
Dr.julian, tuan indra dan jimmy yang mendengar keributan di ruang icu pun berlari masuk ruangan icu
“ Apa yang kalian lakukan? Sayang kau tidak boleh memaksakan pita suaramu seperti itu, itu akan semakin memperparah keadaanmu, dan kau aladdin tolong jangan berdebat di sini, pasienku terganggu dengan teriakkanmu” ucap dr.julian marah
“dia yang mulai duluan aju” Ucap nuella
“ Aju, hahahaha...” Aladdin tertawa sambil menepuk perlahan kepala nue
“ Aladdin” Teriak nuella yang tidak terdengar
“ aladdin jangan sembarangan memukul kepala nue” ucap tuan indra dengan tegas
Aladdin langsung diam mendengar perintah ayahnya
“ Rendra aku akan membawa nue kembali, dia masih harus istirahat” ucap dr.julian kemudian pergi dengan nue
Tuan rendra hanya menganggukan kepala menanggapi ucapan dr.julian
“ tuan rendra bagaimana keadaanmu?” tanya tuan indra
“ Aku sudah membaik berkat putriku jassmine” jawab tuan rendra
“ Aku minta maaf karna baru bisa datang menjengukmu hari ini, sebenarnya aku baru mengetahui bahwa kau sakit” ucap tuan indra
“ aku tidak tahu kenapa jesy tidak memberi tahu bahwa ayah rendra di rawat, jika dia memberi tahu lebih awal aku akan menjagamu di sini” ucap aladdin
“ Tidak apa aladdin, jesy mungkin tidak ingin kau khawatir, lagi pula aku sudah baik-baik saja sekarang, mungkin besok aku akan di pindahkan ke ruang rawat biasa” ucap tuan rendra
“ aku dengar paman jatuh pingsan bahkan sampai tenggelam, namun karna berusaha menyelamatkan paman tim pencari jadi menemukan bangkai kapal yang tenggelam? Apa itu benar paman?” tanya jimmy penasaran
“ Ya itu benar, aku tidak tahu ini musibah atau berkah, tapi yang pasti aku senang mengetahui jassmineku selamat, meski ia kini tidak dapat bicara dan berjalan seperti dulu lagi, tapi aku ada di sini, aku akan menjaganya, melihat dia tidak mengenali aladdin aku rasa dia juga kehilangan sebagian ingatannya” ucap tuan rendra
“ Dia tidak kehilangan ingatan rendra, ia hanya mengubur kenangan yang tidak ingin dia ingat, secara medis kondisi kepalanya normal, nue seperti ini karna trouma yang ia alami” Ucal dr.julian
“apa putriku akan bisa pulih juluan?” tanya tuan rendra
“ Berhenti memanggilnya putriku, dia itu bukan putrimu, dia putriku” ucap dr.julian kesal
“ Terserah kau saja, aku malas berdebat denganmu” ucap tuan rendra
Dr.julian tersenyum melihat tingkah tuan rendra yang terpaksa mengalah.
__ADS_1
Setelah berbincang dengan tuan rendra, aladdin, jimmy dan tuan indra pamit pulang, selama dalam perjalanan aladdin hanya terdiam, saat tiba di rumah pun aladdin langsung pergi ke kamarnya tanpa mengatakan apapun. Di dalam kamar aladdin membuka lemari, menyibakan semua pakayan yang tergantung, aladdin berdiri tegak di depan lemari yang terbuka
“ kenapa kau menatapku seperti itu,,, jangan melihatku seakan aku menyakitimu, jangan berpikir aku merindukanmu, sampai kapanpun itu tidak akan terjadi” ucap aladdin bicara sendiri
Aladdin kembali menggeser pakayannya dan menutup pintu lemari kemudian pergi tidur
Keesokan harinya
Jesy mengunjungi kediaman indra di saat tuan indra tengah pergi berolah raga dengan jimmy, saat tuan indra dan jimmy kembali, mereka terkejut melihat jesy tengah duduk di ruang tamu
“ Jesy” ucap tuan indra terkejut
Jesy hanya tersenyum melihat tuan indra dan jimmy yang baru pulang
“ tuan sudah pulang, mau saya siapkan sarapan tuan?” tanya ulfa
Tuan indra menarik ulfa masuk ke dalam
“ Ulfa sejak kapan wanita itu datang?” tanya tuan indra
“ nona jesy sudah di sini sejak dua jam lalu tuan, aku sudah memintanya pergi tapi nona jesy bersi keras menunggu tuan muda aladdin” jawab ulfa
“Memangnya aladdin pergi ke mana?” tanya jimmy penasaran
