Aladdin New Generation

Aladdin New Generation
Terciduk


__ADS_3

Di kediaman indra,


Jassmine terkejut mendapat telpon dari ayahnya yang kemudian mengajaknya untuk bertemu, ia pun bersiap untuk pergi, ia turun dari lantai dua berjalan menuju ruang tamu, tuan indra masuk rumah dengan senyum bahagia sambil membawa gaun pengantin di tangannya, membuat jassmine sedikit heran


“ jassmine” panggil tuan indra dengan bahagia


“ ahhh.....


Jassmine belum sempat menjawab sapaan tuan indra tiba-tiba terdengar suara jeritan kencang, mereka pun bergegas ke kamar ibu anah karna merasa khawatir, namun belum sempat mengetuk pintu ibu anah sudah membuka pintu dan langsung memeluk tuan indra dengan begitu erat


“ (melepas pelukan)Terima kasih, terima kasih, terima kasih... Aku sangat bahagia dengan apa yang kau lakukan indra, untuk pertama kalinya kau membuat keputusan yang sangat tepat, kau tahu! aladdin pasti senang mendengar kabar ini, aku akan menelponnya” ucap ibu anah dengan bahagia dan penuh semangat kemudian masuk kembali ke dalam kamar


Tuan indra terheran melihat sikap mantan istrinya yang tidak jelas, ia mengabaikan ibu anah dan mengajak jassmine bicara


“ jassmine, aku sudah menemui ayahmu, kau tahu! Aku sudah melamarmu dan kau akan menikah lagi dengan aladdin, tapi kali ini kita akan mengadakan pesta yang meriah”


“ tapi ayah mertua...


“ Tidak ada tapi sayang, ayahmu yang menginginkan hal ini, sekarang kau telpon aladdin dan minta dia mampir ke kantor catatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan kalian, kau tahu! karna begitu bersemangat aku sampai membeli gaun pengantin untukmu, coba kau lihat, jika kau tidak suka dengan model yang aku pilih, kita akan menukarnya kembali di lain waktu”


Melihat tuan indra begitu bahagia jassmine jadi tak bisa mengatakan apa pun, dalam hatinya ia merasa bingung, karna jika ayah mertuanya menemui ayahnya untuk melamarnya maka restu menjadi hal yang tidak mungkin ia dapatkan, terlebih sang ayah lebih memihak pada jesy dari pada dirinya.


Setelah bicara dengan tuan indra jassmine pamit pergi untuk menemui ayahnya, tidak lama kemudian aladdin pulang ke rumah setelah ibunya menelpon dan mengatakan bahwa ayahnya sudah melamar jesy dan rencana pernikahan sudah di tetapkan


“Ayah... Ayah..” aladdin terus berteriak memanggil ayahnya


“ Ada apa aladdin?” saut tuan indra bertanya


“Ayah! ibu tadi menelpon dan mengatakan bahwa ayah menemui tuan rendra dan melamar putrinya, apa itu benar?” tanya aladdin dengan panik


“ ia aku sudah menemui tuan rendra untuk melamar jassmine dan kau tahu, dia setuju dan dia juga sama bersemangatnya denganku, kau akan menikahi jassmine lagi, aku sangat bahagia aladdin”


Mendengar ucapan ayahnya, aladdin mengetahui adanya ke salah pahaman antara ayahnya dan tuan rendra,


“ ayah di mana nue?” tanya aladdin


“ ia pergi untuk menemui ayahnya” jawab tuan indra

__ADS_1


“ apa ayah tau tempatnya?”


“ tentu saja, saat jassmine pamit dia mengatakan akan menemui ayahnya di cafe cz”


Aladdin pun bergegas menyusul jassmine karna ia takut jassmine ikut salah faham.


Di cafe jassmine dan tuan rendra duduk sambil berbincang


“ jassmine tinggalkan aladdin, jangan ganggu hubungan adikmu” ucap tuan rendra memerintah


“ kenapa aku yang harus meninggalkan aladdin, tuan rendra, perlu kau ketahui bahwa jesy lah yang sudah merusak rumah tanggaku dengan mengganggu pria ku”


“ aku tahu aladdin adalah suamimu, tapi dia tidak mencintaimu, lagi pula kau tidak bisa terus menerus menipu dan mempermainkan kehidupan, tidak bisakah kau merasa cukup hidup dengan satu nama dan satu suami saja”


“ Tidak bisa, masalahnya aku ingin kau menderita, untuk itu aku harus menikahi aladdin dan nizar, karna hanya mereka berdua yang bisa mewujudkan impianku itu”


Melihat aladdin datang tuan rendra pun memanfaatkan kesempatan untuk menjauhkan jassmine dari suaminya, ia ingin membuat aladdin menjauh dari jassmine dan semakin membencinya


“ aku tidak mengerti kenapa kau menyuruh suamimu untuk mendekati adikmu sendiri, jika kau tidak mencintainya, tinggalkan saja dia, kenapa harus seperti ini jassmine? Kenapa kau begitu tega pada jesy? Atau kalian sengaja melakukan itu untuk balas dendam padaku?”


