Aladdin New Generation

Aladdin New Generation
Kebenaran


__ADS_3

Aladdin kembali kepada rutinitasnya sambil menunggu waktu datangnya pernikahan. Di sisi lain jimmy diam-diam mengurus masalah aladdin bersama dengan jassmine, suatu ketika Jimmy tanpa sengaja salah membawa ponsel saat pergi meninggalkan kantor, ia meninggalkan ponselnya di meja aladdin dan justru membawa ponsel milik aladdin setelah membahas pekerjaan dengannya. Awalnya aladdin tidak menyadarinya dan terus sibuk mengurus berkasnya hingga ponsel jimmy berdering


“ Oh... Astaga.. Ini bukan ponselku, sepertinya ponselku dan jimmy tertukar” Ucap aladdin


Aladdin menyadari bahwa ponsel itu bukan miliknya karna itu ia tidak menarima panggilan itu, namun ponsel jimmy tak henti-hentinya berdering hingga membuat konsentrasi aladdin terganggu, kesal dengan hal itu aladdin pun memutuskan untuk menganggat telepon dari nomor tak di kenal itu


Jassmine: jimmy ada apa denganmu, kau tidak menganggkat teleponku dan juga tidak datang, apa kau lupa agenda kita hari ini, di mana kau cepat datang karna aku sudah menunggumu selama setengah jam


Aladdin: jassmine... (Terkejut)


Jassmine: aladdin kau.. Di mana jimmy


Aladdin: dia pergi menemui klien setelah mieeting denganku beberapa saat lalu, kau pasti bertanya jika jimmy pergi kenapa aku bisa mengangkat telponnya


Jassmine: mmm...


Aladdin: sebenarnya ponsel kami sama, jimmy pergi terburu-buru tadi sepertinya dia salah mengambil ponsel dan membawa ponselku


Jassmine: baiklah, aku mengerti, sampai jumpa


Aladdin belum sempat bertanya namun jassmine sudah menutup teleponnya, melihat no ponselnya aladdin tersenyum karna ia mengetahui jassmine menelpon dengan menggunakan nomer lokal yang berarti jassmine berada di kota sabit, ia kembali menghubungi jassmine namun panggilannya terus di tolak


“kenapa jassmine terus menolak panggilanku? Apa saat ini dia sedang sibuk, sudahlah biarkan saja” Ucap aladdin bicara sendiri


Meski panggilannya terus di tolak jassmine aladdin tetap merasa senang karna mengetahui kanyataan bahwa jassmine ada di kota sabit, aladdin kembali bekerja dengan perasaan bahagia.


Di sisi lain jesy yang tengah keluar kantor untuk makan siang tanpa sengaja bertemu dengan temannya, mereka bercengkrama setelah makan siang bersama


“ bagaimana kabarmu jesy, ku dengar dari teman-teman katanya kau akan menikah apa itu benar?”


“ ya sofia, aku akan menikah dan kau juga harus datang, pernikahannya 1 minggu lagi, aku akan mengirim undangan dan alamatnya nanti”


“ itu kabar bahagia jesy, tapi kenapa kau terlihat tidak bahagia?”


“aku bahagia sofia hanya saja...


“ jika kau bahagia tidak akan ada kata hanya saja jesy, ceritakan apa masalah yang mengganggumu, aku sangat senang jika aku bisa membantumu”


“sofia sebenarnya calon suamiku sudah pernah menikah, jadi aku memintanya untuk mempertemukanku dengan mantan istrinya, tapi dia menolak, maksudku, aku hanya ingin tahu seperti apa istrinya di masa lalu, aku hanya ingin mengenalnya, apa menurutmu aku ini berlebihan?”

__ADS_1


“kau tahu jesy menurutku sikap calon suamimu itu seperti kau adalah pelakor”


“pelakor?”


“ya maksudku bukan mengataimu, tapi setiap pria akan menolak mempertemukan calon istri dengan mantan istrinya jika pria itu meninggalkan istrinya demi dirimu”


“aku...


“ Aku percaya padamu jesy kau tidak akan merebut suami dari istrinya, tenang saja, mungkin dugaanku salah, mungkin saja istri priamu itu bukan wanita yang baik jadi priamu tidak ingin kau menemuinya karna takut dia akan mempengaruhimu untuk membatalkan pernikahan, jangan terlalu banyak berpikir, nikmatilah kebahagiaanmu”


Setelah berbincang dengan sofia jesy yang gelisah mulai merasa tenang, namun ketenangan itu tidak berlangsung lama, saat jesy mengantarkan sofia kembali ke kantornya ia tanpa sengaja melihat jassmine dan jimmy berdiri di depan kantor sipil


“ Jesy terima kasih sudah mengantarku sampai ke kantor” ucap sofia


Sofia turun dari mobil jesy namun saat sofia hendak pergi jesy menghentikannya


“ sofia tunggu, kau bekerja di kantor sipil”


“ Ya kenapa memangnya?”


