
Tuan rendra tersenyum setelah jassmine pergi,
“ bukan jesy yang akan menjauh dari aladdin tapi kau (menyeka air mata) kaulah yang akan pergi menjauh untuk selamanya jassmine” ucap tuan rendra bicara sendiri
Tuan rendra bergegas mendekati estion yang tengah menunggunya di dalam mobil lain, ia meminta estion mengikuti jassmine, dan sebisa mungkin membujuk jassmine untuk naik dan ikut dalam perjalanan kapal pesiar Xz yang hanya di adakan setiap 6thn sekali itu, setelah estion pergi tuan renda menelpon seorang pembunuh bayaran, ia meminta orang itu untuk menunggu jassmine di pulau persinggahan dan menghabisi jassmine di sana agar setelah jassmine pergi ia tidak bisa kembali lagi, dan semua masalahnya akan selesai.
Jassmine menghentikan langkahnya saat mengetahui sebuah mobil mengikutinya,
“ Aku tahu kau mengikutiku, keluarlah dan katakan maumu” teriak jassmine
Estion pun keluar dari mobil dan menghampiri jassmine
“nona j masuklah ke dalam mobil, biarkan aku mengantarmu” Ucap estion dengan lembut
“paman estion, terima kasih karna kau selalu diam-diam membantuku, tapi maaf aku tidak bisa menerima kebaikanmu kali ini, aku sedang ingin sendirian, jadi ku mohon pergilah” ucap jassmine
“jika nona tidak ingin naik ke mobil dan ingin sendirian saya bisa mengerti tapi nona, tolong izinkan saya menjaga nona dari jauh”
Jassmine menganggukkan kepalanya, ia membiarkan estion mengikuti langkah kakinya sampai akhirnya tiba di pelabuhan setelah berjalan kaki selama berjam-jam, melihat kapal-kapal yang singgah jassmine pun berpikir
‘haruskah aku pergi seperti ini, kenapa aku pergi dari rumah di saat aku belum memberikan penjelasan pada aladdin maupun jesy, aku tidak pernah berniat mempermainkan hidup jesy, aku hanya ingin aladdin bahagia dalam hidupnya, aku tahu pernikahan ini hanya beban bagi aladdin, tapi aku tidak menyangka bahwa wanita yang di jodohkan dengannya itu adalah adikku sendiri, aku sudah bertekat untuk melepaskan aladdin tapi kenapa hatiku gelisah saat aladdin salah faham padaku, kemarahan itu adalah kesempatan terbaik untuk pergi menjauh dari aladdin tapi kenapa hatiku seperti tidak bisa menerimanya, apakah aku telah jatuh cinta kepada suamiku sendiri ’
jassmine larut dalam pikirannya hingga tanpa ia sadari ia mulai menitihkan air mata, melihat hal itu estion pun mendekati Jasmine yang tengah berdiri menatap lautan melihat kapal-kapal yang singgah di dermaga
“ Pergilah nona, tenangkan dirimu sejenak, akan lebih baik jika kau bisa menghadapi masalah dengan kepala dan hati yang tenang” Ucap estion menasehati
“Aku tidak ingin pergi” Jawab jassmine
“Kalau begitu kau harus kembali, tidak baik seorang wanita berkeliaran di malam hari seperti ini”
melihat estion berdiri di sampingnya jassmine pun menyandarkan kepalanya di bahu estion dan mulai menangis
__ADS_1
“ Paman estion” panggil jassmine dwngan sendu
“ Tidak ada gunanya mengejar musuh untuk membalas perlakuan buruk mereka, hatimu yang murni itu tidak akan bahagia melihat penderitaan musuhmu, meski ia berlutut sambil menangis hatimu tidak akan pernah merasa cukup karna kegelapan menguasai akal sehatmu, nak aku memberikan nasihat ini sebagai orang yang lebih tua, aku tidak bisa membantumu di hadapan tuan, tapi jika aku boleh memberi saran, kembalilah dan kejar apa yang membuatmu bahagia, lupakan semua kepedihanmu itu, memang sangat sulit melakukannya, tapi berjuang untuk bahagia itu lebih baik, kau gadis yang tegar, anggap saja semua yang terjadi di masa lalu hanyalah mimpi buruk, biarkan mereka bahagia dan jangan biarkan dirimu tidak bahagia, kelak kau akan tahu karna kebahagiaanmu akan membuat mereka gelisah, jika kau memang benar-benar ingin balas dendang hanya ada satu cara (jasmmine menatap estion) kau harus bahagia”
Jassmine melewati malam dengan terus berdiri di dermaga sambil menatap kapal besar yang berlabuh di hadapannya, semua orang berlalu lalang di sekitarnya melakukan aktifitas mereka namun jassmine tetap berdiri mematung.
