Aladdin New Generation

Aladdin New Generation
Terkejut Aku


__ADS_3

Di kota qua tepatnya di kediaman rendra. Tuan rendra tengah duduk termenung, ia merindukan putri kesayangannya yaitu putri jasmin atau yang biasa ia panggil jesy.


“ Tuan, aku mendapat kabar tentang nona jesy” Ucap estion


Tuan rendra yang duduk dengan lemas pun mendadak bersemangat


“ Orang suruhan kita sudah memastikan bahwa nona jesy berada di kota sabit, ia tinggal bersama ibunya di panti asuhan” Sambung estion


“ kau tidak berbohong kan estion?” Tanya tuan rendra sedikit tidak percaya


“ Tuan, aku sudah bekerja pada keluargamu sejak usia anda masih 17thn” jawab estion mengingatkan


Tuan rendra pun meminta estion menyiapkan mobil, ia yang biasanya duduk di belakang, entah kenapa hari itu iya memutuskan untuk menyetir mobil sendiri, dengan kecepatan mobil, ia meluncur secepat mungkin menuju panti asuhan dimana putri kesayangannya berada. Tiba di panti asuhan tuan rendra terkejut dengan keadaan panti


“ astaga... Aku baru pertama kali melihat rumah panti semegah ini” ucapnya bicara sendiri


Ia yang sedikit tidak yakin pun memastikan bahwa alamat yang ia tuju benar. Setelah memastikannya ia pun masuk ke gerbang panti, terlihat sebuah mobil mewah terparkir di halaman, ia memarkirkan mobilnya di belakang mobil mewah itu, kemudian turun dari mobilnya


“ sepertinya aku pernah melihat mobil ini” ucap tuan rendra bicara sendiri sambil mendekati mobil mewah itu,


Di saat yang sama.


Tiba-tiba saja jassmine melihat sesosok pria berdiri di samping mobil, tepat di belakang aladdin, jassmine pun mencoba melihatnya dari dekat, ia merangkak mendekati kaca mobil di belakang aladdin untuk melihat siapa pria itu, tanpa jassamine sadari ia membuat aladdin tersudut.


Tuan rendra yang penasaran mengintip ke dalam mobil itu, jassmin yang terkejut melihat ayahnya pun menjatuhkan diri dalam pelukan aladdin, ia mencium aladdin dan tidak membiarkan aladdin menjauhkan bibirnya yang menempel pada bibir jassmine, ia bahkan memaksa aladdin mencium lehernya, melihat hal itu tuan rendra pun membalikan badan dan memukul pintu mobil aladdin dengan kencang hingga membuat aladdin semakin terkejut, dengan segera aladdin mendorong tubuh jassmine dan membuatnya kembali duduk di kursi di sampingnya.


setelah keluar dari mobil, ia dikejutkan lagi dengan penglihatannya, ia melihat tuan rendra berdiri dekat pintu mobilnya, dengan segera aladdin menutupi wajahnya karna merasa malu, ia tidak tahu apa saja yang tuan rendra lihat dan apa yang ada dalam pikirkannya, kemudian aladdin bergegas masuk ke panti, dari belakang tuan rendra mengikuti aladdin masuk ke panti, sementara jassmine tertawa terbahak-bahak di dalam mobil.


Melihat wajah aladdin yang pucat jesy bergegas menghampiri aladdin karna merasa khawatir


“ sayang kau kenapa? Bukankah kau pergi dengan kakak untuk membahas pekerjaan, di mana kakak sekarang?” tanya jesy


Aladdin tidak mendengarkan jesy karna pikirannya melayang entah kemana.

__ADS_1


“ jesy putriku” ucap tuan rendra dari belakang


Jesy merasa senang melihat ayahnya datang, ia meninggalkan aladdin dan menghampiri ayahnya, jesy dan tuan rendra saling berpelukan serta menanyakan kabar masing-masing, jesy memperkenalkan aladdin pada ayahnya dan memberi tahu ayahnya bahwa aladdin adalah kekasihnya.


Tuan rendra terkejut bukan main mendengar kabar itu, ia tidak menyangka bahwa aladdin yang ia lihat tengah bermesraan dengan jassmine ternyata ia justru kekasih jesy.


Di sisi lain aladdin hanya bisa menundukan kepalanya karna tidak tahu harus berkata apa dan berbuat apa.


