Aladdin New Generation

Aladdin New Generation
Rundingan


__ADS_3

Malam berganti pagi. Pagi-pagi sekali aladdin sudah siap untuk pergi ke kantor begitu pun dengan Jimmy, tuan indra dan ibu anah sudah menunggu di meja makan untuk sarapan.


“Aladdin, jimmy, cepat sarapan nak atau kalian akan terlambat” Teriak ibu anah


Aladdin dan jimmy pun bergegas turun ke bawah untuk sarapan, semua orang sarapan dengan tenang, tidak ada percakapan yang menarik saat itu, seusai sarapan aladdin dan jimmy pamit untuk pergi ke kantor seperti biasanya, namun saat aladdin membuka pintu dan hendak keluar ia terkejut melihat tuan rendra sudah berdiri di depan pintu bersama dengan Jessy dan ibu dini


“Ayah rendra kau disini?” tanya aladdin terkejut


“(senyum) aladdin ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian semua” Jawab tuan rendra


“oh kau sudah datang rupanya, kenapa kau membawa serta keluargamu?” Tanya tuan indra terkejut


“Bukankah aku sudah bilang kita akan bicara serius, apa boleh kita masuk dulu baru bicara” tanya tuan rendra


Karna terkejut aladdin sampai lupa mempersilahkan tuan rendra dan keluarganya masuk, ia pun mempersilahkan mereka masuk dan melanjutkan pembicaraan sambil minum teh


“ Indra aku sudah menelponmu dan memberi tahu bahwa aku akan datang untuk membicarakan hal yang serius, hal serius yang aku maksud adalah mengenai pernikahan aladdin dan jessy, aku rasa sudah saatnya kita membicarakan ini” ucap tuan rendra


“ ini terlalu mendadak rendra” ucap tuan indra


Jimmy memegang tangan ayahnya sambil menganggukan kepala dan tuan indra pun tersenyum jahil


“ Oke ayo kita bicarakan tanggal pastinya, jadi apa kau sudah memilih tanggal baiknya?” tanya tuan indra dengan penuh semangat


Melihat ayahnya bersemangat aladdin merasa heran namun ia juga merasa senang.


“ Aku rasa bagaimana jika pernikahannya di adakan tanggal 29 akhir bulan ini” ucap tuan rendra


“ Ich... Apa itu tidak terlalu lama, bagaimana jika kita adakan tanggal 20” ucap tuan indra


“ itu berarti satu minggu lagi, tidak bisa, aku tidak ahli dalam membuat pesta seperti kedua putramu yang bisa menyiapkan pernikahan hanya dalam waktu singkat” ucap tuan rendra


“ kenapa kau yang menyiapkan pernikahan, putraku jimmy yang akan menyiapkan pernikahan mereka, bukan begitu jimmy?” ucap tuan indra sambil melirik jimmy


Jimmy hanya diam tapi tuan rendra tidak senang, ia memukul meja dan berteriak ” tidak bisa” teriak tuan rendra

__ADS_1


“ Kenapa tidak bisa rendra?” ucap tuan indra


“ Kau ini benar-benar egois indra, pantas saja istrimu meninggalkanmu, saat pertunangan kau tidak membiarkan aku membuat pesta dan sekarang juga, jesy adalah putriku satu-satunya dia akan menikah dan sebagai ayahnya akulah yang akan mengadakan pestanya” ucap tuan rendra dengan tegas


“ apa-apaan kau ini rendra, hanya karna kau tidak setuju dengan keputusanku kau lantas bisa menghinaku seperti itu, ini bukan hanya pernikahan putrimu tapi ini juga pernikahan putraku” ucap tuan indra kesal


“ lalu kenapa, kau sudah pernah menikahkan putramu tapi aku belum pernah menikahkan putriku, aku ingin menikahkan putriku di rumahku, titik” ucap tuan rendra dengan tegas


“ Tidak bisa, pestanya akan di adakan di rumah kami dan itupun jimmy yang akan mengaturnya, karna aku tidak yakin kau akan bisa mengatur pesta yang meriah” ucap tuan indra dengan tegas


“ Kau... Indra berani sekali kau menghinaku...


