
Setelah makan siang aladdin mengajak jesy berkencan, mereka menonton film romantis di bioskop di mall kota, setelah menonton film aladdin mengajak jesy jalan-jalan di taman yang letaknya tepat di samping mall kota sambil bergandengan tangan
“ Bagaimana apa kau suka film nya jesy?” Tanya aladdin
“ aku suka filmnya sayang, ceritanya seru, aku suka saat tuan arnaf menikahi nona mahirah, menurutku itu sangat romantis” Ucap jesy
“tapi poinnya bukan itu, mereka bersama karna rasa cinta di masa lalu , cinta pertama memang sulit di lupakan” Ucap aladdin
Jesy melepas tangannya yang menggandeng tangan aladdin saat aladdin membicarakan cinta pertama,
“ ada apa jesy, apa aku melakukan kesalahan?” tanya aladdin heran karna jesy tiba-tiba melepas tangannya
“ jangan bicarakan cinta pertama lagi aladdin ( kembali merangkul) aku punya kenangan buruk tentang cinta pertama” ucap jesy
“ Baik lah sayang kita ganti topik pembicaraannya, jesy kapan kau akan menjenguk ayahmu?” Tanya aladdin
Jesy kembali melepas tangannya yang menggandeng tangan aladdin
“Aladdin bisa tidak kau jangan mengajakku bertengkar, kau tahunkan aku tidak suka bertengkar denganmu” ucap jesy merajuk
“Aku hanya bertanya jesy, bukan mengajakmu bertengkar, baiklah Apa aku salah lagi? Kalaw begitu aku minta maaf” ucap aladdin saat melihat wajah massam jesy
“aku memaafkanmu” ucap jesy kemudian ia pun kembali menggandeng tangan aladdin
“ Sayang (menyandarkan kepala) pernikahan dalam film tadi itu menurutku sangat romantis, saat menikah apa kau juga akan melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan tuan arnaf?” ucap jesy dengan manja
“(senyum) tentu saja tidak”
Jesy hendak melepaskan tangannya yang menggandeng aladdin saat mendengar jawaban aladdin namun aladdin menahannya
“aku tidak akan meniru orang lain tapi aku akan melakukan hal lain yang lebih romantis” ucap aladdin
Jesy sangat senang mendengar ucapan aladdin
“ aladdin bagaimana jika kita menikah besok lusa?” tanya jesy
“ apa kau bercanda” ucap aladdin terkejut
__ADS_1
“ Aladdin aku serius” ucap jesy
“ Jesy ayahmu masih terbaring di rumah sakit, bagaimana mungkin kita bisa menikah” ucap aladdin
“ Aladdin dia itu bukan ayahku dia ayahnya jassmine” Ucap jesy
“ jesy, aku tahu kau marah tapi tidak pantas bagimu bicara seperti itu, terlebih dia sudah membesarkanmu dengan penuh kasih sayang” ucap aladdin
“Aladdin...
Aladdin memeluk jesy saat jesy hendak menangis
“ aladdin aku tidak tahu kenapa ini terjadi, aku tidak pernah menyangka bahwa aku bukanlah putri kandung ayahku, ia menjagaku dan membesarkanku dengan penuh kasih sayang, aku sangat mencintai ayahku, aku tidak mungkin marah padanya, hanya saja aku takut untuk menemuinya, aku tidak tahu apa yang akan ayah lakukan setelah ayah mengetahui bahwa aku bukan putri kandungnya, apakah ayah masih akan menyayangiku seperti dulu atau kah ayah akan memperlakukanku seperti ayah memperlakukan jassmine selama ini” Ucap jesy memeluk aladdin sambil menangis
“ Jesy tuan rendra adalah ayahmu, kau putri kandungnya atau bukan ayahmu akan selalu menyayangimu, aku percaya itu” ucap aladdin menenangkan
“ Aladdin kau akan tetap bersamaku kan! Aku mohon jangan tinggalkan aku aladdin” ucap jesy sambil menangis
“Aku tidak akan meninggalkanmu sayang (melepas pelukan) aku sangat mencintaimu (menghapus air mata) bagaimana bisa aku meninggalkanmu, aku bahkan tidak tahu apakah aku sanggup hidup tanpamu “ ucap aladdin
“ Kalaw begitu cepat nikahi aku” ucap jesy
Hari-hari berlalu dan jesy pun akhirnya memutuskan untuk mencari pengalaman sebelum menikah, ia mencari pekerjaan kemudian sibuk mengejar karier, di tengah kesibukan jesy dan aladdin bertemu di hari sabtu untuk berkencan.
