
Alia masih canggung, saat kembali masuk sekolah. Padahal Alia sudah sebulan bersekolah. Bagus sudah tak menampakkan diri lagi pada Alia. Karena, Alia menolak permintaan Bagus
Sebenarnya, Alia ingin menolong Bagus. Tapi Alia sudah janji pada Bela untuk tak berurusan lagi dengan hantu hantu itu.
Sesekali Alia melihat Bagus bermain Basket sendiri. Terlihat Bu Siwi guru Bahasa Indonesia di sekolah Alia, seperti sedang memperhatikan Bagus. Bu Siwi terlihat serius. Tak ada yanf menyadari keberadaan Bu Siwi. Karena Bu Siwi berdiri di belakang pohon besar.
Di atas pohon terlihat 2 Genderewo sedang duduk memperhatikan Bu Siwi. 2 Genderewo itu, memperhatokan Bu Siwi dengan begitu....entahlah. Alia tak ambil pusing dengan semua hantu hantu di sekolah ini.
Semenjak Istana Kuntilanak hancur. Jadi banyak hantu hantu beraneka macam bentuk. Membuat Alia pusing melihat begitu banyaknya mereka, melebihi jumlah manusia itu sendiri.
Benteng pertahanan Cris sudah berdiri kokoh. Cris tak pernah mengganggu para hantu di sini. Bila mereka bersekutu dengan Cris dan selama mereka mengikuti Cris. Maka keberadaan mereka aman.
Bu Siwi masih melihat Bagus. Ada aura hitam pekat di dalam diri Bu Siwi yang Alia lihat. Alia tak ingin ikut campur, tapi Alia begitu penasaran dengan Bu Siwi. Yang menjadi idola para siswa laki laki dan para guru laki laki. Bu Siwi terkenal Baik dan Ramah. Namun Alia tak melihat itu. Dari dalam diri Bu Siwi. Yang terlihat tak sama dengan apa yang terjadi.
Namun lagi lagi, Alia tak bisa membaca pikuran Bu Siwi. Namun Alia yakin, Bu Siwi bukan orang baik.
"Kamu, lagi apa Alia?" Tanya Cris tiba tiba berdiri di samping Alia.
"Eh, Cris" Ucap Alia sambil tersenyum.
"Kali ini, kamu harus menolong Bagus Alia" ucap Cris tiba tiba.
Alia melihat wajah Cris, merasa tak percaya dengan apa yang di katakan Cris.
"Kamu serius, Aku hatus menolong Bagus?" Tanya Alia memastikan kalau Alia tak salah mendengar.
"Iya, Aku serius. Wanita yang bernama Siwi itu bukan wanita baik." Ucap Cris lagi.
"Iya aku merasa begitu, tapi aku tak bisa membaca pikirannya."
"Kamu tak akan pernah bisa membaca pikirannya. Kamu lihat 2 Genderewo kembar itu?"
Alia mengangguk
"2 Genderewo kembar itu, yang menjaga wanita itu, dan melindungi wanita itu. Dan juga yang mengambil sebagian tubuh Bagus".
Alia terkejut dengan ucapan Cris. Seakan tak percaya dengan apa yang di dengarnya.
__ADS_1
"Ada hubungan apa Bu Siwi dan Bagus, Cris?" Tanya Alia bingung.
"Siwi, adalah gadis yang mencintai Bagus. Dan yang membuat Bagus mati terbun*h".
Alia terkejut lagi, dengan apa yang di dengarnya kini. Ucapan Cris membuat, Alia berkali kali terkejut mendengar kenyataan yang ia dengar.
"Aku harus bagaimana, Cris?".
"Kamu, harus mencari sebagian tubuh Bagus yang Siwi sembunyikan".
"Dimana aku, bisa menemukan itu?".
"Kamu, harus memisahkan 2 Genderewo itu dengan Siwi. Baru kamu bisa menemukan sebagian tubuh Bagus".
"Aku tak tahu caranya?".
"Kamu, harus buat Siwi cemburu."
"Terus, emang dengan Bu Siwi cemburu bisa memisahkan 2 Genderewo itu?".
"Dengan membuat Siwi cemburu, otimatis 2 Genderewo itu akan menyerang kamu".
"Jadi, Aku jadi tu tumbal?". Alia cemberut.
Cris tersenyum. "Tenanglah ada aku yang akan lindungi kamu. Percayalah tak akan terjadi apapun padamu Alia".
