Aladdin New Generation

Aladdin New Generation
Drama percintaan


__ADS_3

Aladdin dan tuan rendra bicara sambil berjalan ke ruang rawatnya, melihat aladdin sedikit termenung tuan rendra merasa bahwa aladdin datang bukan untuk melihatnya namun untuk melihat jassmine. Ia berpikir untuk menyatukan aladdin kembali dengan putrinya jassmine.


Aladdin meninta estion pulang ke rumah untuk istirahat dan membiarkannya menjaga tuan rendra, atas persetujuan tuan rendra estion pun mengikuti perintah aladdin, aladdin menjaga tuan rendra dengan telaten hingga tuan rendra pun merasa senang di temani olehnya, mereka terus berbincang berbagi pengalaman hingga tak sadar waktu sudah banyak berlalu


“ Rendra maaf aku baru biaa datang saat siang” ucap ny.darsu yang masuk ke ruangan


“ tidak apa ibu” jawab tuan rendra


“ Aku tidak tahu kau ada di sini nak aladdin, jika aku tahu aku akan bawakan makan siang yang enak untukmu” ucap ny.darsu


“ makan siang (melihat jam) astaga... Aku tidak sadar waktu berlalu dengan cepat, sudah jam 11 sebaiknya kau pulang aladdin” ucap tuan rendra


“ Kenapa kau mengusirnya rendra, biarkan dia makan suang dulu” ucap ny.darsu


“ Bukan apa-apa ibu, aladdin sudah di sini sejak pagi, aku khawatir tuan indra menghawatirkan putranya, ponsel aladdin tertinggal dan dia juga tidak pamit pada ayahnya saat pergi, sebagai seorang ayah aku tahu perasaan tuan indra, lagi pula dia bisa datang lagi kapanpun dia mau” ucap tuan rendra


“ benarkah itu aladdin?” tanya ny.darsu tak percaya


“ iya nek” jawab aladdin sambil tersenyum


“ Kalaw begitu pulanglah nak, rendra ada nenek yang menjaganya, lagi pula estion sebentar lagi juga datang” ucap ny.darsu


Aladdin pun berpamitan dan pulang ke rumah. Sesampainya di rumah aladdin terkejut melihat jesy dan ayahnya duduk di ruang tamu


“ Jesy kau di sini” ucap aladdin


Tuan indra pun menghampiri putranya


“ akhirnya kau pulang juga aladdin, kau dari mana saja?” tanya tuan indra


“ aku dari rumah sakit ayah” jawab aladdin


Tuan indra sangat senang mendengar jawaban aladdin


“ Apa kau menghabiskan waktu dengan jassmine?” tanya sang ayah kemudian langsung menutup mulutnya tersadar tidak seharunya dia bertanya seperti itu di hadapan jesy


Karna senag tuan indra lupa bahwa jesy ada di sana. Mendengar pertanyaan tuan indra jesy pun melayangkan tatapan tajamnya pada aladdin, jesy bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri aladdin

__ADS_1


“ kau pergi ke rumah sakit untuk menemui jassmine aladdin? Sekarang aku tahu, kau sengaja meninggalkan ponselmu di rumah agar tidak ada yang mengganggumu saat kau bersama jassmine, kau benar-benar keterlaluan aladdin, aku menunggumu sejak pagi dengan perasaan khawatir dan ternyata kau malah asik berselingkuh dengan kakakku sendiri” ucap jesy marah


“ aku pergi ke rumah sakit untuk menggantikan estion menjaga ayahmu yang terbaring sakit di sana” ucap aladdin menjelaskan


“ jangan menggunakan ayahku sebagai alasan aladdin, aku tidak mengerti apa bagusnya pel*cur itu sampai kau bisa tergila-gila padanya” ucap jesy kesal


“ Jaga bicaramu itu jesy, jassmine bukan seorang pel*cur, dia anak yang baik, walau dia selalu di sakiti dan tidak pernah di anggap anak tapi ia menjaga ayahmu sampai ayahmu membaik, kau harusnya berterima kasih padanya, jika bukan karna dia ayahmu mungkin sudah tiada, lagi pula saat aku datang ke rumah sakit jassmine sudah pergi meninggalkan negara ini, aku di sana untuk menjaga ayahmu yang sakit, jika kau tidak percaya padaku, pergi tanyakan sendiri pada ayah, nenek dan estion, harusnya kau mencontoh kakakmu dan bukan mencelanya seperti itu” ucap aladdin kesal


“ Aku tidak menyangka kau membela pel*cur itu dari pada tunanganmu sendiri, bagaimana bisa memintaku mencontoh dirinya, apa yang harus aku contoh darinya aladdin, semua yang ada dalam dirinya hanyalah kebusukan, apa aku haru mencontoh sikapnya yang menggoda dirimu padahal dia tahu kau adalah miliku” ucap jesy kesal


“ apa sapahnya jika dia menggodaku, dia berhak melakukan itu karna dia...