Di kediaman indra aladdin terbangun dari tidurnya dan mendapati jassmine sudah pergi dengan membawa semua barang-barangnya, hal itu membuatnya sangat marah, keyakinan bahwa jassmine hanya memanfaatkannya untuk balas dendam yang sempat goyah pun justru bertambah kuat, begitu pun dengan kebenciannya.
“ Aladdin jassmine pergi” ucap tuan indra saat melihat putranya hendak pergi setelah sarapan
“ Iya dan aku merasa sangat bahagia karna hal itu” saut aladdin
“ kau mau ke mana? Apa kau akan mencari jassmine” tanya jimmy
“ Kenapa aku harus mencarinya jimmy, biarkan dia pergi kenanapun yang dia inginkan, lagi pula kami sudah bercerai” jawab aladdin
“ Aladdin apa sedikit pun kau tidak ingin tahu apa alasannya pergi meninggalkanmu, apa sedikitpun kau tidak merasa sedih?” tanya tuan indra
Di panti asuhan
Jesy terus menangis dan mengurung diri di kamar, ia kecewa pada aladdin dan juga kakaknya, ia terus memikirkan alasaan kenapa aladdin dan jassmine berselingkuh namun tak kunjung mendapatkan jawaban. Di luar kamar ibu dini dan tuan rendra merasa cemas melihat putri mereka mengurung diri, mereka berusaha membujuk jassmin untuk keluar kamar mereka khawatir putrinya akan jatuh sakit setelah terus menangis dan mengurung diri semalaman, meski sudah mencoba mereka gagal membujuk jesy keluar kamar hingga akhirnya aladdin datang
“ Jesy ayo sarapan nak” ucap ibu dini khawatir
“ Jesy dengarkan ayah nak, ayah ingin memberi tahu sesuatu padamu, ayo cepat keluar, jika tidak aladdin akan benar-benar di rebut kakakmu” ucap tuan rendra mencoba membujuk putrinya
“ Jesy buka pintunya, aku minta maaf padamu atas apa yang terjadi kemarin, sungguh jesy aku tidak bermaksud untuk melukai hatimu, semua yang kau lihat itu hanyalah salah paham, kakakmu berusaha membuka seluruh bajunya di hadapanku tapi aku menutupinya dengan selimut, aku memeluknya karena dia terus berusaha melepaskannya, kemarin aku ingin mengejar mu namun aku pikir jika kakakmu melihatmu menangis mungkin dia tidak akan lagi mengganggumu, sejujurnya kemarin aku baru mengetahui bahwa selama ini kakakmu telah memanfaatkan diriku, jassmine mendekati aku dan menggodaku hanya agar kau terluka, itu semua ia lakukan untuk membalas perbuatan ayahmu, dia tahu jika kau terluka maka ayahmu pasti akan terluka Itulah sebabnya aku tidak mengejar mu dan menjelaskan segalanya. jesy dengar, selama ini aku menerima pertemanan darinya karena aku berpikir bahwa dia adalah kakakmu, kau juga menyayanginya, aku sama sekali tidak mengira bahwa persahabatan yang dia tawarkan kepadaku itu hanyalah sebuah kebohongan, jesy aku mohon buka pintunya, percayalah padaku, tidak akan ada lagi jassmine di antara kita, aku bahkan sudah menceraikan istriku demi dirimu, jadi ku mohon jangan tinggalkan aku, jangan menghukum ku dan dirimu sendiri hanya untuk kesalahan orang lain” ucap aladdin membujuk jesy yang tengah merajuk
Mendengar penjelasan aladdin jesy pun menjadi luluh, ia membuka pintu kamarnya
“Aladdin kau tidak berbohong kan?” tanya jesy dengan mata yang sembab
__ADS_1
Aladdin hanya menggelengkan kepala dan jesy pun memeluk erat dirinya.
