
๐๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ ๐ถ๐ช๐ท๐พ๐ผ๐ฒ๐ช ๐น๐ฎ๐ป๐ฝ๐ช๐ถ๐ช ๐ด๐ช๐ต๐ฒ ๐ญ๐ฒ๐ซ๐พ๐ช๐ฝ ๐ญ๐ฒ ๐น๐ฎ๐ป๐พ๐ผ๐ช๐ฑ๐ช๐ช๐ท ๐ก๐ฎ๐ผ๐ฒ๐ญ๐ฎ๐ท๐ฌ๐ฎ. ๐๐ธ๐ด๐ฝ๐ฎ๐ป ๐๐ช๐ท๐ฐ ๐ถ๐ฎ๐ถ๐ซ๐พ๐ช๐ฝ ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฒ๐ฝ๐พ ๐ช๐ญ๐ช๐ต๐ช๐ฑ ๐๐ธ๐ด๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ก๐ฒ๐๐ด๐ฒ ๐๐ต๐ฎ๐๐ช ๐ญ๐ฒ๐ซ๐ช๐ท๐ฝ๐พ ๐ญ๐ฎ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฒ๐ผ๐ฝ๐ป๐ฒ๐ท๐๐ช ๐ญ๐ธ๐ด๐ฝ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ต๐ฒ๐ผ๐ช ๐๐พ๐ฝ๐ป๐ฒ.
๐๐ฒ๐ธ๐ป๐ช ๐๐ต๐ฎ๐๐ช ๐๐พ๐ฝ๐ป๐ช ๐ญ๐ช๐ท ๐๐ฎ๐ฟ๐ฒ๐ท ๐๐ต๐ฎ๐๐ช ๐๐พ๐ฝ๐ป๐ช ๐ช๐ญ๐ช๐ต๐ช๐ฑ ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐น๐ฎ๐ป๐ฝ๐ช๐ถ๐ช ๐ฒ๐ฝ๐พ. ๐๐๐, ๐ผ๐ฒ๐ญ๐ฒ๐ด ๐ณ๐ช๐ป๐ฒ, ๐ซ๐ช๐ฑ๐ด๐ช๐ท ๐๐ช๐ท๐ฐ ๐ผ๐ฎ๐น๐ฎ๐ป๐ฝ๐ฒ ๐ฒ๐ฝ๐พ๐น๐พ๐ท ๐ผ๐ช๐ถ๐ช. ๐๐ช๐ฑ๐ด๐ช๐ท ๐ด๐ฎ๐ญ๐พ๐ช ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฒ๐ฝ๐พ ๐ผ๐พ๐ญ๐ช๐ฑ ๐ญ๐ฒ๐น๐ช๐ผ๐ฝ๐ฒ๐ด๐ช๐ท ๐ผ๐ฎ๐ซ๐ช๐ฐ๐ช๐ฒ ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐น๐ช๐ต๐ฒ๐ท๐ฐ ๐ผ๐ฎ๐ถ๐น๐พ๐ป๐ท๐ช ๐๐ช๐ท๐ฐ ๐น๐ฎ๐ป๐ท๐ช๐ฑ ๐ช๐ญ๐ช.
(Kloning manusia pertama kali dibuat di perusahaan Residence. Dokter yang membuat kloningan itu adalah Dokter Rizki Alexa dibantu dengan istrinya dokter Melisa Putri.
Kiora Alexa Putra dan Kevin Alexa Putra adalah kloningan pertama itu. DNA, sidik jari, bahkan yang seperti itupun sama. Bahkan kedua kloningan itu sudah dipastikan sebagai kloningan paling sempurna yang pernah ada)
" Kio... Apa ini? " Aku membaca kembali buku itu. Masih sama.
" Ikut aku. " Kio menuju ke sebuah tempat dan membuka pintu mobil itu.
" Mobil mu? "
Kio membuka pintunya, menyuruhku untuk masuk dan mengabaikan pertanyaan ku sesaat.