“ kalian...(senyum) aladdin tidak tahu apa pun tuan rendra, pria bodoh itu hanya mengikuti semua perkataan ku, apa kau tahu! Aku sudah mengeruk hartanya tapi dia tidak jatuh miskin juga, aku butuh dia untuk membuat hidupku sejahtera”


“ gia dan nizar, mereka adalah keluargaku yang sebenarnya, walau nizar tidak mencintaiku tapi dia sangat membutuhkanku, aku tahu dia tidak akan meninggalkanku begitupun dengan aladdin, aku hidup dengan dua nama dan dua suami kenapa kau harus peduli, bukankah selama ini kau tidak pernah memperdulikan ku, kau bahkan tidak pernah menganggap ku sebagai putrimu, apa lagi yang sedang kau rencanakan?”


“ aku tidak menyangka kau melakukan segala cara untuk menyakitiku” ucap tuan rendra sambil menitihkan air mata


“aku bisa melakukan apa pun untuk membalas semua perlakuan buruk mu, ini baru permulaan, permainan sebenarnya belum di mulai”


“ Jassmine...” teriak aladdin


Jassmine terkejut karna ia tidak tahu aladdin ada di belakangnya dan mendengar perkataannya


“ menjijikan... Selama ini meski aku tidak mencintaimu aku tidak pernah membencimu, karna aku berpikir mungkin masih ada sisi baik didalam dirimu, tapi ternyata aku salah besar, aku tidak mengerti wanita macam apa kau ini? Kau mempermainkan kehidupan banyak orang hanya untuk balas dendam pada ayahmu, aku menyesal menikahi wanita hina seperti dirimu..."


“ aladdin dengarkan aku dulu” ucap jassmine menyela ucapan aladdin


“ Apa yang harus aku dengar sudah ku dengar jassmine, Kebohongan apa lagi yang ingin kau katakan padaku, kau itu..."

__ADS_1


Aladdin menghina jassmine habis-habisan karna marah mengetahui dirinya di permainkan oleh jassmine, ia juga meminta jassmine untuk tidak muncul di hadapannya lagi. Aladdin pun pergi dari sana setelah puas memaki jassmine


Jassmine hanya bisa diam, ia menerima semua hinaan yang di lontarkan oleh aladdin, ia ingin bicara namun ia tidak bisa melakukannya.


Tuan rendra merasa senang melihat pertengkaran mereka, bagaimana tidak! rencananya untuk membuat aladdin membenci jassmine berjalan sesuai keinginannya


“ ini tiket kapal pesiar, 6thn lalu kau mengambil uang dariku hanya untuk naik kapal pesiar ini, aku tahu kau sangat suka dengan perjalanan kapal pesiar yang hanya ada setiap 6thn sekali, pergilah... Dan jangan datang lagi” ucap tuan rendra sambil tersenyum senang


Jassmine menangis sendirian di cafe, dan semua orang memperhatikannya, sadar dengan hal itu jassmine pun meninggalkan cafe, ia berkendara sambil menangis, untuk sesaat jassmine tenggelam dalam kesedihannya, namun tidak lama kemudian ia menyadari bahwa ini bukan waktunya ia bersedih, ia pun bergegas pergi ke rumah aladdin untuk bicara dengan aladdin dan menjelaskan segalanya.


Di sisi lain jesy pergi ke kantor aladdin untuk mencarinya, namun sekretarisnya mengatakan bahwa aladdin pulang ke rumah karna ada masalah darurat di rumahnya, mendengar hal itu jesy bergegas pergi ke rumah aladdin.


Setibanya di rumah aladdin marah-marah sendiri, ia juga menghancurkan barang-barang yang ada di hadapannya.


“aladdin ada masalah apa sampai kau marah besar seperti ini” ucap tuan indra


“aladdin apa kau sudah bertemu dan bicara pada jassmine?” tanya jimmy penasaran


“Jangan pernah menyebut nama itu lagi di hadapanku, aku tidak mau mendengarnya” ucap aladdin dengan kesal


“ ada apa aladdin? Kau bertengkar dengan istrimu?” tanya tuan indra


“untuk apa aku bertengkar dengannya? Dia pikir dia itu siapa? Seenaknya mengatakan aku bodoh, dengan mudahnya mempermainkan kehidupan orang lain seperti ini, apa dia pikir aku mencintainya hingga dia bisa memanfaatkan diriku sesukanya, aku membencinya, aku benci pada wanita itu ayah ” ucap aladdin kesal


“ ayah sepertinya aladdin bertengkar dengan jassmine, akan lebih baik jika kita abaikan saja mereka, aku yakin tidak lama lagi mereka akan kembali berbaikan, percaya padaku” bisik jimmy pada tian indra


Tuan indra menganggukkan kepala menanggapi ucapan jimmy, meski merasa cemas ia berusaha mempercayai ucapan jimmy dan berharap apa yang dikatakannya itu benar. Aladdin berjalan menuju kamarnya sambil terus mengeluh sendiri.


Tidak lama kemudian jassmine masuk rumah dengan terburu-buru, ia bergegas masuk kamar melewati tuan indra dan jimmy yang sedang minum teh sambil membahas berkas pekerjaan...


“lihat ayah, adik ipar sudah datang, masalahnya akan selesai” ucap jimny


“jimmy aku sedikit heran pada mereka, kenapa mereka sering bertengkar?” tanya tuan indra


“ itu karna mereka tom and jery ayah” Ucap jimmy dengan serius


Tuan indra dan jimmy saling menatap dan mereka pun tertawa bersama.

__ADS_1


Di dalam kamar aladdin membereskan semua barang jassmine ke dalam koper, melihat hal itu jassmine membongkar koper itu dan mengembalikan semua barang ke tempat semula


“ jassmine...


__ADS_2