"Kapan Aku harus meengerjakan itu?" Tanya Akia lagi melihat wajah Cris tampan yang membuat hatinya bergetar tak karuan bila di dekat Cris.
"Malam ini, malam ini tepat pada malam bulan purnama. Semua hantu dan Roh akan berkumpul karena, energi mereka akan terkuras, sampai esok pagi. Dan setelah bulan purnama ini, kekuatan mereka akan jauh lebih kuat. Dan kita tak akan bisa menyelamatkan Bagus. Bila sudah lewat malam ini". Tutur Cris.
"Cris, bagaimana aku bisa keluar malam ini?. Pasti Pak Iman gak akan izinin aku keluar" ucap Alia lagi.
"Kamu tinggal berbaring di tempat tidurmu. Biar Bela yang akan menjaga ragamu. Roh kamu bisa ikut Aku sampai kamu mengambil bagian tubuh Bagus yang di sembunyikan Siwi". Ucap Cris lagi.
"Kamu yakin, Bu Siwi akan datang ke sekolah malam ini". Tanya Alia lagi.
"Pasti datang ke sekolah. Malam ini, 2 Genderewo itu juga akan melemah kekuatan nya. Sehingga mereka tak bisa melindungi wanita itu".
__ADS_1
"Baiklah".
"Malam ini, tepat jam 12 malam. Kamu harus sudah sampai di sini".
"Cris, berjanjilah kamu akan menolong aku".
"Aku janji"
Waktu berlalu begitu cepat. Bela sudah di beritahu Cris untuk menjaga Raga Alia. Agar Alia bisa kembali pada tubuhnya dengan selamat. Awalnya, Bela menolak. Namun Cris memohon pada Bela. Cris merasa kasihan pada anak laki laki itu.
Anak laki laki itu, sudah terkurung hampir 20 tahun di dunia manusia. Anak itu, anak yang baik. Dia sudah ikhlas dengan kematian nya. Makanya sudah sepantasnya, Bagus kembali ke alam Baka. Dan Cris ingin membantu Bagus. Walau, biasa Cris tak pernah ikut campur. Tapi demi Bagus, Cris akan turun tangan. Dengan bantuan Alia tentunya.
Teoat jam 12 malam Alia sudah berada di benteng pertahanan Cris.
"Sudah waktunya Alia" ucap Cris.
Alia keluar dengan wujud roh mendatangi Bagus yang sedang di ikat di pohon besar, tempat 2 Genderewo duduk di atasnya.
Bagus begitu lemah. Wajahnya yang pucat semakin pucat. Bagus tertidur lemas. Karena badanya tak bisa di gerakan bila malam purnama tiba. Makanua Siwi sering mengikat Bagus bila malam purnama tiba.
"Bagus Bagus" panggil Alia pelan sambil menepuk nepuk pipi Bagus.
Bagus, membuka matanya. Begitu terkejutnya Bagus. Karena, Alia sudah berdiri di hadapannya.
"Sedang apa kamu di sini Lia? Tanya Bagus pelan. Bagus takut kakau Siwi melihat Alia. Bagus tak bisa membayangkan apa yang terjadi pada Alia. Kalau Siwi tahu, pasti Siwi akan berbuat sesuatu pada Alia.
"Aku akan nolong kamu" ucap Alia pelan.
"Sudahlah Alia, sudah terlambat" ucap Bagus lagi.
"Tenang saja, Cris akan menolong kita" ucap Alia lagi, sambil melepaskan ikatan yang mengikat tubuh Bagus.
Bagus berfikir tentang Cris. Bagus melihat hantu orang Belanda yang menempati Istana Kuntilanak. Bagus melihat aura hantu itu memang begitu kuat. Malahan lebih kuat dari hantu wanita orang Belanda yang sering mengikuti Alia. Bagus berfikir lagi, kenapa hantu itu begitu repot menolong Bagus. Awalnya Alia menolak, tapi sekarang tiba tiba Alia menolong nya dengan bantuan Cris. Akh Bagus tak bisa berpikir lagi. Badan Bagus begitu lemah sekarang. Bisa selamat saja, Bagus sudah merasa untung. Bagus tak berpikir untuk bisa selamat saat Alia menolak untuk menolong Bagus. Tapi Bagus menjadi punya harapan. Walau sedikit.
Bersambung....
Jangan lupa like nya ya kalau suka biar semangat nulisnya kalau kurang nyambung maklum aja masih belajar hehe
__ADS_1