Aladdin New Generation

Aladdin New Generation
Tak berdaya


__ADS_3

WARNING!


*** ***Bagi yang belum cukup umur diharapkan untuk tidak membaca episode ini dikarnakan pada episode ini mengandung adegan kekerasan yang tidak berprikemanusiaan dan sikap yang sangat tidak sopan. only for +18


Ps. Jangan di tiru ya sayang****...


*****


Setelah menenangkan aladdin jimmy pergi memeriksa persiapan pernikahan sekali lagi untuk memastikan semua persiapan dilakukan dengan baik.


Tuan indra datang menghampiri jimmy dengan wajah cemas, ia menarik tangan jimmy hingga membuat jimmy terkejut


“Ayah ada apa?” tanya jimmy


“Jimmy aku menemukan anting jassmine tergeletak dijalan, entah kenapa hatiku jadi gelisah” Ucap tuan indra


“ Mungkin antinggnya hanya terjatuh, berikan padaku, mungkin sekarang jassmine tengah mencarinya” jawab jimmy seraya meminta


Tuan indra pun memberikan anting itu pada jimmy. Jimmy mengambilnya sambil tersenyum kemudian pergi ke kamar jassmine, melihat pintu kamar yang terbuka jimmy bergegas masuk dan mencari jassmine


“ jassmine...” teriak jimmy berkali-kali namun tak ada jawaban, ia merasa heran pintu kamarnya terbuka namun tak ada seorangpun terlihat di kamar itu, jimmy pun mencari ke sekeliling kamar namun tak ada hasilnya, ia yang mulai merasa cemas memperluas daerah pencariannya.


Jauh di tepi pantai di sudut lain pulau jimmy melihat jassmine tengah terikat di atas kapal, ia pun bergegas menghampiri jassmine untuk membantunya


“jassmine siapa yang nelakukan ini padamu?” tanya jimmy khawatir


“ pergi dari sini jimmy, sebelum tuan...


“ Tuan abu sudah datang nona jassmine, lihatlah aku sudah di sini bahkan sebelum kau menyebut namaku” ucap tuan abu memotong perkataan jassmine

__ADS_1


Tuan abu datang dan menodongkan pistol di kepala jimmy,


“Abu apa yang kau inginkan sekarang, apa kesalahannya? kenapa kau menyandra jassmine?” tanya jimmy kesal


“ aku mau dirimu, hartamu dan wanita cantik ini untuk jadi istriku, jangan coba-coba bergerak dari tempatmu jimmy, karna aku tidak akan bertanggung jawab jika peluru dalam pistol ini mengenai kepalamu" ucap tuan abu mengancam


" silahkan tembak saja aku tapi tolong biarkan jassmine pergi" jimmy menjawab dengan berani, ia mencoba bernegosiasi dengan pamannya


" aku tahu kau tidak akan peduli dengan nyawamu" tuan abu memberi kode pada salah satu anak buahnya " bagaimana jika seperti ini? apa kau masih tidak mau menurut" sambungnya dengan sombong saat anak buahnya menodongkan pisau keleher jassmine


" jimmy pergilah dari sini jangan hiraukan aku" ucap jassmin


" hei..." teriak tuan abu marah mendengar ucapan jassmine " jangan coba-coba menjadi pahlawan manis" sambungnya sambil menyentuh dagu jassmine


melihat hal itu jimmy merasa marah, sambil berteriak " jangan sentuh jassmine dengan tangan kotormu abu" jimmy mencengkram kerah baju tuan abu dan hendak memukulnya, namun beberapa anak buah tuan abu menarik jimmy, menjauhkannya dari tuan abu


" wah... wah.. wah... kau marah hanya karna aku memegang dagu jassmine, apa selama ini jangan-jangan kau menyimpan rasa cinta padanya, jimmy keponakanku sayang apa aladdin tahu bahwa kau mencintai jassmine juga" tuan abu mengejek jimmy, ia sengaja memancing kemarahan jimmy karna ia senang melihat jimmy marah dalam ketidak berdayaannya.


