
Pagi-pagi sekali ivan mengajak aladdin, jimmy dan jesy untuk lari pagi di pinggir pantai, mereka olah raga sambil melihat pemandangan laut di pagi hari, langit yang biru seakan menyatu dengan air laut, udara yang segar membuat tubuh menjadi bugar.
“ Aku sudah lelah bagaimana jika kita kembali” Ucap jesy dengan nafas yang terengah-engah
“ Aku juga lelah, duduk dulu sebentar, istirahat sambil memandangi pemandangan laut yang indah, baru setelah itu kita kembali” Ucap ivan kemudian duduk di atas pasir putih sambil memandangi lautan
Jimmy dan jesy pun ikut duduk di tepi pantai, mereka beristirahat sejenak setelah lelah berolah raga, namun aladdin tiba-tiba lari menuju resort
“ Aladdin kau mau ke mana?” teriak jimmy saat aladdin tiba-tiba berlari
“ ada yang lupa ku lakukan” teriak aladdin sambil berlari.
Mereka membiarkan aladdin pergi karna terlalu lelah. Aladdin berlari menuju resort dan berhenti tepat di depan gedung utama resort
“ Maaf apa kau lihat kemana perginya wanita yang tadi berdiri di sini?” tanya aladdin pada seorang pegawai yang tengah membersihkan halaman
“apa maksud tuan itu nona yang tadi berdiri di pinggir kolam?” tanya pegawai itu memastikan
Aladdin hanya menganggukan kepala menanggapi ucapan pelayan itu
“ Wanita itu pergi ke arah penginapan tuan, sepertinya ia kembali ke kamarnya” jawab pegawai itu
Aladdin berlari di sekitar penginapan di pinggir pantai untuk memastikan yang ia lihat namun ia tidak menemukan satu orang pun di sana,
“ Kenapa beach resort seindah ini sepi pengunjung ya?” tanya aladdin bicara sendiri
Aladdin berlari ke area penginapan terapung, ada cukup banyak orang yang ia temui namun tak kunjung menemukan apa yang ia cari, aladdin pun akhirnya menyerah dan kembali karna lelah, di ujung jalan jimmy berdiri hendak menghampiri aladdin
“ aladdin kau terlihat lelah, sebenarnya apa yang terjadi” tanya jimmy penasaran
“ jimmy aku sepertinya melihat jassmine tadi” jawab aladdin
“ benarkah di mana kau melihatnya?”
“ di halaman gedung utama resort dekat infinity pool”
“ Kau kau yakin itu jassmine? mungkin kau salah lihat”
“ Aku juga tidak yakin itu jassmine, karna aku melihatnya dari jauh, tadi aku pergi mengejarnya untuk memastikan wanita itu jassmine atau bukan tapi saat aku menghampirinya tidak ada siapapun selain karyawan yang tengah bersih-bersih, di mana jesy dan ivan?”
__ADS_1
“ mereka masih di pantai, aku khawatir padamu saat melihatmu berlari di area penginapan terapung, kita mau kembali ke kamar atau pergi sarapan?”
Aladdin dan jimmy berbincang sambil berjalan, karna lelah mereka jadi lapar dan memutuskan untuk pergi sarapan, ivan dan jesy pun menyusul aladdin dan jimmy yang pergi ke restoran. Mereka pun sarapan bersama.
“pergi kau dari sini dan jangan datang lagi” terdengar suara teriakan dari depan gedung utama resort
Ivan, aladdin, jimmy dan jesy pun bergegas melihat keributan itu, semua pegawai terlihat berkumpul di sana,
“Ada ribut-ribut apa ini?” tanya ivan dengan tegas
Semua pegawai yang berkumpul pun bergeser memberi jalan pada ivan setelah mendengar suaranya. Aladdin, jimmy dan jesy terkejut melihat jassmine terduduk di lantai setelah di seret keluar oleh petugas keamanan,
“ tuan wanita ini masuk dan duduk di kursi tuan, dia juga membuang barang-barang tuan, tidak hanya itu wanita ini juga dengan lancang menggunakan komputer tuan” ucap petugas keamanan
“jassmine...” teriak tuan rendra
Tuan rendra berlari kecil menghampiri jassmine dan membantunya berdiri
“ayah sepertinya kakiku terkilir, aku tidak bisa berdiri” ucap jassmine sambil meringis kesakitan
“Kalian semua sudah menyakiti putriku, aku pastikan kalian akan menyesalinya” Ucap tuan rendra sambil membantu jassmine dan memapahnya bersiap untuk pergi
“ Kelancangan apa yang ku lakukan tuan ivan, aku masuk, duduk dan bekerja di ruanganku, itu yang kau sebut kelancangan” ucap jassmine
“ ruanganmu? Maafkan aku nona jassmine yang terhormat, aku tahu kau mungkin depresi karna pria yang kau cintai akan menikah dengan adikmu tapi kau tidak bisa mengakui apa yang bukan menjadi milikmu” ucap ivan dengan tegas