Setelah bicara dengan ulfa tuan indra bergegas mandi dan menemui jesy begitupun dengan jimmy
“ Nak apa kau tidak mengatakan pada aladdin bahwa kau akan datang?” tanya tuan indra
“ Aku sudah mencoba menghubungi aladdin sejak semalam namun aladdin tidak menjawab telponku ataupun membalas pesan yang aku kirim” jawab jesy
“ ayah aku menelpon aladdin dan ternyata ia lupa membawa ponselnya, aku menemukan ponselnya di ruang kerja” ucap jimmy sambil berjalan mendekat
Jimmy memberikan ponsel aladdin kepada tuan indra
“ Sebaiknya kau pulang saja nak, aku tidak tahu kapan aladdin akan pulang” ucap tuan indra
“ Ayah benar jesy, tadi aku juga menghubungi kantor dan mereka mengatakan aladdin tidak datang ke kantor, kami tidak tahu aladdin pergi ke mana dan akan pulang jam berapa, aladdin pergi tanpa mengatakan apapun, sebaiknya kau pulang dulu, aku akan meminta aladdin menghubungimu saat dia kembali” ucap jimmy
“ jimmy kau sudah berpakayan rapih, apa kau berencana untuk pergi?” tanya tuan indra
“ Ia ayah, aku harus ke kantor untuk memberikan instruksi setelah itu aku akan kembali pulang” jawab jimmy
__ADS_1
“ bukankah ini hari sabtu, apakah ada yang menikah hari ini” tanya tuan indra
“ bukan pernikahan ayah tapi acara ulang tahun anak mentri, dia memilih mengadakan acara di malam minggu, oh ya jesy, jika kau mau aku bisa mengantarmu pulang dulu sebelum ke kantor” ucap jimmy
“Tidak usah repot-repot jimmy, aku tidak berniat pulang, aku akan nenunggu aladdin di sini, kau bisa pergi ke kantor untuk bekerja dan jika ada yang harus ayah indra lakukan, lakukan saja aku akan tetap menunggu aladdin di sini” ucap jesy
“aku akan menemanimu kalaw begitu” ucap tuan indra
“ Baiklah ayah, aku pergi dulu” ucap jimmy kemudian pergi
Di rumah sakit aladdin merasa kelelahan
“ Sudah 4 jam aku mengitari rumah sakit mencari ruang rawat jassmine, aku sudah lelah, aku sudah bertanya di mana nuella atau jassmine di rawat tapi mereka bilang tidak ada pasien yang bernama nuella ataupun jassmine aku rasa resepsionis itu pasti berbohong, jelas-jelas aku melihatnya di sini semalam” ucap aladdin mengeluh sendiri
Di sudut lain estion yang tengah mengajak tuan rendra jalan-jalan di rumah sakit melihat aladdin duduk bersandar di kursi
“ tuan bukankah itu tuan aladdin” ucap estion
“ Kau benar estion, ayo cepat kita hampiri dia” ucap tuan rendra
Estion dan tuan rendra pun mendekati aladdin
“ Aladdin apa yang kau lakukan di rumah sakit sepagi ini? Kau juga terlihat lelah?” tanya tuan rendra
“ aku mencari ayah rendra ke mana-mana tadi, bagaimana keadaan ayah hari ini?” Ucap aladdin berbohong
“ Kau mencariku? Aku minta maaf kau pasti lelah, ayo keruang rawatku ada sofa di sana kau bisa istirahat” Ucap tuan rendra
“ Baiklah ayah, estion bolehkah aku yang mendorong kursi roda ayah” tanya aladdin
Estion hanya menganggukan kepala dan mengambil langkah mundur
“ aku sudah di pindahkan aladdin, apa kau tahu di mana ruang rawatku?” tanya tuan rendra
“ tentu, tadi aku bertanya pada resepsionis, oh ya! Ayah dari mana tadi?” jawab aladdin diiringi tanya
“ tadi aku mengantar jassmine, kemudian dr.julian memintaku jalan-jalan sebentar sebelum kembali ke kamar” jawab tuan rendra
“ Mengantar jassmine?” tanya aladdin heran
“ iya, karna pekerjaan nizar sudah selesai, evakuasi juga sudah di hentikan jadi nizar membawa jassmine kembali ke negara a untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik” jawab tuan rendra
__ADS_1
Aladdin dan tuan rendra bicara sambil berjalan ke ruang rawatnya, melihat aladdin sedikit termenung tuan rendra merasa bahwa aladdin datang bukan untuk melihatnya namun untuk melihat jassmine. Ia berpikir untuk menyatukan aladdin kembali dengan putrinya jassmine...