
Perlahan gia pun mulai menerima aladdin dan jimmy setra mau bermain bersama mereka, kelucuan tingkah gia membuat aladdin melupakan tujuannya
“ Aladdin sepertinya sudah siap jadi ayah” ucap jassmine menggoda jesy
Jesy pun tersipu malu dan pergi mendekati aladdin.
“ Apa tidak apa-apa seperti ini?” Bisik jimmy pada jassmine
“ Tidak masalah jimmy, lagi pula pernikahanku dengan aladdin hanya sebuah kecelakaan” Jawab jassmine
Anak-anak berlari memeluk jassmine begitu juga dengan gia
“Kak jassmine lanjutkan certa kemarin” Ucap salah satu anak
“ Ia kak” Jawab serentak anak lain
“ cerita tentang apa?” Tanya aladdin penasaran
“ tentang paman aladdin” jawab anak-anak serentak
“ Bukankah aku sudah pernah menceritakan kisah tentang aladdin, tapi seingat ku kalian tidak bersemangat seperti ini, ada apa?” ucap jesy heran
“Kak jesy cerita kak jassmine lebih masuk akal di banding ceritamu” ucap salah satu anak
“ Iya dalam ceritamu aladin naik permadani terbang, tapi dalam cerita kak jassmine aladdin itu naik mobil mewah” ucap anak lain
“Benarkah!” ucap jasy tak percaya
“lain kali saja aku bercerita tentang itu, oke anak-anak” ucap jassmine berusaha menghindar
“ cerita sekarang saja jassmine, ayo anak-anak duduk dengan rapih ya!” ucap jimmy
Anak-anak pun duduk dengan rapih di atas rumput di bawah pohon yang rindang, bahkan jesy ikut duduk bersama anak-anak
“ baiklah, sampai mana semalam ceritanya?” tanya jassmine
“ mulai dari awal lagi kak, aku ingin tau ceritamu” Saut jesy yang di dukung anak-anak
Aladdin hanya berdiri diam di belakang karna memang ia tidak suka mendengar cerita atau dongeng
“ Baiklah aku mulai dari awal ceritanya.... pada tahun 2011 hiduplah seorang remaja putra bernama aladdin. Ia merupakan seorang putra dari nelayan miskin yang tinggal di salah satu pemukiman warga yang letaknya tidak jauh dari pantai...
(Di sisi lain, setelah mendengar jassmine mulai bercerita aladdin yang hendak pergi pun jadi ikut duduk dengan mereka, ia menyadari orang yang ada dalam cerita jassmine adalah dirinya)
Ia hanya tinggal berdua saja dengan ayahnya. Suatu hari ketika ia tengah membantu ayahnya menjual ikan di pasar, seorang pria berpakaian rapih menghampirinya
‘ nak apa kau pernah melihat orang ini?’ tanya pria itu sambil menunjukan sebuah foto
‘ tidak tuan, aku tidak pernah melihatnya’ jawab aladdin
__ADS_1
‘namaku abu, nak bisakah kau membantuku mencari keponakanku ini, jujur saja aku tidak tahu daerah sekitar sini, aku takut tersesat’ ucap pria itu
‘ aku mau membantumu tuan tapi...’ ucap aladdin sambil melirik ayahnya
Ayah aladdin merasa bangga karna putranya mau membantu orang lain, meski dengan perasaan cemas ayah aladdin memberikan ijin.
Dengan seijin ayahnya, aladdin pun pergi bersama pria asing yang bernama tuan abu itu, ia membantu tuan abu mencari keponakannya yang hilang.
