Aladdin New Generation

Aladdin New Generation
Bukan aku tapi dia


__ADS_3

Jimmy pergi bersama jasamine sementara aladdin yang merasa bosan mengeluh pada jesy namun ia langsung diam membisu ketika jesy melayangkan tatapan tajam padanya,


“ aladdin kau itu seorang pria, tidak pantas bagimu mengeluh seperti anak kecil, pria itu harus kuat” ucap jesy menasehati


“ Sesekali pria juga boleh mengeluh kan!” Ucap aladdin


“ Aladdin, hanya pria-pria lemah yang mengeluh pada wanitanya, aladdin kau harus jadi kuat karna kau akan menjadi pemimpin dalam hidupku, akan ada waktu dimana aku tak baik-baik saja, saat itu kau akan menjadi sandaranku saat ku merasa lelah, kau juga akan jadi tempat ku untuk mencurahkan semua gundahku, kau tidak bisa lemah aladdin” ucap jesy dengan tegas


“ kau benar jesy aku tidak bisa jadi lemah” ucap aladdin dengan terpaksa


Aladdin membenarkan ucapan jesy meski ia tidak setuju dengan pendapatnya itu, ia hanya tidak ingin bertengkar dengan jesy.


Sore harinya jassmine menyempatkan waktu untuk minum teh bersama jesy


“ kakak terima kasih sudah mau meluangkan waktu untukku”


“ Aku tahu kau ingin mengatakan sesuatu, katakan saja apa yang ingin kau katakan jesy, tidak perlu berbasa basi karna aku sudah tahu kau sangat membenciku saat ini”


“ kakak aku tak ingin membencimu tapi, setelah melihatmu dengan kekasihku aku tidak bisa, demi hubungan persaudaraan kita, demi menghapus kebencian di hati, bisakah aku memohon padamu jangan ganggu calon suamiku aladdin”


“ Aku sudah menyerah tentangnya sejak lama jesy, apa kau tidak lihat (melihat sekeliling) di sinilah kehidupan baruku akan di mulai, jadi kau tidak perlu khawatir”


“ aku bisa melihatnya kakak, aku melihat dengan jelas kau berusaha merebut perhatian kekasihku bahkan saat ia bersamaku”


“ Itu kah yang kau pikirkan tentangku jesy”


“Kakak, dulu aku sering membantumu lepas dari amarah ayah, apa kau ingat?”


“ mengungkit masa lalu (senyum sinis) Jadi sekarang kau ingin aku balas budi begitu?”


“ Kakak aku tidak pernah ingin melakukan ini tapi jika kau tidak bisa menjauhi aladdin demi persaudaraan kita setidaknya lakukan ini demi membalas budi baikku”


“ Jesy dengar, harus berapa kali aku katakan padamu, aku tidak...

__ADS_1


“ Sayangku...” panggil tuan arnaf


Tuan arnaf datang di tengah perbincangan yang belum selesai bersama jimmy, aladdin, dan tuan rendra


“ tidak bisakah kau memberiku waktu untuk aku sendiri tuan arnaf” ucap jassmine mengeluh


“apa maksudmu waktu untukmu sendiri? Dengar, kau tahu sejak kau datang dalam hidupku aku tidak bisa terlalu lama jauh darimu, jadi tidak boleh ada waktu di mana kau tak bersamaku (mencubit pipi perlahan) jesy aku boleh ikut dalam pembicaraan kalian kan?” Ucap tuan arnaf


“ tidak bisa terlalu lama jauh darimu, menggelikan...” ucap aladdin dengan sinis


“ kenapa kau tidak katakan saja kalaw kau sirik padaku tuan aladdin, jesy boleh?” ucap arnaf


“ Tidak masalah tuan, karna semua orang sudah di sini aku punya kabar baik untuk di sampaikan” ucap jesy dengan bahagia


“ kabar baik apa jesy?” tanya tuan rendra


“ayah kabar ini juga akan membuatmu sangat bahagia” ucap jesy


“ kau terlalu banyak bicara, cepat katakan saja jesy” pinta jimmy penasaran


“ tidak bisa, jassnine harus pergi ke negara a pekan depan” ucap tuan rendra dengan tegas