" dengar aku jimmy, turuti kata-kataku dan jangan coba-coba lari dari sini atau aku akan memerintahkan anak buahku untuk menikmati tubuh jassmine secara bergiliran” Tak puas mengejek jimmy tuan abu juga melayangkan ancaman


" kau memang bajing*n abu, pantas saja istri dan putramu meninggalkanmu" ucap jimmy


Jimmy mencoba untuk bersikap tenang karna ia tahu situasinya tidak akan bisa ia kendalikan dengan kemarahan, ia sadar bahwa ia tidak bisa menghadapi anak buah tuan abu yang begitu banyak sendirian, ia pun mulai memutar otaknya mencari cara untuk bisa bebas dari cengkraman tuan abu serta menyelamatkan jassmine


" kau mengorek luka lama jimmy, sekarang tanggung akibatnya, bawa jimmy pergi dan kurung dia, hajar dia sampai ia tak bisa berdiri lagi, jika dia mencoba melawan habisi saja wanita itu" ucap tuan abu memerintah anak buahnya,


Tuan abu merasa kesal karna meski ia memiliki jassmine sebagai sandra jimmy tak juga mau menuruti perintahnya.


beberapa pengawal membawa jimmy pergi dari sana, melihat mereka jassmine terus saja berteriak " tidak jangan... tuan abu tolong jangan sakiti jimmy"

__ADS_1


Tuan abu mengabaikan jassmine, ia duduk seperti seorang raja dihadapan jassmine sambil terus memandang wajahnya seolah tengah menikmati pemandangan yang indah


Sementara itu anak buah tuan abu membawa jimmy menuju kesebuah ruangan yang gelap, di sana mereka memukuli jimmy tanpa ampun, jimmy tidak berani melawan karna jassmine ada bersama tuan abu, ia takut tuan abu akan melakukan ancamannya itu.


Jassmine tidak kuasa menahan tangis saat mendengar suara ribut dari dalam ruangan, ia tahu untuk menyelamatkannya jimmy tidak akan melawan mereka, sambil menangis jassmine terus memohon pada tuan abu untuk melepaskan jimmy " tuan abu aku mohon padamu, minta mereka untuk berhenti memukul jimmy, aku berjanji aku akan menuruti semua kata-katamu" ujarnya dengan wajah tak berdaya.


"cukup hentikan, jangan sampai jimmy tiada, nakhoda ayo berlayar" ucapnya memerintah,


mendengar jassmine berjanji untuk patuh tuan abupun meminta anak buahnya untuk berhenti menyiksa jimmy, ia tersenyum licik ketika meminta nakhoda kapal mulai berlayar.


perlahan kapal itu berlayar menjauh dari pantai. Tuan abu meminta jassmine menepati kata-katanya, ia melepaskan ikatan jassmine kemudian memintanya bermain gitar sambil bernyanyi.


Jassmine mulai menyenandungkan lagu cinta, suaranya yang merdu setra alunan gitar itu membuat jimmy menangis.


Selesai dengan lagunya tuan abu meminta jassmine untuk membuat makanan, jassmine pergi ke dapur kapal, ia mulai memasak makanan untuk tuan abu, jassmine sengaja masak dengan api yang kecil agar ia bisa pergi melihat jimmy diam-diam.


" jimmy, aku bawakan obat dan kue untukmu" ucap jassmine berbisik dari depan pintu


" tidak jassmine, kau bawa saja kembali aku tidak berselera" ucap jimmy


jassmine melempar kue dari celah kecil jendela yang terbuka, " jimmy aku tahu kau belum makan siang jadi kau pasti lapar, makanlah kau harus tetap bertahan hidup, jangan khawatirkan aku, aku baik-baik saja" ucapnya mencoba membujuk jimmy untuk makan


" jassmine terima kasih" jimmy berterima kasih sambil menatap jassmine


" jassmine apa yang di katakan abu itu tidak benar, aku menyayangimu bukan sebagau pria melainkan sebagai seorang kakak" ucap jimmy menjelaskan, ia sedikit khawatir jassmine akan salah paham setelah mendengar ucapan tuan abu


" kau tidak perlu menjelaskannya jimmy, aku tahu itu dan aku percaya padamu" ucap jassmine sambil tersenyum.


jimmy pun tersenyum lega mendengar ucapan jassmine, ia mengambil makanan dan obat yang jassmine berikan

__ADS_1


"aku akan memakan ini agar aku bisa punya tenaga untuk melarikanmu jassmine"


__ADS_2