
Aladdin tetap berdiri di depan pagar panti, entah sudah berapa lama ia berdiri, kakinya sudah mulai lelah menopang tubuh yang terasa berat karna rasa lelah, ia pun duduk bersandar pada pintu pagar, tidak lama kemudian terdengar suara seseorang membuka kunci pagar.
“Akhirnya kau mau...” aladdin bergegas berdiri, ia berhenti bicara saat melihat nue di balik pagar panti, nue membukakan pintu untuk aladdin, aladdin yang marah pada nue pun dengan cepat menerobos masuk begitu pintunya terbuka, ia menggenggam pergelangan tangan nue dengan kuat, hingga nue meringis kesakitan
“Tuan lepaskan tanganku, apa yang kau lakukan?” ucap nue sambil melihat ke sana ke mari
Perasaan aladdin semakin kacau karna nue berpura-pura tidak mengenalnya, ia bertanya-tanya kenapa nue sampai melakukan semua ini
“ apa yang kau lakukan itu tidak benar nue, kau sudah menyusahkan ku, aku tidak akan mengampuni mu” bisik aladdin dengan nada kesal
“kakak, kenapa kau membukakan pintu untuknya?” teriak jesy sambil berjalan mendekat
Aladdin terkejut hingga langsung melepas genggaman tangannya saat jesy memanggil nue, kakak,
“ Putri kau tidak boleh begitu, dia itu tamu kita, sebagai tuan rumah kita harus menyambutnya dengan baik, silahkan masuk tuan, selesaikan masalahmu dan adikku di dalam, mari masuk” ucap nue
“Kak jassmine jangan bersikap baik padanya, dia itu sudah menyakiti adikmu, dia sudah menipu adikmu ini kak” Ucap jesy menegaskan
“Sudah... kita bicara di dalam, jangan berdebat di sini, tidak enak jika di lihat orang” Ucap nue sambil merangkul jesy
Aladdin terus berpikir sebenarnya apa yang sedang terjadi , pertama nue tiba-tiba muncul di panti, jesy memanggilnya kakak, dan lagi jesy memanggil nue kak jassmine, aladdin tidak mengerti dengan keadaan ini, ia berpikir mungkinkah wanita yang ia nikahi setelah sekian lama, wanita iya kenal sebagai nuela adalah Jassmine kakak yang dicari oleh jesy.
Jassmine dan jesy masuk ke dalam panti begitu juga dengan aladdin, mereka pun duduk bersama di ruang tamu
“ Jesy! aku tahu kau pasti marah karna aku menyembunyikan ini darimu, tapi jesy hubunganku dan nue tidak seperti suami dan istri, kami lebih seperti sahabat, aku tidak mencintainya dan begitupun dengannya” ucap aladdin menjelaskan sambil terus menatap jassmine yang tengah menahan tawa
“ bohong” ucap jesy tak percaya, jesy memalingkan wajahnya selama aladdin berbicara
“ sungguh jesy (menatap jesy) aku menikah dengan nue hanya untuk memenuhi permintaan terakhir kakek, dan dia menikah denganku hanya untuk mendapatkan kehidupan yang mewah” ucap aladdin
Aladdin menjelaskan keadaan pernikahannya pada jesy, namun matanya berkali-kali melihat ke arah jassmine seolah ingin menghujaninya dengan banyak pertanyaan yang ada dalam benaknya, ia pun beberapa kali memberi isyarat seolah meminta penjelasan tentang semua ini, namun jassmine terus mengabaikannya
Suara tangisan anak kecil terdengar semakin kencang, ibu dini menghampiri jassmine sambil menggendong gia yang terus menangis
“ jassmine putrimu terbangun dan mencari dirimu nak, aku berusaha menenangkannya dan membuatnya tidur kembali, tapi gia tidak berhenti menangis juga” ucap ibu dini sambil memberikan gia ke tangan jassmine
“ Kemari lah putriku sayang (mengambil gia) tenang sayang (memeluk gia) ususus...usususss...” jassmine menggendong gia dalam pelukannya mengayun-nya sambil membelai lembut punggung gua agar ia kembali tidur.
__ADS_1
Aladdin terus memperhatikan jassmine, untuk pertama kalinya ia melihat sisi keibuan dari istri yang selama ini hanya bisa meminta banyak uang darinya, tanpa sadar aladdin tersenyum senang.
