
Semua orang pergi membubarkan diri sementara jassmine membujuk aladdin untuk membuka pintunya,
“ Aladdin aku sudah disini, berhenti bersikap kekanakan dan cepat buka pintunya”
Mendengar suara jassmine aladdin pun jadi bersemangat, ia melucuti semua pakayannya, celana, jas, dan kemeja kecuali celana boksernya yang berwarna biru gelap itu, tidak lama kemudian aladdin pun membuka pintu.
“ Ahhh... “ jassmine menjerit terkejut saat melihat aladdin yang hanya memakai celana bokser, dengan cepat aladdin membekap mulut jassmine mencegah semua orang datang kembalu
“ Jassmine tutup mulutmu” Bisik aladdin
Aladdin melepaskan tangannya setelah jassmine setuju untuk tidak menjerit
“Kau ini keterlaluan aladdin, kenapa kau jadi tidak tahu malu seperti ini” jassmine menggerutu namun aladdin hanya membalas ocehannya dengan senyuman tak bersalah, jassmine merapihkan semua alat make up yang berantakan dan beberapa pakayan yang berserakan di lantai, sementara itu aladdin hanya duduk memperhatikan jassmine yang terus mengeluh.
Jassmine mengambil setelan baru, ia melempar celana panjang dan meminta aladdin memakainya, selesai dengan urusan celana jassmine memberikan kemeja, aladdin memakainya namun ia sengaja memperlambat gerakannya jassmine yang kesal melihatnya menarik aladdin ke dekatnya membantu aladdin memakai kemejanya, dasi kupu-kupu, dan juga jas, setelah aladdin berpakayan rapih jassmine memaksa aladdin duduk, dengan telaten ia memakaikan make up di wajah aladdin juga menata rambutnya.
Aladdin menarik jassmine hingga terduduk dalam lahunannya ketia ia hendak pergi, tanpa bicara ia memeluk jassmine
“ Aladdin biarkan aku pergi, tolong jangan seperti ini aku takut ada orang yang datang” pinta jassmine dengan lembut
“ Kenapa kau seperti ini padaku jassmine” aladdin bicara dengan nada sendu
“ Aladdin aku mohon jangan lagi, cobalah untuk mengerti kau akan bahagia jika menikah dengan jesy, percayalah” jassmine menekan aladdin kemudian berjalan pergi
Aladdin bergegas mengejar jassmine, ia memegang tangannya untuk menahannya pergi
“ kau tahu apa tentang kebahagiaanku, aku tidak mengerti apa yang sebenarnya kau rencanakan jassmine, aku dengan tulus menyatakan cintaku namun kau...
“ aku juga mencintaimu tapi...
“ tapi apa? Katakan tapi apa jassmine?”
“ Maafkan aku aladdin aku tidak bisa mengatakannya, percayalah padaku aku tidak punya niat buruk terhadapmu ataupun jesy” Jassmine memegang wajah aladdin dengan lembut
“ kau akan lebih bahagia bersamanya”
Aladdin memegang tangan jassmine dan tidak membiarkan tangannya lepas dari pipinya
__ADS_1
“ kau tidak berhak menetukan hidupku, aku akan membatalkan pernikahan ini, aku merasa ini tidak benar jassmine”
“ aku mohon aladdin, lakukan pernikahan ini demi aku, kumohon”
“ Aku akan mencintai, aku akan hidup dan tiada demi cinta itu, tapi aku tidak akan berkhianat pada cintaku seperti ini”
“ tidak aladdin aku mohon, aku akan berlutut di kakimu tapi jangan batalkan pernikahanmu, aku mohon, aku tidak akan meminta apapun lagi, ini permintaan terakhirku padamu” jassmine berlutut di kaki aladdin, aladdin yang kesal melihat sikap jassmine menariknya kedalam pelukannya, air mata pun tumpah dalam pelukan penuh haru itu,
Aladdin dengan sengaja membuat keributan dengan sedikit drama namun ia tetap tidak bisa membuat jassmine mengatakan kebenarannya.