“ aku tahu apa yang baru terjadi itu bukan kesalahanmu, aku percaya padamu aladdin, tapi aku harap kau bisa menahan diri dari godaan jasamine, karna wanita itu hanya akan menjadi parasit bagimu” bisik tuan rendra sambil memeluk aladdin


Aladdin hanya menganggukkan kepala sambil berusaha tersenyum


“ Apa kabar tuan rendra? Sepertinya kau lupa, selain jesy kau juga punya putri lain yaitu jassmine” ucap jassmine sambil berjalan mendekat


Tuan rendra memalingkan wajah dan enggan menatap jassmine


“ Rendra kau datang di waktu yang tepat, atau menantu akan sudah membawa pergi cucumu” saut ibu dini berjalan mendekat bersama nizar sambil menggendong gia


“ lihat gadis kecil yang ku gendong ini, namanya adalah gia, dia adalah cucu kita, putri jassmine dan nizar” ucap ibu dini


Mendengar hal itu tuan rendra marah besar, ia menampar jassmin dengan keras di hadapan semua orang


“ bagaimana bisa kau melakukan semua ini jassmine? Tingkah mu ini sama seperti ibumu yang murahan, apa sedikitpun kau tidak punya rasa malu” Ucap tuan rendra menghina dengan kasar


“ katakan apa salahku kali ini tuan? (Mengusap bibir yang berdarah) 2thn yang lalu kau merenggut hak ku memanggilmu ayah tanpa alasan, kau tidak berhak untuk mengkritik atau menghakimiku, terlebih kau tidak pernah tahu seperti apa kehidupanku” ucap jassmine sambil menitihkan air mata


“ 2thn lalu aku merenggut hak mu bukan tanpa alasan, kau pun tahu hal itu, jangan menganggap dirimu sebagai korban jassmine, kau mungkin lupa, tapi aku masih ingat dengan jelas, kau datang padaku, dengan bangga kau mengatakan bahwa kau sedang hamil, dan kau pikir aku mau menerima anak haram itu...


“ Gia bukan anak haram tuan rendra, aku sudah menikahi putrimu 1thn sebelum aku menghamilinya” ucap nizar menyela karna tidak terima putrinya di sebut sebagai anak haram


Jassmin memegang lengan nizar sambil menggelengkan kepala seolah ia berkata ‘jangan’ nizar yang kesal mengambil gia dari ibu dini kemudian pergi ke kamar


“ kau menikah dengannya tanpa memberi tahu aku, kau anggap apa aku ini jassmine? Jawab aku! jangan diam saja?” ucap tuan rendra marah

__ADS_1


Diamnya jassmine semakin membuat tuan rendra marah, ia pun menjambak rambut jassmine


“ lepaskan dia” ucap aladdin sepontan


Tuan rendra merasa tidak enak hati sudah membuat keributan di hadapan aladdin, ia pun menyeret jassmine kesebuah ruangan dan mengunci ruangan itu.


Tuan rendra melempar jassmine hingga ia terlempar ke lantai, ia menarik sabuk yang ia pakai dan hendak mencambuk jassmine namun jassmine menahannya


“ Aku bukan lagi jassmine yang sama tuan rendra (berdiri) jangan coba main-main denganku, kau tahu selama 15thn aku membiarkanmu terus mencambuk ku, menendang ku, memukul ku, hanya karna aku menginginkan kasih sayang dan berharap pengakuan sebagai putrimu, tapi kali ini tidak, aku tidak akan diam lagi, setiap cambukan yang kau lakukan padaku, jesy yang akan membayarnya untukmu, perlahan tetapi pasti, kau akan membayar semua perlakuan buruk mu kepadaku” ucap jassmine dengan sombong


“Kau tidak bisa melakukannya jassmine, bagaimana pun jesy itu adikmu” ucap tuan rendra


“sayangnya aku berada dalam garis keturunanmu, jika kau saja bisa menyiksaku tanpa berpikir aku juga putrimu, maka aku juga bisa melakukan hal yang sama” jawab jassmine


“ kau tidak berada dalam garis keturunanku jassmine, karna kau bukan putriku, harus berapa kali aku menjelaskannya padamu, kau adalah buah dari perselingkuhan yang di lakukan istri pertamaku, kau bukan putriku” ucap tuan rendra kesal


“ hahaha... Ini sudah 15thn dan kau masih saja mengatakan hal yang sama, yang tidak akan pernah ku percayai” ucap jassmine


“ Pergilah menjauh dari hidup jesy, jangan pernah kau merusak kebahagiaannya jika tidak maka...


“ jika tidak kau akan apa tuan? Meski sudah terjatuh, kau ternyata tidak mengerti juga” ucap jassmine menyela


“ apa maksudmu? Jangan-jangan kau...


“ Ya! Kau benar, aku lah yang sudah membuatmu kehilangan proyek besar bernilai triliunan, jangan khawatir tuan rendra, tidak hanya itu saja, aku juga sudah memastikan kau tidak akan mendapatkan tender apapun, kau harus berusaha lebih keras untuk bisa bertahan, karna jika keadaan ini terus berlangsung, kau akan gulung tikar dalam waktu dekat, menghabiskan masa tuamu tanpa uang sepeserpun bukanlah hal yang menyenangkan”


“Kau sengaja melakukan ini untuk balas dendam kan jassmin”


“ (Senyum) ingatlah untuk bersikap baik padaku, aladdin adalah satu-satunya harapan terakhirmu, jika aku sampai berhasil menggoda aladdin dan menggagalkan pernikahan jesy dengannya, kau tahu akan seperti apa hidupmu nanti” ucap jassmine kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.


Di sisi lain ibu dini memeluk jesy yang hanya bisa menangis menyaksikan keributan itu.


Aladdin merasa sesak....

__ADS_1


__ADS_2