Setelah beberapa lama gia pun tenang dan kembali tertidur
“ jesy jika kau mencintainya maka cobalah untuk percaya pada kekasihmu, jika aladdin mencintaimu dia pasti bersedia menceraikan istrinya demi bersamamu” ucap jassmine
“ Tapi kak” saut jesy ragu
“ Jangan dengarkan orang lain jesy, mereka tidak akan bisa membahagiakanmu, kau harus sedikit egois dalam cinta agar kau bisa bahagia, lanjutkan pembicaraan kalian aku akan menidurkan gia” ucap jassmine kemudian pergi
“Jesy aku mau ke toilet sebentar” ucap aladdin memberi alasan
Aladdin diam-diam mengikuti jassmine hingga masuk ke dalam kamar, ia menutup pintu setelah melihat jassmine meletakan gia, aladdin menggenggam kuat pergelangan tangan jassmine
“Kau (terkejut)
“ sttt... Bicara dengan perlahan nue, putrimu baru saja tidur kan! apa semua ini? Jelaskan padaku nue?” Bisik aladdin dengan nada memaksa
“ apa yang kau lakukan di sini, pergilah” ucap jassmine berbisik
“ Penjelasan apa? Aku tidak mengerti, apa maksudmu tuan?” ucap jassmine dengan perlahan
“ berhenti berpura-pura tidak mengenalku nue”
“ kau salah paham denganku, aku bukan nue aku jassmine” bisik jassmine menegaskan
“ apa kau pikir aku tidak bisa mengenali istriku sendiri, sepertinya kau lupa bahwa aku sudah menjajaki seluruh tubuhmu”
“ apa maksudmu?”
“kau nue atau jassmine biar aku sendiri yang membuktikannya” ucap aladdin sambil menyudutkan jassmine
“ kau mau apa?” tanya jassmine saat aladdin membuatnya tersudut
“ membuktikan kau adalah nue, jika ada tanda titik hitam di buah dada kananmu maka...” ucap aladdin sambil mengangkat alisnya
Nue pun mengibaskan tangannya dan melepaskan cengkraman aladdin, ia menutupi buah dadanya serta melayangkan tatapan tajam pada aladdin, aladdin pun menatapnya sambil tersenyum jahil.
__ADS_1
“ ia baiklah, aku akan jelaskan semuanya, tapi tidak seperti ini, besok aku akan jelaskan segalanya padamu, aku berjanji” ucap jassmine
Aladdin pun pergi dari kamar jassmine dengan diam-diam, ia kemudian berpamitan pada jesy dan bu dini serta mengatakan bahwa ia akan kembali lagi besok.
Keesokan harinya ia membuktikan ucapannya. Pagi-pagi sekali aladdin menelpon jimmy dan memintanya datang ke rumahnya, sesampainya di sana, jimmy di marahi habis-habisan karna menyembunyikan kebenaran bahwa nue adalah jassmine kakaknya jesy, meski telah memberi alasan yang bagus, jimmy tetap saja di salahkan, tapi pada akhirnya aladdin memaafkan jimmy dengan syarat jimmy harus membantunya agar dia dan jassmine punya waktu untuk bicara berdua, jimmy pun setuju dan mereka berangkat ke panti bersama.
Setelah tiba di panti Aladdin dan jimmy di sambut oleh jesy
“ selamat pagi sayang” sapa Jesy dengan hangat
“ selamat pagi juga, oh ya jesy di mana kakakmu” tanya aladdin
“ kakak ada di halaman belakang sedang menyuapi gia, ada apa kau mencari kakakku?” Tanya jesy heran
“ Jimmy sangat ingin bertemu dengannya, benarkan jimmy!” ucap aladdin memberi alasan sambil merangkul jimmy
Jimmy menghela nafas dan terpaksa mengiyakan perkataan aladdin, jesy pun mengajak aladdin dan jimmy ke halaman belakang.
Aladdin dan jimmy terpesona melihat jassmine berlari-lari kecil mengejar gia yang berlari dengan kakinya yang mungil dengan sedikit tawa.
Aladdin jadi membayangkan memiliki keluarga bahagia namun entah mengapa yang ada dalam bayangan aladdin bukanlah jesy melainkan jassmine, aladdin tersadar dari khayalannya setelah jimmy menepuk pundaknya dan berkata “ kau memang hebat kawan, baru sekitar 2bulan lalu kau menidurinya dan kalian sudah punya putri yang cantik dan menggemaskan” ucap jimmy berbisik
Aladdin menyikut lengan jimmy karna mengungkit masalah itu,
“ Hallo putri cantik” ucap aladdin menyapa gia
Melihat aladdin dan jimmy berjalan mendekat, gia berlari ke dalam pelukan jassmine dengan wajah hampir menangis ketakutan
“ Tidak apa sayang, mereka orang baik” ucap jassmine sambil memeluk putri kecilnya
Perlahan gia pun mulai menerima aladdin dan jimmy serta mau bermain bersama mereka, kelucuan tingkah gia membuat aladdin melupakan tujuannya
“ Aladdin sepertinya sudah siap jadi ayah” ucap jassmine menggoda jesy
Jesy pun tersipu malu dan pergi mendekati aladdin.
“ Apa tidak apa-apa seperti ini?....
__ADS_1