Jassmine memegang tangan ayahnya dan berbisik” tak apa ayah, bukankah kita sudah membicarakan masalah ini kemarin”


“ tuan rendra benar jassmine kita harus pergi” ucap tuan arnaf


“ ayolah tuan arnaf, kau bilang tidak ingin jauh darinya jadi tunda kepergianmu setelah aladdin dan aku menikah bisa kan!” ucap jesy


“ aku bisa di sini sampai kapanpun tapi jassmine sudah banyak pekerjaan tidak ada waktu untuk mengurus pernikahan orang lain” ucap arnaf


“ aku rasa tuan arnaf benar, jassmine sudah sibuk dengan pekerjaannya, jadi sebaiknya biarkan aku dan tuan rendra yang mengurus masalah pernikahan, oke!” saut jimmy


“ Kenapa aku merasa kalian tidak ingin kakakku mengurus pernikahanku” ucap jesy dengan nada penuh kecurigaan

__ADS_1


“ Bukan begitu jesy” ucap kompak tuan rendra, arnaf dan jimmy


“ hahaha... Ini lucu sekali, ayah, jimmy, dan kau arnaf, aku tidak tahu apa yang ada dalam pikiran kalian saat ini, aku juga tidak tahu jika kalian bisa begitu kompak seperti ini, baiklah kalian lanjutkan pembicaraan ini, aku ingin pergi ke toilet” Ucap jassmine kemudian pergi


Aladdin pergi mengikuti jassmine di saat semua orang sibuk berusaha memberikan alasan pada jesy, dengan ragu ia masuk ke daerah toilet wanita, beruntung di sana tidak ada orang, hanya ada satu pintu yang tertutup dan aladdin pun mendekati pintu itu, ia mengetuk pintu dan memanggil nama jassmine dengan perlahan


“aladdin apa yang kau lakukan...


Aladdin yang ketakutan menutup mulut jassmine yang terkejut melihatnya kala itu, ia mendorong jassmine kembali masuk ke dalam toilet kemudian menutup pintunya


“ jassmine jangan berisik, aku hanya ingin bicara berdua denganmu” Ucap aladdin dengan suara pelan


Jassmine menganggukan kepala karna tidak bisa bicara setelah aladdin menutup mulutnya,


“ Siapa yang punya ide gila itu? Kau atau jesy yang ingin membantu pesta pernikahanku?” tanya aladdin dengan serius


Jassmine memberi kode agar aladdin membuka tangannya yang membekam mulutnya dan aladdin pun melakukannya


“ kau mau jawaban jujur aku akan katakan dengan jujur, aku tidak tertarik membantu dalam acara pernikahanmu, jesy yang menginginkannya” jawab jassmine sambil berbisik


“ Bagus.. Kalaw begitu jangan ikut campur dalam acara pernikahanku, karna aku tidak percaya padamu, kau mungkin akan mengacaukannya nanti” ucap aladdin


Jassmine hanya diam dan tersenyum saat melihat aladdin salah tingkah. Aladdin membuka pintu dan hendak keluar namun beberapa wanita masuk, dengan cepat ia mendorong jassmine uang hendak keluar masuk kembali dengan wajah ketakutan, melihat sikap aneh aladdin jassmine memberi isyarat seolah ia bertanya ‘apa yang terjadi?’


“ Ada beberapa orang di luar, aku tidak bisa keluar dari sini sekarang, mereka pasti akan memukuliku” ucap aladdin berbisik


“ itu adalah masalahmu, siapa siruh kau masuk toilet wanita, seperti tidak ada tempat lain saja” Ucap jassmine dengan nada pelan


Aladdin melayangkan tatapan tajam saat jassmine menunjukan ketidak peduliannya


“ kalaw begitu kau harus menunggu sampai tidak ada orang baru keluar dari sini, sampai jumpa aladdin” ucap jassmine dengan nada pelan


Jassmine hendak pergi namun aladdin menarik tangannya dengan kencang dan memojokannya, dengan kedua tangannya aladdin memagari jassmine untuk menahan agar ia tidak pergi meninggalkannya

__ADS_1


“ Ahhh... Aladdin sakit


__ADS_2