“Jassmine” teriak kompak dua orang pria terkejut melihat jassmine terluka
Dua orang pria yang memakai setelan rapih berlari kecil menghampiri jassmine
“ Sayang kau tidak apa-apa? Siapa orang yang berani melukai jassmineku” teriak salah seorang pria itu
Semua pegawai terkejut mendengar teriakan tuan arnaf yang tidak lain adalah pemilik beach resort, mereka tidak berani bicara ataupun mengakui perbuatan mereka
“ maafkan aku tuan arnaf, aku tidak tahu bahwa jassmine itu kekasihmu, tadi dia menyelinap masuk ke ruanganku, karna itu keamanan menyeretnya keluar” Ucap ivan menjelaskan
“ ruanganmu? Ivan sepertinya kau tidak bekerja dengan benar, kemarin sore tepat pukul 15:30 waktu di mana kau seharusnya masih bekerja di depan komputermu, di waktu itu aku mengirimkan email pemecatanmu, jika kau belum melihatnya maka lihatlah, aku juga mencantumkan alasan pemecatanmu di sana” ucap tuan arnaf
Ivan bergegas lari masuk ke ruangan dan membuka emailnya, tidak lama setelah itu ivan keluar dengan membawa barang-barangnya yang sudah di kemas oleh jassmine, dengan kepala menunduk ia berjalan melewati para pegawai di sana, ia mengangkat kepalanya dan menatap jassmine dengan tatapan tajam namun arnaf berdiri di depan jassmine dan menghalangi pandangan mata ivan yang tajam
__ADS_1
“ pergilah dengan damai, karna aku juga berbaik hati memecatmu dengan damai” ucap tuan arnaf
Semua orang ketakutan saat ivan pergi, mereka takut akan di pecat karna membuat jassmine terluka, pihak keamanan berlutut di hadapan arnaf memohon agar tidak di pecat
“ tuan arnaf mohon maafkan saya, saya tidak bermaksud menyakiti nona jassmine, saya melakukan semua itu karna ketidak tahuan saya tuan, mohon tuan jangan pecat saya, anak dan istri saya akan kelaparan jika saya tidak bekerja” ucap petugas keamanan
Jassmine memegang pundak arnaf, melihat senyum jassmine arnaf mengerti bahwa jassmine tidak ingin petugas keamanan itu di pecat
“ Baiklah karna jasamine memaafkanmu aku juga akan memaafkanmu” ucap tuan arnaf
Tuan arnaf berbalik badan dan memegang tangan jassmine, tanpa mengatakan apapun arnaf langsung menggendong jassmine dan hendak membawanya pergi namun aladdin menghadangnya
“ maaf tuan kau menghalangi jalanku” ucap tuan arnaf
“ turunkan dia, kakinya terkilir aku akan mengobatinya” ucap aladdin sambil melayangkan tatapan tajam
“ Turunkan jassmine apa kau tidak dengar” teriak aladdin marah karna arnaf tak kunjung menurunkan jassmine
“ arnaf bawa aku ke kamar, kakiku hanya terkilir sedikit aku bisa mengobatinya sendiri di kamar” ucap jassmine
Arnaf berjalan melewati aladdin
“ Jiaka tidak di obati sekarang kakinya akan bengkak dan semakin sulit di obati” ucap aladdin
Arnaf menghela nafas dan kembali ke hadapan aladdin, ia menurunkan jassmine dan mendudukannya di tangga, arnaf mempersilahkan aladdin mengobati jassmine dengan isyarat mata dan kepala. Aladdin bersimpuh di hadapan jassmine, ia memegang kaki jassmine dan melakukan pijatan ringan di kaki jassmine. Tuan indra merangkul jassmine saat melihat jassmnine meringis kesakitan, aladdin menarik kaki jassmine dengan kencang hingga membuat jassmine menjerit kesakitan.
“ Apa kau tidak bisa melakukannya pelan-pelan” Ucap jassmine kesal
“ Cerewet” ucap aladdin
“ Hei apa yang kau lakukan turunkan aku” pinta jassmine saat aladdin tiba-tiba menggendongnya
“ Butuh waktu agar kau bisa berjalan lagi, aku akan mengantarmu ke kamar, mari tuan rendra” ucap aladdin
“ Aku akan berjalan sendiri turunkan aku” pinta jassmine
Aladdin tidak mendengarkan jassmine, ia melayangkan tatapan tajam pada jassmine dan membuatnya terdiam, aladdin menggendong jassmine dan berjalan menuju kamar, selama perjalanan jassmine terus memperhatikan aladdin yang menggendongnya dengan serius.
Di sisi lain jesy tidak senang melihat apa yang di lakukan aladdin namun jesy tidak bisa berbuat apa-apa karna ayahnya ada di sana
__ADS_1
“ Orang yang cemburu itu menyeramkan....