mereka pun kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat karna hari sudah larut.


__ADS_2