Mereka berjala dari satu sudut ke sudut lain, mengunjungi semua tempat, menyusuri pantai hingga tiba-tiba seseorang menabrak aladdin hingga ia hampir terjatuh
“hei apa kau tidak bisa melihat” teriak aladdin kesal
“tangkap pencuri kecil itu”
Beberapa orang mengejar anak yang lari dan menabrak aladdin itu, aladdin yang penasaran menarik seseorang dan menanyakan apa yang tengah terjadi, darinya aladdin mengetahui bahwa seorang anak remaja yang berpakaian lusuh, mencoba menjual permata yang di duga adalah barang curian, mendengar kata permata dari orang itu, tuan abu bergegas mengambil ponselnya dan menujukan padanya foto keponakannya, setelah mengetahui bahwa orang yang tengah di kejar adalah keponakan tuan abu mereka pun ikut mengejar anak itu, mereka berlari mengejar anak itu hingga ke parkiran pasar
“kemana hilangnya anak itu”
“aku juga tidak tahu”
“aku rasa dia bersembunyi ayo berpencar cari dia”
“hei itu dia, dia lari dengan membawa mobil”
“setelah mencuri berlian anak itu juga mencuri mobil, keterlaluan”
“aladdin abaikan mereka, ayo kita kejar jimmy, naik ke mobilku” ucap tuan abu
“jimmy berhenti, jimmy hentikan mobilnya”
Aladdin terus berteriak namun jimmy terus mengabaikan aladdin
“ oh tidak paman, jalan ini menuju tebing”
“itu berita baik aladdin, maksudku dia akan terpaksa berhenti karna tebing”
Mendengar ucapan tuan abu aladdin merasa ada yang tidak beres dari tuan abu, ia berpikir jika tuan abu adalah paman jimmy, lalu mengapa jimmy seperti melarikan diri darinya.
Tiba di tepi tebing, mobil jimmy bukannya berhenti malah terjun ke dalam laut, tuan abu menghentikan mobilnya tepat di tepi tebing, mereka pun turun dari mobil dan melihat mobil jimmy yang perlahan mulai tenggelam
‘oh tidak... jimmy keponakanku tersayang, kenapa kau harus tiada seperti ini” tuan abu menangis sedih
‘ jangan bersedih paman, keponakanmu baru terjatuh beberapa menit lalu, jika kita meminta bantuan ia mungkin masih bisa di selamatkan’ ucap aladdin mencoba menenangkan
‘nak kau benar, tapi aku tidak bisa berenang, jika kau mau melompat dan menyelamatkan keponakanku, dia pasti bisa di selamatkan, sementara itu aku akan mencari bantuan’ ucap tuan abu
‘tapi paman aku takut, tebing ini terlalu tinggi’ saut aladdin
‘tenang saja, aku ada disini, aku akan memastikan kau dan keponakanku selamat’ ucap tuan abu meyakinkan aladdin
__ADS_1
Tuan abu mengambil tali tambang di dalam mobil, kemudian mengikat tali itu ke tubuhnya dan dan sisi lain ketubuh aladdin, dengan perasaan ragu aladin pun turun perlahan menggunakan tali yang terikat di tubuhnya, sementara tuan abu berdiri menahan aladdin agar aladdin bisa turun dengan aman, tiba di permukaan laut ia berenang ke dasar laut mendekati mobil yang perlahan mulai tenggelam.
Aladdin terkejut melihat jimmy terluka parah dan tidak sadarkan diri di dalam mobil, jimmy memegang erat sebuah kantung kecil yang entah apa isi di dalamnya, aladdin berusaha membuka pintu mobilnya namun pintunya terkunci, ia pun memecahkan kaca mobil dengan batu karang dan mencoba mengeluarkan jimmy, ia juga menggunting sabuk pengaman, kemudian mengikat tubuhnya dengan tubuh jimmy, aladdin membawa jimmy berenang ke permukaan.
