
Tuan indra dan jimmy tertawa kecil karna apa yang mereka rencanakan untuk membuat aladdin mengungkapkan isi hatinya yang ia pendam berhasil dengan baik, tuan rendra yang tanpa sengaja mendengar ucapan aladdin pun merasa bahagia
“Kau harus membawa istrimu kembali aladdin” ucap tuan rendra
“ayah rendra” Ucap aladdin terkejut
Aladdin melepaskan diri dari pelukan tuan indra
“ apa maksud ayah dengan membawa istriku kembali?” Tanya aladdin
“ Maksudku adalah jassmine, aku tidak sengaja mendengar bahwa kau belum menanda tangani surat percerayan, itu artinya jassmine masih istrimu, bawalah jassmine kembali masalah jesy aku yang akan menjelaskan padanya” ucap tuan rendra
“ Tidak ayah rendra, aku rasa kalian sudah salah faham padaku, memang benar aku belum menanda tangani surat percerayanku tapi itu bukan berarti aku mencintai jassmine, aku belum menanda tanganinya karna masih ada satu masalah antara aku dan jassmine yang belum kami selesaikan, memang benar juga aku tidak ingin mengganti lemariku karna ada lukisan jassmine di dalamnya, itu karna aku tidak boleh melupakan wajahnya, setiap kali aku mulai melupakan wajahnya aku selalu melihat lukisan itu, aku sangat mencintai jesy, dan ingin menikah dengannya tapi sebelum itu terjadi aku ingin menyelesaikan masalahku dengan jassmine yang belum selesai” Ucap aladdin menjelaskan
“ apa kau yakin kau tidak mencintai jassmine aladdin?” tanya tuan indra
“ Aku yakin dan sangat yakin ayah, perasaanku pada jassmine hanyalah rasa bersalah bukan cinta” ucap aladdin
“ Baiklah, kalaw begitu kau harus segera menikahi putriku jesy, ini sudah hampir 1thn kau bertunanagan dengannya, tidak baik jika pernikahannya di tunda terlalu lama” ucap tuan rendra
“ Aku harus menyelesaikan masalahku dulu dengan jassmine ayah rendra” ucap aladdin
“ Kau tidak perlu khawatir, jassmine adalah putriku, aku hanya perlu menelponnya dan dia akan datang, aku akan mengatur pertemuannya agar kalian bisa menyelesaikan masalah kalian” ucap tuan rendra
Para pegawai yang membawa lemari aladdin pun menaruh kembali lemari itu di kamar aladdin. Tuan indra dan jimmy sedikit kecewa dengan keputusan tuan rendra, jimmy mengajak aladdin pergi agar tuan indra dan tuan rendra bisa bicara
“ apa yang kau lakukan rendra? Kau bilang kau akan mendukung kami untuk menyatukan kembali hubungan jassmine dan aladdin” ucap tuan indra
__ADS_1
“Aku akan mendukungmu untuk menyatukan aladdin dan jassmine karna kau mengatakan bahwa aladdin mencintai jassmineku, tapi nyatanya ia mencintai jesy, aku hanya berlaku adil kepada kedua putriku, jassmineku memutuskan untuk bercerai dengan aladdin tanpa ada yang memaksa atau pun mengancamnya, memaksa jassmineku kembali pada suami yang tidak mencintainya bukanlah hal yang baik untuk di lakukan, aku sudah melakukan kesalahan dan membuat jassmineku menderita selama ini, aku tidak ingin melakukan kesalahan yang sama yang akan membuat putriku semakin menderita” ucap tuan rendra
“ Aku mengerti maksudmu, aku sangat yakin putraku itu sebenarnya sangat mencintai jassmine, jika tidak kenapa setiap malam sebelum tidur ia selalu memandangi lukisan jassmine, tidak hanya itu, aladdin bahkan pernah mengigau menyebut nama jassmine hingga memeluk ibunya” ucap tuan indra
“ Kita tidak pernah tahu apa yang sebenarnya aladdin rasakan indra, aku tahu apa yang aku lakukan, tenang saja, jangan terburu-buru, jika tidak semuanya akan berantakan” ucap tuan rendra sambil menepuk pundak tuan indra kemudian pergi.