" Iya, mobilku. Dan soal buku itu jika kamu tak percaya juga, tak apa-apa sih... Hanya saja akan ku tunjukkan sesuatu. "
Kio memasang sabuk pengaman, lalu mengemudikan mobilnya menuju kerumahnya.
Di rumahnya Kio
Aku dan Kio masuk. Kio menyalakan lampu dan berjalan menuju sebuah meja lalu mengeluarkan sebuah amplop.
" Nih, bukti yang ku punya baru itu. " Kio memberikan amplop itu padaku. Aku membukanya dan terlihat halaman pertama adalah sebuah info.
๐๐ช๐ญ๐ช ๐ฝ๐ช๐ฑ๐พ๐ท 1990 ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฒ๐ฝ๐พ ๐น๐ฎ๐ป๐ฝ๐ช๐ถ๐ช ๐ด๐ช๐ต๐ฒ ๐ญ๐ฒ๐ซ๐พ๐ช๐ฝ. ๐ข๐ฎ๐ด๐ฎ๐ฝ๐ฒ๐ด๐ช ๐น๐ฎ๐ป๐พ๐ผ๐ช๐ฑ๐ช๐ช๐ท ๐ก๐ฎ๐ผ๐ฒ๐ญ๐ฎ๐ท๐ฌ๐ฎ ๐ถ๐ฎ๐ท๐ณ๐ช๐ญ๐ฒ ๐ฝ๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ท๐ช๐ต. ๐๐ฎ๐ป๐ด๐ช๐ฝ ๐ด๐ฎ๐ญ๐พ๐ช ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฒ๐ฝ๐พ. ๐ฃ๐ฎ๐ฝ๐ช๐น๐ฒ ๐ช๐ญ๐ช ๐ซ๐ฎ๐ซ๐ฎ๐ป๐ช๐น๐ช ๐น๐ฎ๐ป๐ฌ๐ธ๐ซ๐ช๐ช๐ท ๐น๐ฎ๐ถ๐ซ๐พ๐ท๐พ๐ฑ๐ช๐ท ๐๐ช๐ท๐ฐ ๐ฑ๐ช๐ถ๐น๐ฒ๐ป ๐ถ๐ฎ๐ท๐ฌ๐ฎ๐ต๐ช๐ด๐ช๐ฒ ๐ด๐ฎ๐ญ๐พ๐ช ๐ญ๐ธ๐ด๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ฒ๐ฝ๐พ.
(Pada tahun 1990 kloningan itu pertama kali dibuat. Seketika perusahaan Residence menjadi terkenal. Berkat kedua kloningan itu. Tetapi ada beberapa percobaan pembunuhan yang hampir mencelakai kedua dokter itu)
๐ฃ๐ฎ๐ฝ๐ช๐น๐ฒ ๐น๐ช๐ญ๐ช ๐ฝ๐ช๐ฑ๐พ๐ท 2004, ๐๐ธ๐ด๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ก๐ฒ๐๐ด๐ฒ ๐ถ๐ฎ๐ท๐ฐ๐ช๐ฝ๐ช๐ด๐ช๐ท ๐ซ๐ช๐ฑ๐๐ช ๐พ๐ถ๐พ๐ป ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฝ๐ฒ๐ญ๐ช๐ด ๐ช๐ด๐ช๐ท ๐น๐ช๐ท๐ณ๐ช๐ท๐ฐ. ๐๐ช๐ท ๐ซ๐ฒ๐ผ๐ช ๐ญ๐ฒ๐น๐ช๐ผ๐ฝ๐ฒ๐ด๐ช๐ท ๐น๐ช๐ญ๐ช ๐ฝ๐ช๐ฑ๐พ๐ท 2023, ๐ด๐ฎ๐ญ๐พ๐ช ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฒ๐ฝ๐พ ๐ช๐ด๐ช๐ท ๐ถ๐ฎ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ฐ๐ช๐ต. ๐๐ธ๐ด๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ก๐ฒ๐๐ด๐ฒ ๐ถ๐ฎ๐ท๐ฐ๐ช๐ฝ๐ช๐ด๐ช๐ท "๐ค๐ถ๐พ๐ป ๐ถ๐ช๐ท๐พ๐ผ๐ฒ๐ช ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฝ๐ฒ๐ญ๐ช๐ด๐ต๐ช๐ฑ ๐น๐ช๐ท๐ณ๐ช๐ท๐ฐ. ๐๐ช๐ป๐ฎ๐ท๐ช ๐ถ๐ฎ๐ป๐ฎ๐ด๐ช ๐ฑ๐ช๐ท๐๐ช ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท, ๐ณ๐ช๐ญ๐ฒ ๐พ๐ถ๐พ๐ป ๐ถ๐ฎ๐ป๐ฎ๐ด๐ช ๐ฑ๐ช๐ท๐๐ช ๐ผ๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ท๐ฐ๐ช๐ฑ ๐ญ๐ช๐ป๐ฒ ๐พ๐ถ๐พ๐ป ๐ถ๐ช๐ท๐พ๐ผ๐ฒ๐ช ๐ซ๐ฒ๐ช๐ผ๐ช. "
๐๐ธ๐ด๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ก๐ฒ๐๐ด๐ฒ ๐น๐พ๐ท ๐ถ๐ฎ๐ท๐ช๐ถ๐ซ๐ช๐ฑ๐ด๐ช๐ท ๐ช๐ต๐ช๐ผ๐ช๐ท ๐ด๐ฎ๐ท๐ช๐น๐ช ๐ถ๐ช๐ท๐พ๐ผ๐ฒ๐ช ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฝ๐ฒ๐ญ๐ช๐ด ๐ซ๐ฒ๐ผ๐ช ๐ฑ๐ฒ๐ญ๐พ๐น ๐ต๐ช๐ถ๐ช, "๐๐ช๐ท๐พ๐ผ๐ฒ๐ช ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฝ๐ฒ๐ญ๐ช๐ด๐ต๐ช๐ฑ ๐ผ๐ฎ๐ถ๐น๐พ๐ป๐ท๐ช. ๐๐ช๐ญ๐ช ๐ผ๐ช๐ช๐ฝ ๐ถ๐ช๐ท๐พ๐ผ๐ฒ๐ช ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฒ๐ฝ๐พ ๐ฑ๐ช๐ถ๐น๐ฒ๐ป ๐ถ๐ฎ๐ท๐ฐ๐ฒ๐ท๐ณ๐ช๐ด ๐พ๐ผ๐ฒ๐ช ๐ป๐ฎ๐ถ๐ช๐ณ๐ช, ๐ธ๐ป๐ฐ๐ช๐ท ๐ฝ๐พ๐ซ๐พ๐ฑ ๐ถ๐ช๐ท๐พ๐ผ๐ฒ๐ช ๐ด๐ต๐ธ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ช๐ท ๐ฒ๐ฝ๐พ ๐ช๐ด๐ช๐ท ๐ป๐พ๐ผ๐ช๐ด ๐น๐ฎ๐ป๐ต๐ช๐ฑ๐ช๐ท ๐ญ๐ช๐ท ๐ถ๐ฎ๐ท๐๐ฎ๐ซ๐ช๐ซ๐ด๐ช๐ท ๐ถ๐ฎ๐ป๐ฎ๐ด๐ช ๐ถ๐ฎ๐ท๐ฒ๐ท๐ฐ๐ฐ๐ช๐ต ๐ต๐ฎ๐ซ๐ฒ๐ฑ ๐ฌ๐ฎ๐น๐ช๐ฝ ๐ญ๐ช๐ป๐ฒ๐น๐ช๐ญ๐ช ๐ถ๐ช๐ท๐พ๐ผ๐ฒ๐ช ๐ซ๐ฒ๐ช๐ผ๐ช".
