
Aladdin terus berjalan menyusuri hutan, ia berjalan tanpa rasa lelah sambil mendengarkan jassmine yang terus bicara
“ Kau tahu sayang, setelah menikah denganmu aku diam-diam pergi menemui zippe untuk melakukan pemeriksaan.
Zippe menemuiku di bandara untuk memberi tahukan hasil pemeriksaanku, kau datang dan melihat kami tengah bersama, kau marah karna mengira zippe adalah kekasihku.
Kau pun pergi meninggalkanku disana, aku bisa saja pergi menyusul mu dan menjelaskan segalanya tapi aku mengurungkan niatku setelah zippe mengatakan ada retakan di gumpalan darah yang ada di kepalaku, jika gumpalan itu sampai pecah maka aku akan langsung tiada saat itu juga.
Tubuhku bergetar mendengarnya aladdin, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan
Zippe memintaku melakukan oprasi tapi aku tidak mau melakukannya, jika aku melakukan oprasi dan kehilangan ingatanku bagaimana aku bisa kembali padamu, aku tidak bisa mengandalkan zippe karna saat itu zippe bahkan belum tahu tentangmu, dia hanya tahu bahwa aku menikah dengan pria yang bernama aladdin.
Zippe menyarankanku untuk mengobati penyakitku dengan obat dan terapi herbal, meski kemungkinan berhasilnya hanya 30% aku tetap mengikutinya, karna aku berpikir dari pada di oprasi dan aku melupakan segalanya jalan ini terdengar lebih baik.
Zippe juga mengancamku jika aku membiarkannya mungkin keretakan itu bisa bertambah lebar nantinya.
Awalnya semuanya berjalan lancar, namun di tahap terakhir aku tidak kuasa menahan sakit hingga jatuh pingsan. Tuan daud mengatakan jika saja aku bisa menahan sakitku dan tidak jatuh pingsan aku pasti baik-baik saja sekarang, gumpalan darah itu akan mengecil dan hilang dengan sendirinya, aku akan hidup bahagia menjalani hidupku dengan suamiku, memiliki anak yang lucu, menikahkannya, menimang cucu, aku punya banyak harapan dalam hidupku tapi semuanya hancur begitu saja.
Awalnya aku berencana untuk menghabiskan sisa hidupku bersama mu dan memberi tahukan tentang penyakitku tapi saat aku kembali kau bahkan sama sekali tidak merasa senang dengan kedatanganku.
__ADS_1
Aku berusaha menyatukanmu dengan ibunya agar kau mau memaafkanku tapi ibumu justru berharap aku pergi jauh darimu.
Aku bertanya pada padamu apakah kau mencintaiku atau tidak, dan kau mengatakan bahwa kau tidak mencintaiku dan tidak mungkin mencintaiku, saat itu aku sadar aku hanya terus jadi orang yang di benci olehmu.
Karna alasan itu juga saat aku jatuh pingsan aku meminta paman mengatakan bahwa aku pingsan hanya karna kelaparan, aku hanya tidak ingin kau mengasihaniku, karna itu hanya akan membuatku terlihat menyedihkan.
kau tahu! Saat aku mengetahui bahwa kau mencintai orang lain hatiku yang hancur semakin hancur, tapi di sisi lain aku juga bahagia, karna aku berpikir setidaknya pria yang aku cintai akan hidup bahagia setelah aku tiada.
Kemudian aku tahu bahwa wanita yang disukai olehmu itu adikku jesy, aku merasa takut jesy akan meninggalkanmu dan membuatmu patah hati untuk menyakitiku, karna itu aku pergi menjauh darimu tapi untunglah itu semua tidak terjadi
Ingat saat aku kencan dengan mu tidak?
“ diam, aku harus bagaimana air mataku tidak bisa ku kendalikan, lanjutkan saja ceritamu” Ucap aladdin membentak
(Jassmine terus bicara sambil sesekali mengusap air mata aladdin)
aku meminta jimmy merekam semuanya karna aku takut akan melupakan hal itu suatu saat nanti,
Aladdin aku ini bodoh kan! Aku terus berpikir dan berpikir lagi, tapi aku tidak memiliki keberanian untuk melakukan sesuatu, tapi kau lebih bodoh dariku, disaat keadaanku memburuk kau justru menyatakan cinta padaku.
__ADS_1
Aku memintamu untuk menikah dengan jesy tanpa tahu apa yang kulakukan ini benar atau salah, yang kuinginkan hanyalah kau tidak sendirian saat aku pergi, hiks.. Hiks...
Dasar bodoh kenapa kau terus menangis karna kau aku jadi ikut menangis juga kan!
Aku tidak bisa melihatmu dengan wanita lain tapi aku lebih takut memikirkan jika kau akan terus sendiri hanya karna mencintaiku,
Sejak sore aku terus memanggil namamu dalam hatiku padahal aku tahu kau tidak akan mendengarnya karka kau pasti tengah mengucapkan janji suci dengan jesy saat itu
“ Aku mendengarnya jassmine, hiks... Ya aku mendengar panggilanmu, aku melihat bayanganmu tengah menangis saat aku memejamkan mata, suaramu terasa terngiang-ngiang di telingaku memanggil namaku dengan sendu”
Tanpa sadar aladdin sudah tiba dibibir pantai, nizar sudah menunggu di sana dengan helikopternya
“ ayo naik aladdin, kita tidak punya banyak waktu” teriak nizar dengan kencang
Suara nizar terpecah oleh suara kelas baling-baling helikopter, aladdin menidurkan jassmine di dalam, sambil terus melihat kebelakang
“ tenang saja aladdin, mereka akan kembali dengan selamat aku sudah mengirim orang-orangku untuk membantu mereka” teriak nizar yang membuat aladdin bernafas lega
Aladdinpun naik ke dalam helikopter itu, mereka membawa jassmine langsung menuju rumah sakit.
__ADS_1