Aladdin New Generation

Aladdin New Generation
Bagaikan tersambar petir di siang hari


__ADS_3

Di sisi lain ibu dini memeluk jesy, ia hanya bisa menangis menyaksikan keributan itu tanpa bisa meredam amarah sang ayah atau menyelesaikan permasalahan yang ada.


Aladdin hanya berdiri terdiam tak tahu harus berbuat apa, ia merasa sesak dan tidak nyaman di sana, namun ia juga tidak enak jika pergi di saat jesy bersedih, beruntung jimmy datang dan mengajak aladdin pulang, mereka pun berpamitan kepada jesy dan ibu dini.


Setibanya di rumah ada kejutan lain yang tengah menunggu aladdin, setelah sekian lama tuan indra pulang ke rumah, ia duduk di ruang tamu dengan wajah tanpa ekspresi, ia menunggu putranya kembali


“Ayah” panggil aladdin terkejut bercampur senang


“ Ayah kapan kau datang? Jika aku tahu kau akan datang aku akan menjemputmu ke bandara” sambung aladdin sambil mempercepat langkahnya, mendekat pada sang ayah


“ apa kabar ayah?” tanya jimmy senang


“ Kalian berdua duduklah, aku ingin bicara serius dengan kalian” ucap tuan indra dengan wajah yang serius


“ ada apa ayah?” tanya aladdin serius


“ dimana menantuku?” tanya tuan indra


Aladdin dan jimmy pun saling memandang karna tidak tahu harus bagaimana menjelaskan situasinya


“ nue masih di panti ayah, tadi kami pergi bersama, namun aku dan jimmy pulang duluan, jika ayah mau aku akan menjemputnya dan membawanya kembali” ucap aladdin


“pergi bawa dia pulang” ucap tuan indra


Aladdin pun kembali ke panti, namun ia tidak masuk ke dalam, ia menghubungi jassmine dan memintanya bertemu di taman yang letaknya tidak jauh dari panti. Tidak lama kemudian jassmine pun datang


“ ada apa aladdin? Kenapa kau menghubungiku?” tanya jassmine bertanya tanpa basa-basi


“ Wajahmu memar, kau baik-baik saja?” ucap aladdin sambil memegang pipi jassmine yang membiru setelah di tampar keras


“ Mmm. Aku baik-baik saja”


“ kau dari mana? Ku lihat kau tidak datang dari arah panti”


“aku mengantar suami dan putriku kembali ke negara a, cepat katakan ada masalah apa?”


“ astaga... Berhenti mengatakan mereka itu suami dan putrimu, aku tahu kau mengatakan itu agar jesy tidak tahu bahwa kita ini suami istri kan, berhenti bersandiwara di hadapanku, lagi pula jesy tidak ada di sini, ayah pulang dan ia mencari mu, ayo ikut pulang denganku” ucap aladdin dengan nada kesal


Jassmine melihat tuan rendra tengah berjalan di kejauhan, jassmine pun menarik aladdin dari sana hingga masuk ke dalam mobilnya, kemudian mereka pergi dari sana dengan tergesa-gesa

__ADS_1


Dari kejauhan tuan rendra yang melihat mobil aladdin pun diam-diam mengikuti jassmine sampai ke rumah aladdin, karna penasaran diam-diam tuan rendra mengintip dari kaca jendela dan menguping pembicaraan dari luar


“hallo menantuku sayang, bagaimana kabarmu nak?” ucap tuan indra sambil tersenyum


Tuan indra mengajak jassmine duduk bersama, sementara jassmine hanya tersenyum pada tuan indra,


“Ada apa dengan wajahmu, aladdin” ucap tuan indra sambil menatap aladdin


“Ayah bukan aku yang melakukannya, saat aku datang untuk menjemputnya, wajahnya sudah seperti itu” ucap aladdin menjelaskan


Jassmine menganggukan kepala saat tuan indra melirik ke arahnya


“Kau tahu nue, aku mendapat kabar yang tidak menyenangkan, karna itulah aku datang kemari, melihatmu di sini membuatku tenang” ucap tuan indra


“ kabar buruk apa ayah?” tanya jimmy penasaran


“temanku yang menjadi hakim mengatakan bahwa ia mendapatkan kasus perceraian aladdin dan nue, dan sebelumnya juga ada yang melihat aladdin bermesraan bersama wanita lain” ucap tuan indra tak senang


“ ayolah ayah, aku hanya sedikit bersenang-senang, lagi pula jassmine tahu dan mengenal wanita itu benarkan sayang” jawab aladdin dengan santai


“ Jassmine?” tanya tuan indra tak mengerti


“ Aladdin mengurus perceraian nya dengan nue, karna nue mengganti namanya menjadi jassmine, saat kami meminta mengubah nama di akta nikah mereka menolak dan justru menyarankan mereka bercerai dan menikah lagi, kantor catatan sipil tidak percaya bahwa jassmine adalah nue istri aladdin” jawab jimmy sambil menatap jassmine


Nue hanya diam saja dan melirik ke arah ibu anah, melihat lirikan mata nue tuan indra mengerti, namun ibu anah mengeluh karna hal itu, ia merasa menjadi sebab diamnya nue dan dia tidak suka dengan itu, mereka berbincang hangat malam itu.


Sementara itu di luar rumah, tuan rendra berusaha untuk mendengarkan perbincangan mereka, namun meski sudah mencoba berbagai cara, ia tetap tidak bisa mendengar apapun, ia pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke panti, meski begitu melihat bagaimana dekatnya jassmine dengan keluarga aladdin timbul rasa penasaran yang sangat kuat dalam diri tuan rendra, ia pun menghubungi estion dan memintanya mencari informasi mengenai kehidupan jassmine setelah diusir keluar rumah, bagaimana ia mengenal keluarga aladdin hingga dekat dengan mereka.