“ Cukup aladdin hentikan, apa kalian tidak malu bertengkar di hadapan orang tua” ucap jimmy dengan nada tinggi menyela ucapan aladdin


Aladdin dan jesy langsung terdiam dan hanya saling melayangkan tatapan tajam, sementara jimmy mengajak tuan indra masuk


“ ich... Kenapa kau hentikan perdebatan mereka jimmy, karna marah aladdin baru saja akan mengatakan bahwa jassmine adalah istrinya, bagian yang seru baru akan di mulai dan kau malah membuatnya berakhir dengan cepat” bisik tuan indra saat jimmy mengajaknya berjalan menuju ruang makan


“ aku tidak tahu kalau ayah sangat suka menyaksikan drama percintaan secara langsung” ucap jimmy meledek


“ kau ini, aku tidak tahu kenapa? Tapi jujur saja aku senang melihat mereka bertengkar seperti tadi” ucap tuan indra sambil tersenyum bahagia


“ mereka bertengkar bukannya karna kau yang menyulut apinya” ucap ibu anah


“ Apa maksud ibu?” tanya jimmy penasaran


“Aku hanya tidak sengaja bertanya seperti itu karna terlalu senang” ucap tuan indra


“memangnya apa yang ayah tanyakan?” tanya jimmy penasaran


“Ayahmu bertanya apakah aladdin pergi ke rumah sakit sampai seharian untuk menghabiskan waktu dengan jassmine, dia bertanya seperti itu di hadapan tunangan adikmu tentu saja dia jadi salah faham dan marah” ucap ibu anah menjelaskan


Mendengar perkataan ibu anah jimmy pun melayangkan tatapan penuh kecurigaan pada tuan indra


“Ayah... Ayah tidak...


“ Jangan menatapku seperti itu jimmy, aku benar-benar tidak sengaja menanyakan hal itu” ucap tuan indra

__ADS_1


“ aku tidak mengerti denganmu indra, jesy adalah wanita yang baik, ya! Aku akui dia memang sedikit manja, tapi kenapa kau tidak menyukainya? Apa dia pernah melakukan sesuatu yang membuatmu tidak senang?” tanya ibu anah


“ aku juga tidak tahu kenapa aku tidak menyukainya, aku setuju denganmu, jesy memang wanita yang baik, dia tidak pernah melakukan sesuatu yang membuagku tidak senang, tunggu ralat, dia pernah melakukan sesuatu yang membuatku tidak senang” ucap tuan indra


“ Apa itu cepat katakan?” ucap ibu anah


“ iya ayah, apa yang jesy lakukan hingga membuat ayah tidak senang?” tanya jimmy


“ Kemari mendekatlah padaku, aku akan mengatakannya” ucap tuan indra


Jimmy dan ibu anah menggeser tempat duduk mendekati tuan indra karna penasaran


“ Jesy pernah mengganggu aladdin dan jassmine saat mereka hendak membuatkanku cucu” bisik tuan indra


“Ich... Kau ini, aku sudah serius dan kau malah bercanda” ucap ibu anah


“Huh (menghela nafas) aku juga sudah penasaran ternyata hanya karna itu, mengecewakan” ucap jimmy


“aku bicara serius,, apa kau tidak ingat..


“Ingat apa ayah?” tanya aladdin datang menghampiri meja makan bersama jesy


Aladdin dan jesy memutuskan untuk berbaikan setelah saling memandang satu sama lain di tambah lagi mereka berdua juga sama-sama tidak suka bertengkar, mereka memutuskan untuk melupakan ucapan kasar satu sama lain, dan makan siang bersama.


Tuan indra tidak menjawab pertanyaan aladdin dan malah bergumam


“ mereka berbaikan secepat ini, tidak seru” bergumam dengan suara pelan


Tuan indra meringgis kesakitan setelah bergumam karna ibu anah menginjak kakinya saat ia mendengar tuan indra bergumam


“ ingat apa ayah? Bukankah kalian tadi sedang asik berbincang, katakan juga padaku, aku juga ingin tahu” ucap aladdin penasaran


“ Ingat ucapan jimmy tadi pagi sebelum pergi, dia bilang hanya akan memberikan intruksi lalu kembali pulang tapi dia justru pulang saat makan siang” ucap tuan indra


“ Iya ayah aku minta maaf, rencananya aku memang akan pulang setelah memberikan intruksi tapi tadi pak mentri datang dan mengajakku berbincang, jadi aku baru bisa pulang saat makan siang” ucap jimmy menjelaskan


“Kau sudah bilang akan langsung pulang, setidaknya beri kabar ayahmu, kau tahu kan dia mudah cemas” ucap ibu anah

__ADS_1


“ Bibi benar jimmy, kau membawa ponsel kan, jika tidak bisa menelpon setidaknya kirim pesan kan bisa” ucap jesy


Jimmy tersenyum menanggapi ucapan ibu anah namun dia hanya diam saja saat jesy membela ibu anah...


__ADS_2