“ Aku mencintaimu jassmine, aku hanya mencintaimu saja bagaimana aku bisa menikahi wanita lain” ucap aladdin sambil menitihkan air mata ia semakin erat memeluk jassmine
“ Aku juga mencintaimu aladdin, aku juga tidak yakin akan bisa melihatmu dengannya” jassmine bicara sambil melepaskan diri dari pelukan aladdin, perlahan ia menjauhkan diri dari aladdin, jassmine menghapus air matanya sambil berkata “ maafkan aku aladdin tapi hidup tidak memberiku pilihan, waktu ataupun kesempatan” jassmine berbalik dan lari meninggalkan aladdin
Jimmy yang tanpa sengaja mendengarkan pembicaraan mereka bergegas masuk menghampiri aladdin, jimmy memeluk aladdin yang tengah menitihkan air mata
“ Aladdin apa yang sebenarnya terjadi, ceritakan padaku agar aku bisa membantumu, aku mohon aku tidak bisa melihatmu seperti ini”
Jimmy dan aladdin duduk bersama di sofa sambil berbincang
“ Wanita itu sudah gila jimmy, dia mencintaiku tapi memintaku menikah dengan adiknya, dengan alasan kebahagiaanku sialnya air mata itu memaksaku untuk melakukannya”
“aku tidak pernah bertanya sekalipun alasan tentang semua yang kau lakukan dan kau putuskan karna aku selalu mengerti dirimu, tapi aladdin kali ini aku tidak mengerti, kau bisa menolaknya tapi kenapa kau tetap setuju dan itu hanya karna dia menangis di hadapanmu, kau bisa saja mengabaikannya dan mencari cara lain untuk menghiburnya kan! ”
“ Kau ingat kejadian seminggu yang lalu, saat ponsel kita tertukar aku tahu kau dengan sengaja meninggalkan ponselmu agar aku tahu bahwa jassmine ada di kota, aku meminta ayah untuk mengajak jassmine makan malam agar aku bisa bertemu dengannya tapi ayah menolaknya”
“ Aku ingat kau tiba-tiba muncul di restoran sambil menangis seperti anak kecil”
“aku tidak tiba-tiba muncul jimmy, aku sudah di sana sejak sore, aku bersembunyi di kamar jassmine, tanpa sengaja aku mendengarkan percakapan telpon jassmine dengan zippe, kau tahu kan kebiasaan jassmine, saat dia sedang sibuk merias diri dia akan menyalakan speker saat menerima panggilan, zippe mengatakan bahwa dia itu dokternya jassmine dan bukan asistennya, karna percakapan mereka aku berpikir bahwa jassmine
“ Aku ngerti jangan diteruskan”
“ Jimmy aku ingin bersama jasmine, aku tidak peduli berapa lama pun atas tingkat apapun waktunya, aku hanya ingin bersamanya dan membuatnya bahagia tapi dia tidak bisa mengerti aku”
“kau tidak usah khawatir, kau hanya berpikir seperti itu karna percakapan mereka namun semuanya masih belum bisa dipastikan, tadi conon nelpon dia sudah mendapatkan semua informasi yang kita inginkan, sekarang dia dalam perjalanan kemari, tenangkan dirimu, setelah kita tahu kebenarannya baru kita bertindak”
Disaat aladdin membagi dukanya dengan jimmy di saat yang sama jesy justru tengah kesal pada ibunya
__ADS_1
“ Akhirnya hari ini datang juga ibu, tapi kenapa kau membawa anak sial ini kemari?” Ucap jesy
“Kenapa kau kasar sekali padanya? tenanglah jesy, aku membawanya kesini untuk menjalankan rencana kita” jawab ibu dini
“ ibu kak jassmine tidak akan terluka kan!” tanya jesy khawatir
“ Sasaran kita bukan jassmine jesy jadi kau tidak perlu khawatir, lagi pula kakakmu tidak mencintai aladdin, dia hanya ingin membuat ayahmu merasa cemas saja”
Entah kenapa meski ibunya mengatakan bahwa jassmine tidak akan terluka jesy tetap merasa cemas, ia merasa akan ada masalah besar yang terjadi, melihat hal itu ibu dini pun berkata
“pernikahan ini akan jadi perayaan kemenanganmu nak, dulu aku yang menang dan sekarang kau yang menang jesy, sungguh sangat di sayangkan aku tidak akan bisa berada di sisimu saat pernikahan berlangsung, aku harus menangani akhtar, jika tidak dia akan mengacau” ucap ibu dini
Ibu dini berjalan mendekati seorang anak berusia 3thn yang bernama akhtar, sejak tadi akhtar hanya duduk diam di sofa memperhatikan jesy yang tengah bersiap, ia mengajak akhtar pergi dari ruang rias menuju kamar jassmine. Ibu dini mengetuk kamar jassmine namun saat jassmine membuka pintu ia bergegas bersembunyi.
“hai jagoan, aku senang melihatmu di sini, bagai mana kabarmu nak?” jassmine merasa senang melihat akhar berdiri di depan pintu kamarnya, namun akhtar hanya diam, matanya berkaca-kaca melihat jassmine, hal itu membiat jassmine cemas
“ akhtar ada apa? Katakan saja jangan takut bibi ada di sini untuk menjagamu” Jassmine mencoba membujuk akhtar untuk bicara
“ Bibi masuklah kedalam, kunci pintunya dan minta bantuan orang lain aku tidak mau kau mati” akhtar akhirnya bicara namun jassmine yang tidak dapat memahami ucapan akhtar justru melangkah keluar dan memeluk akhtar, dengan cepat akhtar mendorong jassmine dan memaksanya masuk
“ Bibi masuk kedalam kamar dan kunci pintunya, kenapa kau tidak mengerti” aktar berteriak kesal pada jassmine karna jassmine tidak melakukan apa yang akhtar minta,
Teriakan aktar sampai terdengar di telinga ibu dini, dengan cepat ia menghampiri aktar
“anak kurang ajar” teriak ibu dini sambil menampar akhtar hingga terjatuh
Dengan cepat jassmine menggendong akhtar,
“ ibu apa yang kau lakukan? Kenapa kau menyakiti aktar tampa alasan, jika kau tidak suka aktar menemuiku aku bersedia menjauh darinya namun jangan sakiti dia, dia masih kecil” ucap jassmine sedikit kesal
“ Aku tidak suka melihatmu masih hidup jassmine” ucap ibu dini dengan sinis, ia bertepuk tangan dan beberapa orang datang mendekat, dengan cepat ibu dini mengambil akhtar dan mendorong jassmine pada pria-pria itu,
“ tangkap dia dan bawa dia secara paksa” ucap ibu dini memerintah
Dengan cepat mereka memegangi jassmine dan membawanya pergi dengan paksa.
" apa yang kalian lakukan, lepaskan aku" ucap jassmine yang berusaha melawan, namun mereka terlalu kuat untuk di hadapi, ke4 pengawal yang di panggil ibu dini adalah pengawal yang sudah terlatih, selain berbadan besar kekuatannya juga besar, saat jassmine terus memberontak mereka menampar jassmine hingga terjatuh, mereka menjambak rambut jassmine dan menyeretnya pergi.
__ADS_1