
Jimmy dan tuan indra masuk ke kamarnya karna merasa khawatir melihat sikap aladdin yang aneh
“ Ada apa aladdin? Kau tidak senang dengan percerayanmu?” tanya tuan indra
“ Ayah jassmine dan nue adalah orang yang berbeda” ucap aladdin
“ aku sudah tahu itu, bukankah jimmy juga sudah memberi tahu dirimu” ucap tuan indra
“ kenapa aku tidak percaya pada kalian?” tanya aladdin sambil menitihkan air mata
“Kau sedih karna hal ini, katakan padaku aladdin apa yang terjadi sampai kau sulit untuk percaya pada kami dan menutup matamu” ucap jimmy
“ jimmy, ayah seperti yang kalian tahu sejak lama aku sulit dekat dengan wanita karna aku takut wanita yang mendekatiku akan meninggalkanku saat aku dalam kesulitan sama seperti ibu, jujur saja saat melihat nue untuk pertama kalinya aku langsung menyukainya, entah kenapa aku berfikir bahwa dia wanita yang berbeda, aku sedih karna aku menikahi jassmine tapi bercerai dengan wanita sebaik nue” Ucap aladdin
“ wanita yang kau temui di rumah sakit dan kau nikahi itu bukan nue aladdin tapi jassmine” ucap tuan indra
“ aku tahu ayah, tapi jauh sebelum itu aku sudah pernah bertemu nue sebelum aku bertemu dengan jassmine dan menikahinya di rumah sakit” ucap aladdin
“ Kapan kau bertemu nue?” Tanya jimmy penasaran
“ entahlah,, aku tidak ingat pastinya tapi kalau tidak salah sebulan sebelum aku menikah” jawab aladdin dengan ragu
“ Aladdin apa kau yakin yang kau temui itu nue, setahuku sejak 5thn lalu nue tinggal di negara a dan tidak pernah kembali, nue memang pernah datang ke negara kita tepatnya ke kota qua tapi itu sekitar 2 atau 3thn yang lalu, nue datang untuk menemui jassmine namun ia justru mengalami kemalangan dan langsung dibawa kembali ke negara a, dan sejak saat itu juga ia tidak bisa berjalan atau pun bicara” ucap tuan indra
“ jadi yang aku temui dan aku sukai itu jassmine, itu tidak mungkin ayah, tidak mungkin wanita itu jassmine, tidak, tidak mungkin” ucap aladdin tak ingin percaya
“ Kenapa tidak mungkin aladdin? Itu mungkin saja kan!” ucap tuan indra
“Ayah benar aladdin, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, lagi pula sudah cukup lama juga jassmine hidup menggunakan dua mama dan melihat dari keadaan nue aku rasa...” ucap jimmy sambil menahan senyum
“ tidak mungkin wanita yang membuatku jatuh hati saat pertama kali melihatnya itu adalah jassmine, tidak! aku tidak percaya bahwa dia jassmine” ucap aladdin bersikukuh
“ tapi kenapa aladdin?, kenapa tidak mungkin? Jelaskan pada kami, karna kami ingin tahu” Ucap jimmy
“ Dengar jimmy kau tidak tahu wanita yang aku temui sebelum menikah itu tipe orang yang lembut, ceria dan baik hati sementara jassmine? Ya! Aku aku jassmine adalah orang yang baik meski terkadang menyebalkan tapi dia sama sekali bukan wanita yang lembut dia itu seperti singa yang diam tapi juga berangasan, kau tidak tahu aku bahkan sudah di aniyaya olehnya” Ucap aladdin
“ Tapi aladdin aku tidak pernah melihatmu terluka” ucap jimmy heran
__ADS_1
“ iya aladdin ayah juga tidak pernah melihatmu terluka, katakan pada ayah di bagian mana dia membuatmu terluka?” ucap tuan indra sambil tersenyum jahil
Jimmy dan tuan indra saling bermain mata, jimmy bahkan ikut tersenyum saat melihat senyum jahil ayahnya, namun aladdin kesal melihatnya
“ Kenapa kalian tersenyum seperti itu, jangan tersenyum seperti itu, apa yang kalian pikirkan itu tidak pernah terjadi, apa kalian mengerti?” ucap aladdin kesal
“ memangnya apa yang kami pikirkan aladdin?” tanya jimmy sambil mengangkat alisnya
“ aku tahu kalian pasti berfikir dia menyakitiku saat kami bercinta kan! Aku bisa tahu apa yang adal dalam pikiran kotor kalian dari senyum kalian itu” ucap aladdin
“ kau bilang apa tadi? dia menyakitimu saat kalian bercinta? Aladdin... Aku tidak pernah berpikir begitu, kau yang mengatakannya” ucap sang ayah sambil tersenyum menggoda
“ aku juga tidak berpikir begitu, hei aladdin... kenapa sekarang wajahmu menjadi merah seperti buah tomat?” tanya jimmy sambil tersenyum menggoda
“ jimmy pipi aladdin memerah karna merasa malu” ucap tuan indra sambil tersenyum menggoda