Setibanya di panti terlihat jesy sudah menunggu di depan pintu gerbang,


“Ayah, ayah dari mana saja? Ayah bilang hanya akan pergi jalan-jalan sebentar, namun kenyataannya ayah pergi terlalu lama” Ucap jesy khawatir


“ Ada urusan mendesak yang membuat ayah pulang terlambat sayang, jassmine sudah pulang?” Saut sang ayah diiringi dengan tanya


“ kakak mengatakan akan menginap di hotel dan tidak akan pulang malam ini” ucap jesy


Tuan rendra sudah tahu di mana jassmine berada, namun ia tetap bertanya hanya untuk mengetahui alasan apa yang jassmine gunakan untuk mengelabui jesy.


Malam pun berganti pagi, saat hendak membuka pintu gerbang jesy melihat seorang pria paruh baya berdiri dan bersandar pada mobil hitam di depan panti asuhan sambil terus menatap ke rumah panti

__ADS_1


“ maaf tuan ada yang bisa saya bantu” tanya jessy dengan ramah


“kau yang bernama jesy?” tanya pria itu


“ya saya jesy, tuan maaf tapi aku tidak mengenalmu, siapa nama tuan dan ada keperluan apa datang kemari?” Tanya jesy dengan sopan


“Namaku indra, aku ayahnya aladdin, boleh aku masuk?” ucap tuan indra di iringi dengan tanya


Jesy sangat senang bertemu dengan tuan indra, dengan perasaan bahagia jesy pun mengajaknya masuk


“ Siapa yang datang jesy?” tanya tuan rendra yang tengah menikmati secangkir teh sambil duduk dan berbincang ringan di halaman bersama ibu dini.


“ Ayah! beliau adalah tuan indra, ayahnya aladdin” ucap jesy sambil berjalan mendekat bersama tuan indra


Tidak terhingga betapa senangnya ayah jesy mendengar hal itu, ia pun langsung bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri tuan indra. Tuan rendra memperkenalkan dirinya dengan begitu ramah, sambil berjabat tangan ia mengajak tuan indra duduk bersama


“ Mari silahkan duduk tuan indra” ucap tuan rendra


Mereka pun duduk bersama sambil berbincang. Tuan rendra memberi isyarat pada jesy dan ibu dini untuk masuk ke dalam panti, ia ingin bicara 4mata dengan tuan indra dan merekapun melakukannya.


“senang melihatmu datang kemari tuan, sejujurnya aku berencana untuk menemui dirimu” ucap tuan rendra


“Aku juga ingin menemui mu karena itulah aku datang, ternyata kita memiliki pemikiran yang sama, jujur saja aku datang kemari karna ingin membicarakan hubungan antara anak-anak kita” jawab tuan indra


“ Sepertinya kau memang benar, aku senang dengan hubungan anak-anak kita”


“begitupun dengan ku, aku minta maaf kepadamu karena aku membawa putrimu tanpa seijin darimu” Saut tuan indra


Tuan rendra hanya tersenyum menanggapi ucapan tuan indra, ia sebenarnya sedikit bingung dengan apa yang tuan indra bicarakan, tuan rendra berpikir bahwa hubungan yang di bicarakan adalah hubungan aladdin dan jesy, namun hubungan yang di maksud tuan indra adalah hubungan aladdin dengan jassmine.


Baik tuan indra maupun tuan rendra keduanya tidak ada yang menyadari bahwa mereka sudah salah faham satu sama lain, di tambah lagi ketidak tahuan tuan indra bahwa jesy juga memiliki nama belakang jasmin, mereka terus saja berbincang mengenai rencana pernikahan putra dan putri mereka dan berpikir mereka memiliki pemikiran yang sama.


Setelah tuan indra pulang, tuan rendra menceritakan perbincangannya pada jesy dan ibu dini, mereka pun bersuka cita bersama, mereka berdiskusi mengenai hal-hal yang perlu di persiapkan untuk pernikahan, saat tengah asik berbincang estion menelpon dan memberi tahu tuan rendra bahwasanya jassmine adalah istri aladdin, mendengar kebenaran itu, tuan rendra merasa seperti tersambar petir di siang hari, semua kebingungan yang ia rasakan saat bicara dengan tuan indra terjawab sudah, melihat jesy yang tengah bahagia membuat tuan rendra cemas, ia berpikir putrinya di permainkan oleh aladdin dan jassmine.


Tuan rendra tahu akan seperti apa rasa sakit hatinya jesy saat mengetahui kebenaran itu dan ia tidak ingin jesy merasakan rasa sakit itu. Tuan rendra memutuskan untuk menghubungi jassmine dan mengajaknya bertemu sebelum memberi tahu pada jesy kebenaran itu, ia bahkan berharap hubungan jassmine dan aladdin berakhir sebelum jesy mengetahuinya, agar ia juga tidak harus memberi tahukan kebenaran yang menyakitkan itu pada jesy.


Di kediaman indra,


Jassmine terkejut mendapat telpon dari ayahnya yang kemudian mengajaknya untuk bertemu, ia pun bersiap untuk pergi, ia turun dari lantai dua berjalan menuju ruang tamu, tuan indra masuk rumah dengan senyum bahagia sambil membawa gaun pengantin di tangannya, membuat jassmine sedikit heran

__ADS_1


“ jassmine” panggil tuan indra dengan bahagia


“ ahhh.....


__ADS_2