“ hentikan kenapa kalian berdebat seperti anak kecil” ucap aladdin menyela


“ jangan ikut campur aladdin” saut kompak tuan rendra dan tuan indra


“ Maaf tapi bagaimana jika pernikahannya di adakan tanggal 25 di pulau islan, ayah rendra dan jimmy yang akan mengatur pestanya bersama-sama, bagaimana? ” ucap jesy


Tuan rendra dan tuan indra berpikir sambil melirik dan tersenyum satu sama lain


“ aku juga setuju, jika menikah di pulau mereka bisa sekalian bulan madu” ucap tuan indra sambil tersenyum


“ Dan kita akan segera punya cucu” ucap tuan rendra sambil tersenyum


Tuan rendra dan tuan indra tertawa bahagia, begitupun dengan yang lain namun aladdin tidak senang dengan keputusan itu, jimmy yang melihat aladdin pun mendekatinya


“ Ini pernikahanmu aladdin (merangkul) berbahagialah... Bukankah ini yang kau inginkan” bisik jimmy


Setelah mencapai kesepakatan tuan rendra pun pamit pulang, ia pulang bersana dengan ibu dini. Bersama jimmy, aladdin pun pamit pergi juga, ia mengantar jesy sampai ke tempat kerjanya baru kemudian ia pergi ke kantor.


Hari-hari berlalu dengan cepat, aladdin, jimmy, dan jesy pergi ke pulau islan untuk menyusul tuan rendra yang sudah pergi lebih dulu untuk survei tempat pernikahan


Di pulau islan tuan rendra tengah membujuk putrinya jassmine untuk pergi dari sana sementara waktu sampai pernikahan aladdin dan jesy selesai, karna takut putrinya akan terluka


“ jassmine sayang aku tidak tahu kenapa jesy memilih tempat ini, ayah cemas padamu, bagaimana jika untuk sementara waktu kau libur dan temui nue” ucap tuan rendra

__ADS_1


“ayah, aku tahu ayah khawatir kepadaku, tapi ayah tenang saja, aku akan baik-baik saja, lagi pula aku tidak memiliki perasaan pada aladdin jadi tidak masalah” ucap jassmine


“ayah khawatir kau akan terluka melihat pernikahan mereka, apa kau yakin nak, ayah tidak ingin putri ayah terluka lagi” ucap tuan rendra


“ Ia ayah aku yakin, pergilah.. Sambut mereka, sebentar lagi mereka akan datang, jangan khawatirkan aku, aku akan melanjutkan pekerjaanku” ucap jassmine


Tuan rendra masih ragu dan takut jasmine akan terluka lagi namun Jasmine meyakinkan ayahnya, meski sedikit cemas tuan rendra pun tidak bisa berbuat apa-apa, ia pun pergi menyambut aladdin, jesy, dan jimmy di tepi pantai.


Tidak lama setelah tuan rendra tiba di pantai kapal motor yang di tumpangi aladdin, jesy, dan jimmy pun berlabuh, jesy sangat senag hinnga berlari ke arah tuan rendra begitu turun dari kapal


“ Ayah, apa ayah datang untuk menyambut kami?” tanya jesy


“ iya sayang, ayo pergi ayah sudah memesan kamar untuk kalian semua” ucap tuan rendra


“ ayah pulau ini sangat indah bagaimana jika kita pergi berkeliling sekarang” ucap jesy


“ Kalian baru sampai, istirahat saja dulu, nanti sore aku akan menemani kalian jalan-jalanelihat keindahan pulau” ucap seorang pria sambil berjalan menghampiri mereka


“ Ivan, bagaimana kabarmu?” ucap jesy


“ aku baik jesy, selamat datang di resort ku” ucap ivan dengan ramah


“ semuanya dia ivan sahabat dan juga teman sekelasku saat sekolah menengah atas, ivan ini ayahku tuan rendra, dan ini aladdin calon suamiku, sementara yang tampan dan tinggi ini jimmy kakak iparku” ucap jesy memperkenalkan


“ hallo apa kabar tuan ivan? Jadi resort ini milikmu?” tanya aladdin


“ aku baik, oh ya tuan rendra bukankah kau sudah menginap sejak dua hari yang lalu, jika aku tahu sebelumnya kau adalah ayah jesy aku akan menyapamu lebih awal” ucap ivan


“Aku tidak tahu kalow resort ini milikmu, sejak kapan kau memilikinya?” ucap tuan rendra


“ Hahaha... Sepertinya tuan rendra sudah tahu kalau aku hanya bekerja di sini, aku tidak bermaksud menipu kalian tapi karna aku sudah bekerja lama sebagai penanggung jawab rasanya resort ini sudah menjadi milikku ” ucap ivan


“ Dengar nak, aku tahu maksudmu, tapi jika atasanmu mendengar mungin dia tidak akan suka” ucap tuan rendra


“ ayo pergi ke kamar aku lelah dan ingin berbaring” ucap aladdin mengalihkan pembicaraan

__ADS_1


Ivan mengantarkan aladdin, jesy, dan jimmy ke kamar mereka, sepanjang jalan ivan bercerita dan mengenang masa lalu bersama jesy, mereka cukup terhibur karna ivan orang yang humoris...


__ADS_2