Hubungan aladdin dan jesy pun kembali menjadi baik, aladdin menghabiskan waktu seharian di panti, sore harinya aladdin kembali ke rumah bersama dengan jesy, ia memperkenalkan jesy pada ayahnya secara resmi, aladdin juga mengatakan bahwa ia ingin menikahi jesy, meski tidak menyukai keputusan yang di ambil putranya, tuan indra tetap merestui hubungan mereka namun sang ayah meminta waktu pada aladdin, tuan indra tidak ingin terburu-buru, melihat pernikahan putranya hancur dengan begitu mudah ia tidak ingin hal itu terulang kembali di masa depan.
Setelah makan malam jimmy pamit pergi setelah mendapat telpon dari seseorang. Tidak lama setelah jimmy pergi, aladdin juga pergi mengantarkan jesy pulang, sementara tuan indra duduk di ruang tamu menunggu aladdin kembali sambil merenung, ia terus memikirkan cara agar aladdin tidak berpisah dari jassmine dan tidak bisa menikah dengan jesy, karna ia sungguh tidak menginginkan hal itu. Tuan indra tiba-tiba saja mengingat temannya yang bekerja di kantor sipil, ia pun menghubunginya dan meminta sedikit bantuan darinya, tidak lama setelah ia menutup telponnya aladdin pun pulang
“ Kau baru pulang aladdin” ucap tuan indra
“ayah (terkejut) kenapa kau duduk dalam kegelapan” saut aladdin
“ jangan nyalakan lampunya aladdin” ucap sang ayah dengan tegas saat aladdin hendak menyalakan lampu
“ Ayah apa kau menungguku pulang?”
“ ya! Aku ingin bicara padamu, ikut aku” ucap sang ayah
Tuan indra bangun dari tempat duduknya dan membawa aladdin ke kamarnya untuk bicara
“ Aladdin, jujur saja aku tidak menyukai keputusan yang kau ambil”
“ Keputusan apa yang ayah maksud?”
“ Keputusanmu menikahi jesy, aladdin apa kekurangan nue sampai kau tidak bisa mencintainya, apa kau harus bercerai dengannya dan menikah dengan jesy? Beri aku satu saja alasan, karna jujur saja aku tidak bisa menerima kenyataan ini”
“ kurangnya nue, ayah nue tidak pernah menjalankan tugasnya sebagai istri, dia hanya bisa menghabiskan uangku”
“ di jalankan aladdin, dia menjalankan tugasnya sebagai seorang istri dengan baik, hanya saja kau selalu menutup matamu” saut jimmy yang berdiri di depan pintu
“ Ayah, apa aku boleh ikut dalam pembicaraan ini, jujur saja, aku juga tidak senang dengan keputusan yang di ambil aladdin kali ini”
“ Masuklah jimmy, kau juga putraku” saut tuan indra
__ADS_1
“ Aku tahu kenapa kalian berdua tidak setuju dengan keputusan yang aku ambil, aku bisa mengerti semua itu karna kalian tidak bisa melihat sifat asli nue, aku yang jadi suaminya tentu saja aku tahu pasti bagaimana sifat aslinya, karna aku yang merasakan hidup dengannya, nue itu tidak seperti yang kalian kira, dia...