Tuan rendra menepati janji ibunya tanpa ragu, ia pergi ke pemakaman mendiang istrinya rusella dengan di temani estion, ny.darsu dan juga dr.julian, tuan rendra bersimpuh dan menangis meminta maaf pada mendiang istrinya rusella karna tidak menjaga putri mereka dengan baik, ia berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang ia lakukan dan akan menyayangi putri mereka. Tuan rendra membuktikan perkataannya setiap hari sabtu ia pergi ke negara a untuk merawat nue, dan menghabiskan hari liburnya bermain dengan cucunya. Nue yang khawatir pada jassmine pun menceritakan pada ayahnya tentang kebenaran bahwa ibunya rusella melahirkan bayi kembar,
“ Ayah sebenarnya ibu melahirkan bayi kembar, selain aku kau punya putri lain, selama bertahun-tahun ia membiarkan orang-orang berpikir ia hidup dengan dua nama”
“ apa maksudmu nak?” tanya tuan rendra
“ ayah nuella dan jassmine adalah saudara kembar kami dua orang yang berbeda” ucap nue menjelaskan
“ selama ini aku memiliki putri kembar” ucap tuan rendra dengan bahagia
Nuella menjelaskan segalanya pada tuan rendra, setelah mengetahui segalanya tuan rendra mencari keberadaan jassmine, namun setelah menemukan jassmine, jassmine tidak mengakui tuan rendra sebagai ayahnya, hatinya terlalu sakit untuk bisa menerima tuan rendra sebagai ayah kembali, kegigihan tuan rendra dan sedikit dorongan dari nuella perlahan membuat jassmine luluh.
Di sisi lain tuan indra dan jimmy mulai geram karna aladdin sering kali terlihat murung, namun sedikitpun aladdin enggan membagi perasaannya, merekapun menggeledah kamar aladdin dan menemukan sesuatu di dalam lemari aladdin, melihat apa yang ada di dalam lemari tuan indra dan jimmy pun mulai merencanakan untuk membuat aladdin bersedia mengungkapkan isi hatinya yang ia pendam
__ADS_1
“aladdin kapan kau akan menikah?” tanya tuan indra
“ ayah, aku belum membicarakannya dengan jesy” jawab aladdin
“ aku sudah memintamu membicarakan pernikahan dengan jesi sejak lama, tapi kenapa kau masih belum membicarakannya, kenapa ayah merasa kau berusaha menunda pernikahanmu” ucap tuan indra
“ tidak ada hal seperti itu ayah” ucap aladdin
“ lalu kenapa kau tidak kunjung membicarkan pernikahanmu dengan jassmine” ucap tuan indra
“Itu karna jassmine...
Aladdin menghentikan ucapannya saat ia sadar ayahnya sudah melenceng dari pembicaraan dan mulai mempropokasinya, ia melayangkan tatapan tajam pada ayahnya namun ayahnya justru tersenyum bahagia, pandangan aladdin teralih saat tiba-tiba saja ia melihat lemari pakayannya hendak di bawa pergi
“ tungu apa yang kakian lakukan, simpan kembali lemari itu di kamarku” ucap aladdin memerintah
“ biarkan mereka membawa lemaru itu aladdin, aku sudah membeli lemari baru untukmu, lemari itu sudah usang” ucap jimmy menghampiri
Pegawai itu hendak membawa pergi lemari pakayan aladdin namun aladdin menghalanginya, melihat aladdin seperti itu tuan indra merasa senang
“ Aku bilang bawa kembali lemari itu ke kamarku, kenapa kalian tidak mendengarku” teriak aladdin marah
“ aladdin kenapa kau begitu marah, itu hanya lemari, lagi pula aku sudah menggantinya dengan yang baru” ucap jimmy
“ Jimmy kau bisa mengganti apapun di rumah ini tapi tidak ada satupun yang boleh menyentuh lemariku itu” ucap aladdin kesal
“ tentu saja karna di dalam lemari itu ada lukisan wanita yang sangat kau cintai, karna marah kau membuang semua foto-fotonya dan hanya lukisan di dinding lemari itu yang tersisa, ada lukisan foto jassmine di dinding lemari itu yang selalu kau pandangi dan kau ajak bicara setiap malam, kau tidak membicarakan pernikahanmu dengan jesy dan menjadikan aku alasan agar kau bisa terus mengundur pernikahanmu, pernikahan yang sebenarnya tidak kau inginkan” ucap tuan indra
“ Ayah aku...
Tuan indara memeluk aladdin yang hampir menangis
“Ayah aku sangat membenci jassmine (menitihkan air mata) aku tidak tahu kenapa aku tidak pernah bisa menanda tangani surat perpisahan kami” ucap aladdin
Tuan indra dan jimmy tertawa kecil karna apa yang mereka rencanakan untuk membuat aladdin mengungkapkan isi hatinya yang ia pendam berhasil dengan baik, tuan rendra yang tanpa sengaja mendengar ucapan aladdin pun merasa bahagia
“Kau harus membawa istrimu kembali aladdin” ucap tuan rendra
__ADS_1
“ayah rendra...