(Tetapi pada tahun 2004, Dokter Rizki mengatakan bahwa umur manusia kloningan tidak akan panjang. Dan bisa dipastikan pada tahun 2023, kedua kloningan itu akan meninggal. Dokter Rizki mengatakan " Umur manusia kloningan tidaklah panjang. Karena mereka hanya kloningan, jadi umur mereka hanya setengah dari umur manusia biasa. "
Dokter Rizki pun menambahkan alasan kenapa manusia kloningan tidak bisa hidup lama, "Manusia kloningan tidaklah sempurna. Pada saat manusia kloningan itu hampir menginjak usia remaja, organ tubuh manusia kloningan itu akan rusak perlahan dan menyebabkan mereka meninggal lebih cepat daripada manusia biasa")
ฬถKฬถiฬถoฬถrฬถa ฬถฬถAฬถฬถlฬถฬถeฬถxฬถa ฬถPฬถuฬถtฬถrฬถa ฬถdฬถaฬถn ฬถKฬถeฬถvฬถiฬถn ฬถฬถAฬถlฬถeฬถxฬถa ฬถPฬถuฬถtฬถrฬถa ฬถฬถsฬถuฬถdฬถaฬถh ฬถdฬถiฬถpฬถaฬถsฬถtฬถiฬถkฬถaฬถn ฬถaฬถkฬถaฬถn ฬถmฬถeฬถnฬถiฬถnฬถgฬถgฬถaฬถl ฬถฬถpฬถaฬถdฬถa ฬถtฬถaฬถhฬถuฬถฬถn ฬถ2ฬถ0ฬถ2ฬถ3 ฬถnฬถaฬถnฬถtฬถi.
(Kiora Alexa Putra dan Kevin Alexa Putra sudah dipastikan akan meninggal pada tahun 2023 nanti.)
__ADS_1
Aku membacanya dan melihat tulisan di bagian bawah, di bagian Kio dan Kevin akan meninggal. Dicoret. Aku yakin Kio pasti tidak percaya.
Tapi.. Akan meninggal? Tahun 2023? Sekarang sudah tahun 2021, berarti 2 tahun lagi Kio dan Kevin akan meninggal?! Mustahil....
" Yah masih banyak halamannya, baca perlahan saja. " Kio dengan santainya duduk sambil meneguk air minumnya.
" Kio... Kamu dan Kevin akan meninggal 2 tahun lagi? "
Saat aku mengatakan itu, aku lihat Kio menunjukkan ekspresi biasa saja.
" Iya. Begitulah, seperti yang kamu baca. "
Aku heran, bagaimana bisa dia menjawab begitu santainya padahal 2 tahun lagi dia tidak akan ada disini lagi?
" Kenapa kamu santai banget? " Aku mau tak mau bertanya karena penasaran ku.
" Yah lagipula sebelum aku mati pun, Kevin, Dokter Rizki, dan Dokter Melisa akan meninggal lebih dulu. Jadi aku mati pun no problem. " Kio tersenyum sinis, lalu meneguk air minumnya lagi.
" Kamu akan membunuh mereka? " Aku bertanya, sayangnya aku tidak bisa merekam kejadian ini karena Kio juga sudah tau aku akan merekam kejadian ini.
" Tentu saja. Jika aku mati lebih dulu, aku akan sangat menyesal karena tidak bisa balas budi pada mereka. " Kio semakin tersenyum mendengar kata-kata yang ia ucapkan.
" Tapi, dokter Rizki dan dokter Melisa adalah orang tua kalian kan? Kenapa kalian tidak meminta semacam obat untuk memperlambat kematian kalian? Kalian kloningan kan? Mereka bisa membuat kalian, maka seharusnya mereka juga bisa membuat hidup kalian lebih panjang kan? Aku tau ini aneh, tapi harusnya bisa kan? "
" Aku sudah pernah menanyakannya. Tapi ya, mereka tidak menjawabnya. Karena itu, aku akan balas budi pada mereka semua. " Kio berjalan kearah jendela, sorot matanya terlihat sedih.
" Yah kau tau? Aku akan memberikan sebuah kejutan untuk Kevin. Dan aku yakin Kevin akan terkejut dengan kejutanku. "
Kio berbalik ke arahku dan mengambil beberapa amplop yang ada di atas mejanya.