Aladdin terus menahan senyum mendengar ucapan ayah dan jimmy yang menggodanya
“ berhenti menggodaku, pergilah ke kamar kalian masing-masing aku lelah dan ingin istirahat” ucap aladdin sambil menahan diri agar tidak tersenyum dihadapan jimmy dan ayahnya
“aku tidak menyangka bahwa kau kalah dari istrimu saat di ranjang” ucap jimmy sambil tersenyum menggoda
“ tidak ada hal seperti itu, hal itu hanya ada dalam khayalan kalian saja, keluar dari kamarku aku mau istirahat” ucap aladdin sambil mendorong jimmy dan ayahnya keluar kamar,
Aladdin bergegas menutup pintu saat sang ayah dan jimmy sudah berdiri di luar kamar, ia bersandar di pintu dan tersenyum malu
“ Hei aladdin kita belum selesai bicara” teriak jimmy dari balik pintu
“ Sudahlah jimmy biarkan dia sendiri, berikan ia waktu untuk memandangi lukisan jassmine di dalam lemarinya” teriak tuan indra dari balik pintu
“ Kau benar ayah, aladdin pandangilah lukisan jassmine sepuas hatimu malam ini, karna besok kami akan mengganti lemarimu dengan yang baru” teriak jimmy dari balik pintu
“Berhenti mengoceh dan pergilah tidur, ini sudah larut malam” ucap aladdin sambil menahan tawa
“Aladdin kami akan pergi tapi kau jangan tersenyum sendiri di dalam kamar seperti orang gila” teriak jimmy dari balik pintu
Aladdin berbaring dan mencoba untuk tidur, namun entah kenapa ucapan ayah dan jimmy terngiang-ngiang di telinganya membuat ia tak bisa berhenti tersenyum malu
__ADS_1
‘aladdin apa yang terjadi padamu, cepat sadar ( menepuk pipi perlahan), kali ini akan ku biarkan kau melihatku tidur” ucap aladdin bicara sendiri sambil membuka lemari, aladdin kembali berbaring dan membiarkan pintu lemarinya terbuka, ia menatap lukisan jassmine dan perlahan aladdin mulai tertidur.
Di luar kamar tuan indra dan jimmy meneruskan perbincangan mereka
“ Apa yang kau lakukan jimmy, kenapa kau membuat mereka bercerai?” tanya tuan indra
“ Ayah... suka atau tidak mereka harus bercerai”
“ Tapi jimmy aku masih berharap aladdin dan jassmine kembali bersama”
“ Aku tahu apa yang ada dalam pikiranmu saat ini ayah, tapi coba ayah pikirkan baik-baik, menurut adat jassmine adalah istri aladdin tapi menurut negara nue lah yang menjadi istri aladdin, apa ayah ingin itu terus terjadi” ucap jimmy
“ jimmy benar indra, jika kau ingin aladdin dan jassmine bersama maka lakukan dengan benar” saut ibu anah
“ Apa yang kau maksud anah? Aku tidak mengerti apa yang kau sebut dengan lakukan dengan benar” tanya tuan indra
“ Astaga indra bahkan setelah kau jadi pengusaha kau tetap bodoh seperti dulu...
“ Ibu” panggil jimmy mengeluh saat ibu anah menghina tuan indar
“ maaf, aku tidak akan menghina ayahmu lagi, apa kau sudah puas jimmy” ucap ibu anah
Jimmy pun tersenyum
“jadi begini indra, jika kau ingin aladdin bersama dengan jassmine aladdin harus bercerai dulu dengan nue, baru setelah itu dia bisa menikah dengan jassmine, agar hubungan mereka pun syah baik secara adat maupun hukum, apa kau mengerti?” ucap ibu anah menjelaskan
Tuan indra hanya menganggukan kepala menanggapi ucapan mantan istrinya
“Ayah tuan rendra membiarkan jassmine pergi agar jassmine bisa menenangkan diri dan kepergian jassmine juga baik untuk aladdin, ini seperti memberikan kesempatan aladdin untuk berpikir dan menyadari siapa yang sebenarnya ada di dalam hatinya” ucap jimmy menjelaskan
“ mmm... Aku mengerti sekarang” ucap tuan indra
“Sebagai orang tua tugas kita sekarang adalah membantu putra kita aladdin menyadari perasaannya sendiri” ucap ibu anah
“ibu benar ayah lagi pula akan lebih baik jika aladdin bisa menyadarinya sendiri dari pada terus di desak seperti apa yang kita lakukan selama ini” ucap jimmy
“saat aladdin menyadari perasaannya sendiri dan tahu apa yang sebenarnya dia inginkan aladdin akan mudah mencapai tujuannya” Saut ibu anah
__ADS_1
“kau benar jimmy tapi bagaimana caranya agar aladdin bisa menyadari perasaannya sendiri, apa yang harus kita lakukan?” tanya tuan indra
“ untuk saat ini kita tidak perlu melakukan apapun indra, sebaiknya kita tidur ini sudah larut” ucap ibu anah.