Keesokan harinya,
Pagi-pagi sekali tuan rendra menghubungi nuella dan menceritakan rencananya untuk mempertemukan aladdin dan juga jassmine, nuella pun mendukung rencana ayahnya dan menyetujui permintaannya untuk datang ke kota qua dan muncul bersama jassmine di hadapan aladdin, tidak butuh waktu lama nuella dan jassmine pun tiba di kota qua
“ hallo manisku” sambut tuan rendra dengan hangat
“ Jangan bersikap terlalu baik padaku ayah aku belum terbiasa dengan hal itu, aku tidak mengerti ada apa dengan senyumanmu tapi aku merasa ada rencan di balik senyum itu” ucap jassmine
“ jassmine tidakkah kau merasa ucapanmu terlalu kasar pada ayah” ucap nuella
“ Aku sudah tinggal bertahun-tahun dengan ayah nue, jadi aku tahu setiap kali ayah merencanakan sesuatu dia akan tersenyum seperti itu” ucap jassmine
“ Aku tidak mau tinggal serumah bersama dengan jesy ayah, apa nue tidak mengatakan hal itu pada ayah” Ucap jassmine dengan tegas
“nue sudah mengatakannya sayang, sesuai permintaanmu tuan putriku, aku sudah memesan satu kamar di hotel untuk kalian berdua, ayo pergi, langitnya mulai gelap sepertinya hari ini akan turun hujan” ucap tuan rendra
Tuan rendra mengantar nuella dan jassmine ke hotel, dalam perjalanan tuan rendra meminta jassmine untuk menemui aladdin namun jassmine menolak keras permintaan ayahnya, sepanjang perjalanan tuan rendra dan nuella terus berusaha membujuk jassmine agar bersedia bertemu dengan aladdin dan jassmine pun akhirnya setuju. Diam-diam tuan rendra mengirim pesan pada aladdin untuk menemui putrinya di salah satu hotel bintang 5 di kota qua sore nanti, namun aladdin yang tidak sabaran pergi ke hotel setelah makan siang.
Setelah mengantarkan kedua putrinya kekamar tuan rendra kembali ke kantor karna mendapat telpon dari sekertarisnya, setelah tuan rendra pergi bukannya istirahat seperti yang nuella lakukan jassmine justru pergi ke restoran untuk mencicipi beberapa makanan baru yang belum pernah di cobanya.
Di waktu yang sama aladdin tiba di hotel dan bergegas mencari jassmine. Aladdin terkejut mendapati jassmine dalam keadaan sehat, ia bisa berjalan dan bicara layaknya orang normal, tidak cacat seperti terakhir kali ia bertemu di rumah sakit. Aladdin bergegas mendekatinya namun saat tengah berjalan seseorang menabrak aladdin, dan jassmine pun menghilang dari pandangannya. Aladdin pun menghubungi tuan rendra dan bertanya mengenai tempat dan waktu tepatnya pertemuan mereka nanti. Aladdin pun memesan kamar untuk menunggu waktu berlalu.
__ADS_1
Waktu pertemuan pun tiba, aladdin turun ke lantai bawah untuk menemui jassmine. Sementara itu jassmine justru tertidur karna kekenyangan
“ Jassmine, bangun kita harus menemui aladdin di cafe” ucap nue
Karna jassmine tak kunjung bangun nue mencubitnya hingga ia pun berteriak kesakitan
“ nue... kenapa kau mencubitku?” tanya jassmine
Nue menunjukan jam dalam ponselnya hingga membuat jassmine langsung bangkit dari tempat tidurnya, ia pun bergegas bersiap, dan merekapun turun untuk menemui aladdin, namun belum sempat masuk cafe tiba-tiba ponsel jassmine berdering
“ nue big bos telpon, kau pergilah duluan, aku akan menyusulmu setelah mengangkat telpon ini” ucap jassmine
“ jassmine (memegang tangan) jangan lama-lama” pinta nue
“tidak akan, tenang saja aku hanya sebentar” Ucap jassmine
Jassmine mecari tempat yang sepi agar bisa bicara dengan tenang tanpa gangguan, sementara itu nue pergi menemui aladdin seorang diri.
Aladdin terkejut melihat nue duduk di kursi roda, aladdin tersenyum sinis saat nue menyapanya dengan suara yang sama seperti terakhir kali bertemu
“ Hallo apa kabar aladdin?” sapa nue
“ (Senyum) ada apa dengan suaramu itu?” tanya aladdin sambil tersenyum sinis
“ aladdin bukankah aku sudah pernah bilang pita suaraku rusak karna itu suaraku seperti ini” jawab nue
“ lalu bagaimana dengan kakimu?” tanya aladdin
__ADS_1
“sampai saat ini aku masih belum bisa berjalan aladdin, cerdra di kakiku cukup parah hingga sedikit sulit untuk di obati” jawab nue
Aladdin memukul meja dan berteriak “ berhenti main-main denganku nue, apa kau tidak lelah terus bersandiwara seperti ini...