‘paman aku menemukan keponakanmu, tapi aku butuh bantuan mu, bisakah kau tarik talinya aku tidak bisa memanjat karna keponakanmu terlalu berat’
‘Apakah kau melihat sebuah kantung kecil dalam mobil itu’ tanya tuan abu sambil perlahan menarik tali dari atas tebing
‘ iya paman ada, dipegangi oleh keponakanmu, bantu aku naik lebih cepat tuan, keponakanmu harus segera di bawa ke rumah sakit, kepalanya terluka’ teriak aladdin dari bawah tebing
Setelah hampir tiba di atas, pria itu berhenti menarik talinya
‘tarik sedikit lagi paman kenapa kau berhenti’ tanya aladdin heran
‘tidak, kau harus berikan kantung yang ada di tangan keponakanku itu kepadaku, baru aku akan menarik tali nya dan menyelamatkanmu’ ucap tuan abu
‘Paman, kau akan mendapatkan keponakanmu dan kantung yang ia pegang setelah kami naik’ ucap aladdin
‘tidak, aku mau kantong itu sekarang’ ucap pria asing itu
‘tidak bisa, kau bantu kami naik dulu’ ucap Aladin memaksa
Setelah berdebat dengan aladdin, pria itu kesal kemudian melepaskan talinya, hingga membuat aladdin dan jimmy kembali terjatuh ke dalam air laut,
‘Aku tidak suka seorang pembangkang, sekarang matilah kau bersama keponakanku, kau tidak akan bisa selamat, tidak akan ada yang menyelamatkanmu, karena daerah ini adalah daerah yang sepi dan jarang dikunjungi orang’ ucap tuan abu kemudian pergi
Aladin yang malang itu tidak tahu harus berbuat apa, dia melihat ke sekitar namun tidak ada jalan untuk menyelamatkan diri, tebingnya sangat tinggi, sangat sulit untuk memanjatnya, terlebih ia membawa jimmy bersamanya, pantai juga cukup jauh, ia tidak yakin namun tetap berusaha berenang ke tepi pantai yang begitu jauh, perlahan tubuhnya mulai lemas, ia pun memegangi tebing dan bersandar berdiam diri di pinggir dinding tebing yang curam itu untuk istirahat sejenak.
Di sisi lain ayah aladdin yang merasa cemas karena putranya tak kunjung pulang, pergi mencari aladdin kemana-mana, ia terus berteriak manggil putranya dengan rasa putus asa, seorang warga memberi tahu bahwa ia melihat aladdin di bawa pergi menuju tebing, sang ayah pun bergegas pergi ke sana, setelah tiba di tepi tebing yang curam, tuan indra berteriak memanggil aladdin
‘aladdin... aladdin...’ teriak sang ayah yang terdengar oleh aladdin
Aladdin pun menjawab panggilan ayahnya ‘ayah aku disini’
Ayah aladdin panik saat mendengar suara aladdin namun tidak bisa melihat di mana keberadaannya
‘aladdin kau di mana nak?’ tanya sang ayah dengan khawatir
‘ayah aku di bawah tebing’ ucap aladdin dengan suara yang gemetar karena kedinginan
Dengan cepat ayah aladdin mengambil jaring ikan besar miliknya yang ia simpan di tas yang ia bawa, ia memasang katrol pada pohon besar yang jaraknya tidak jauh dari tebing,
‘Aladdin berenang sedikit ke tengah nak’ teriak sang ayah
Aladdin pun menuruti perkataan ayahnya, setelah merasa cukup ayah aladdin melempar jaring, ia menjala putranya sendiri kemudian menarinya ke atas tebing, setelah beberapa lama akhirnya aladdin dan jimmy berhasil di selamatkan.
Ayah aladdin pun menaikan jimmy dan aladdin ke dalam gerobak ikan dan membawa mereka pulang ke rumah, di sana aladdin pun menceritakan semua yang terjadi kepada ayahnya, tiba-tiba saja kantung yang di pegang kuat oleh jimmy terlepas dari genggamannya, berlian dalam kantung itu berserakan di tanah, melihat hal itu aladdin mengambil dan mengumpulkan berlian itu dengan semangat.
‘ayah kita kaya’ ucap aladdin dengan bahagia
__ADS_1
{ di saat yang sama jimmy menyikut aladdin, sementara aladdin menutupi wajahnya karna merasa malu }