“ apa aku bisa meminta sedikit bantuanmu”


“ aku ingin mengetahui informasi tentang seseorang bernama aladdin”


“Aladdin, pria itu bukan orang baik jesy, kenapa kau ingin tahu tentang dia”


“Apa maksudmu mengatakan dia bukan orang baik?”


“apa kau tahu dia sudah mempermainkanku, gara-gara dia aku di marahi habis-habisan dan bahkan hampir membuatku di skors”


“apa yang telah dia lakukan hingga membuatmu kesulitan?”


“ beberapa bulan lalu istrinya mengajukan percerayan dan aku yang menangani kasusnya, awalnya pria itu datang dan mengancamku jika aku memberikan berkas percerayan ke pengadilan ia akan membuatku di pecat”


“ Lalu apa kau menuruti permintaannya”


“ Tentu, karna takut aku menuruti perintahnya, kau tahu apa yang terjadi setelah itu, jika aku tidak salah mengingat kurang dari 2minggu pria itu datang lagi dan memintaku memproses percerayannya, bodohnya aku juga melakukan yang ia minta, aku menjadwalkan persidanganya dan mereka pun bercerai”


“ Aku tidak mengerti, jika hanya itu yang ia lakukan lalu kenapa kau sampai hampir di skors?”

__ADS_1


“ masalahnya adalah aku mengirimkan surat persetujuan cerai setelah sidang namun di waktu yang sama ternyata pria itu sudah mengganti nama istrinya dan memprosesnya lewat atasanku, atasanku bilang istrinya mengganti namanya, dan pria itu tidak memberi tahuku bahwa nama istrinya sudah di ganti alhasil percerayan itu masih belum selesai kasusnya masih gantung di pengadilan, bisa di bilang meski sudah bercerai dia masih nemiliki istri, karna itulah aku hampir di skors”


“aku tidak mengerti maksudmu, tapi aku tahu satu hal intinya aladdin masih berstatus menikah”


“ Ya kau benar, untung saja rekanku bisa menghubungi wanita itu jika tidak aku benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi”


“ Apa kau tahu di mana alamatnya?”


“ aku tidak tahu, karna marah padaku atasanku mengalihkan kasus ini pada rekanku”


“ Apa kau bisa memberi tahuku bagaimana keadaan wanita itu saat percerayan? kau pasti sudah bertemu dengannya kan”


“ya tentu saja, tapi apa kau tahu jesy ada yang aneh dengan istrinya seingatku saat dia mendaftarkan percerayannya dia memang tidak bisa bicara tapi dia dalam keadaan sehat, namun saat aku bertemu dengan wanita itu lagi sebelum sidang kondisinya mengenaskan dia tidak hanya bisu tapi juga lumpuh, aku merasa kasihan padanya”


“Tunggu dulu apa kau tahu bagaimana dia bisa lumpuh?”


“ jesy aku tidak tahu tentang hal itu, tapi aku merasa wanita itu sakit parah, aku merasa dia bercerai demi kebahagiaan suaminya”


“Kenapa kau bisa berpikir begitu”


“ karna setelah sidang aku melihat aladdin dan istrinya saling berpelukan dengan erat dan ia juga masih mengatakan bahwa dia menyayangi wanita itu, oh ya jesy aku belum bertanya siapa nama calonmu, aku penasaran pria mana yang bisa menaklukan putri jasmin yang suka pilih-pilih ini”


“ calon suamiku itu bernama aladdin”


“ aladdin! kenapa kau melakukan ini jesy?”


“ Kenapa kau jadi marah padaku?”


“ Tentu saja aku marah, aku pikir kau adalah wanita yang baik tapi ternyata...


“Sofia aku tidak mengerti kenapa kau berubah sikap saat mengetahui calon suamiku?”


“Karna aku berpikir kau bertanya tentang aladdin karna kau peduli pada kakakmu”


“ apa maksudmu sebenarnya?”


“ Apa maksudku sebenarnya? Jangan bilang kalaw kau tidak tahu bahwa istri aladdin yang aku ceritakan adalah kakakmu sendiri, bagaimana mungkin kau bisa merebut suami dari kakakmu, dan aku tidak mengerti dengan aladdin dari sikapnya aku bisa tahu bahwa semua yang dia lakukan itu karna dia sangat mencintai kak jassmine, kak jassmine sedang sakit keras dan berjuang untuk hidup tapi kau malah menghancurkan kebahagiaannya, maaf jesy sepertinya aku berubah pikiran, mungkin saat kau menikah nanti aku tidak bisa datang, sampai jumpa”


Jesy terkejut mendengar kebenaran status aladdin, tanpa ia sadari air matanya mengalir dengan deras, dadanya pun mulai terasa sesak, ia melihat ke arah jassmine dan melihat bagaiman jimmy menggandeng sang kakak seperti orang yang lemah sampai masuk ke dalam gedung kantor sipil.

__ADS_1


“ Hahaha... Ternyata ibu benar, aladdin dan jassmine mempermainkan diriku, kalian bermain-main dengan perasaanku, maka baiklah, aku juga akan ikut bermain tapi lihat saja akan ku pastikan aku lah yang akan jadi pemenangnya”


__ADS_2