" Nih, baca aja semua. Oh iya tapi, kamu hanya bisa membacanya disini. "
Kio memberikan beberapa amplop itu, dan pergi ke lantai atas.
...*****...
Sekolah
Aku berangkat ke sekolah bersama Kio. Dan seperti biasa, si Kio itu tebar pesona.
" Kamu nyebelin banget sih. " Aku mengecilkan suaraku, takut ada yang mendengar perkataan ku.
__ADS_1
" Aku tau. Dan anehnya aku tau bahwa aku menyebalkan. "
Kio melenggang di koridor kelas. Meninggalkan aku yang tercengang dibelakang.
" Woy!! Tungguin ih! " Aku mengejar Kio dan dia terkekeh melihat reaksi ku.
Saat sampai dikelas, di laci mejaku ada sebuah kertas.
โ๐๐ฏ๐, ๐ฆ๐ฐ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐๐ฅ๐๐ฑ ๐ซ๐๐ซ๐ฑ๐ฆ, ๐ฆ๐จ๐ฒ๐ฑ ๐จ๐๐ช๐ฆ ๐จ๐ข ๐จ๐๐ซ๐ฑ๐ฆ๐ซ ๐ถ๐ฒ๐จ. ๐๐ก๐ ๐ถ๐๐ซ๐ค ๐ช๐๐ฒ ๐จ๐๐ช๐ฆ ๐๐ฆ๐ ๐๐ฏ๐๐จ๐๐ซ. โ๐๐ซ๐ถ๐ ๐๐ข๐ฏ๐ข๐ช๐ญ๐๐ฑ. ๐๐จ๐ฒ, ๐๐ฆ๐ฃ๐ฑ๐๐ฅ, โ๐๐ซ๐ค๐ค๐ ๐ก๐๐ซ ๐จ๐๐ช๐ฒ. ๐๐จ๐ข?
-๐๐ข๐ค๐๐ฏ โ๐ฆ๐ท๐๐ฉ ๐๐๐ฑ๐ฏ๐ฆ๐-
(Rara, istirahat nanti, ikut kami ke kantin yuk. Ada yang mau kami bicarakan. Hanya berempat. Aku, Miftah, Rangga dan kamu. Oke?
-Tegar Rizal Satria-)
Aku melirik kebelakang. Ketempat dimana ketiga sahabatku duduk. Rangga melirik ku dan tersenyum. Lalu melanjutkan pembicaraan dengan Tegar dan Miftah.
Saat istirahat, aku melihat Rangga melemparkan sesuatu padaku.
๐ถ๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐. ๐ฝ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ฝ๐. ๐๐๐๐ ๐๐๐, ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ผ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐บ๐๐๐๐. ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ข๐, ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐ ๐๐ฝ๐ ๐๐๐๐๐.
-๐ด๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ (๐๐๐๐๐๐) -
(Gak jadi Ra, kita di panggil ke ruang guru. Nanti kita SMS. Tapi aku, Tegar dan Miftah mohon, jangan terlalu deket sama Kevin. Selebihnya, kita kasih tau di SNS nanti.
-Erlangga Satya (Rangga) -)
Aku melihat Tegar, Miftah dan Rangga keluar kelas. Aku pun membaca lagi kertas yang dilempar Rangga tadi. Apa Rangga, Tegar dan Miftah tau kalau Kevin yang disini adalah Kio?
Beberapa menit kemudian Tegar, Miftah dan Rangga masuk lagi. Lalu menuju kearah meja ku.
" Hai Ra!! " Rangga mendekati meja ku sambil sedikit menggebrak meja.
" Rang, keliatan banget tau kalau begitu. " Miftah hanya berkomentar disebelah Tegar.
" Oh iya, Kevin!! "
Secara kompak Tegar, Miftah dan Rangga memanggil Kio, mereka tidak tau jika yang di kelas ini bukan Kevin..
" Ah iya? "
__ADS_1
Kio mendongakkan kepalanya, lalu tiba-tiba seseorang membuka pintu kelas dan membuat semua orang terkejut.
" Ke- Kevin?! "