
Alia sudah melihat kilasan masa lalu dari Daesy. Pantas saja, Daesy begitu kuat tak terkalahkan. Karena ia bersekutu dengan Iblis, yang tinggal di Neraka.
Air dari mata air itu, benar benar sakti. Membuat Alia merasa energi dalam tubuhnya meningkat begitu pesat. Mengalir masuk kedalam aliran darahnya.
Alia berusaha membuka dinding gaib yang diciptakan Daesy. Dinding itu, begitu kuat dan kokoh, tak mudah untuk memecahkan dinding itu.
Sampai tiba tiba, terdengar suara dari Raja Syam'un.
"Alia, coba kamu dekatkan tanganmu ke dinding gaib itu, berkonsentrasi lah"
Alia membuka matanya, setelah mendengar suara dari Raja Syam'un. Alia mencoba bangkit, lalu kedua tanganya di tempelkan ke dinding gaib itu.
Orang biasa tak bisa melihat dinding gaib itu. Hanya orang-orang yang mempunyai mata batin, yang bisa melihat dinding gaib. Dimata Alia dinding gaib itu, seperti sebuah mangkok kaca yang menutup rumah Alia.
Alia berkonsentrasi penuh. Mengeluarkan kekuatan yang Alia punya. Perlahan lahan dinding gaib itu retak. Alia terus memukul-mukul dinding gaib yang tak terlihat mata manusia biasa.
Pelan pelan dinding gaib itu hancur. Tak perlu mengeluarkan tenaga banyak, Alia berhasil memecahkan dinding gaib itu.
Daesy, sudah berdiri di hadapan Alia. Melihat dengan tatapan tak suka, dan aura yang begitu hitam pekat. Alia sekarang bisa melihat Iblis yang bersekutu dengan Daesy.
Alia melihat bentuk Iblis itu. Iblis bermuka setan dengan tanduk di kepala nya, satu di depan dan dua di sisi kepalanya. Wajahnya tak berbentuk. Iblis itu, begitu tinggi besar jauh lebih besar dari ukuran tubuh Daesy.
Alia bisa melihat jelas, rupa Iblis itu. Air dari rumah kosong itu, benar benar memperlihatkan apapun yang tersembunyi. Semua begitu jelas dan nyata.
Alia sudah tak takut lagi. Melihat Iblis yang jauh lebih besar dan kuat dari yang Alia lihat. Alia merasa kekuatan dalam tubuhnya meningkat pesat.
"Di mana Bela?" tanya Alia. Karena Alia tak bisa menemukan Bela di mana pun.
Daesy tersenyum licik. Namun tak memberitahu kan di mana Bela berada.
"Aku sangat membenci kamu, anak manusia sok tahu" bentak Daesy. Mengeluarkan api di dalam tubuhnya. Lalu melemparkan percikan api itu ke arah Alia. Untungnya Alia bisa mengelak. Jadi Alia tak terkena sama sekali.
Daesy begitu murka. Seluruh tubuhnya mengeluarkan api yang begitu besar. Membakar semua yang ia sentuh. Alia berlari sambil terus menghindar. Alia meloncat sana sini untuk menghindari percikan api yang Daesy lemparkan pada Alia.
__ADS_1
Daesy menjerit, "Aaaaaaaa" tanda Daesy tak puas. Daesy mengeluarkan angin dari kedua tangannya mendorong tubuh Alia. Namun segera di tangkap Cris. Sebelum Alia terlempar jauh.
"Terima kasih Cris" ucap Alia saat Cris menangkap tubuh Alia. Cris segera .
"Aaaaaaaaaa"
"Kenapa kamu tak berpengaruh sama aku?" tanya Daesy kesal, karena Cris menolong Alia.
"Kamu terlalu bodoh"
"Diam kamu" bentak Daesy.
Alia tersenyum saat Cris mengatai Daesy.
"Kamu udah mengacau di rumah orang!" seru Cris santai.
"Kamu yang bodoh. Kenapa kamu membantu manusia, dia tak pantas kamu perlakukan baik" bentak Daesy masih murka.
"Sudahlah, dendammu sudah terbalaskan, untuk apa lagi kamu masih mengganggu manusia"
Alia menutup matanya, untuk mencari titik lemah Daesy. Daesy tak punya titik lemah, selain tunggu. Titik lemah Daesy ada di Iblis itu sendiri. Bila mengalahkan Iblis itu, Daesy akan kalah. Tapi dalam tubuh Iblis itu, astaga Bela. Bela dan hantu hantu hantu penasaran itu menjadi sumber dari kekuatan Daesy saat ini. Iblis itu, menyerap semua dendam yang Bela tanam dalam hatinya bersama hantu hantu lain yang mempunyai dendam yang besar seperti Daesy.
Alia membuka kedua matanya. Cris masih menghindari serangan dari Daesy. Iblis yang berada di belakang tubuh Daesy tersenyum jahat.
Alia berpikir untuk memisahkan Daesy dari Iblis itu, tapi rasanya sulit bila harus di pisahkan. Alia tak punya banyak waktu untuk berpikir.
Cris mulai terjatuh karena kelelahan melawan Daesy yang tak mengenal lelah. Karena kekuatan nya yang teramat besar. Daesy tertawa jahat.
"Lihat lah, kamu tak bisa melawan aku, ayolah bersekutu lah dengan ku. Kita akan jadi pasangan yang bisa menguasai seluruh dunia gaib" ucap Daesy membanggakan dirinya sendiri.
"Sayang nya aku tak tertarik" Cris masih teguh pada pendirian nya. Cris ingin menjaga semua yang Cris sayangi. Bela adiknya dan juga Alia, seseorang yang kini ada di hati Cris. Yah, Cris memang menyukai Alia. Walau tak bisa bersama, Cris akan selalu melindungi Alia. Itu alasan Cris tak ingin pulang ke alam keabadian.
"Kamu, sudah menyatakan perang" bentak Daesy lagi. Daesy sudah tak terkendali. Daesy sudah kerasukan Iblis yang menjadi sekutunya.
__ADS_1
Daesy sudah berubah wujud jadi lebih menakutkan. Bukan Daesy yang cantik lagi. Daesy begitu menyeramkan dengan tiga tanduk di atas kepala milik Iblis itu.
"Bagaimana ini?" tanya Cris mulai bingung cara menghadapi Daesy.
"Kita harus mengalahkan Iblis itu, tapi..."
Alia tak melanjutkan kata katanya lagi. Membuat Cris penasaran. "Tapi apa Alia?" tanya Cris kembali pada Alia.
"Iblis itu, menyerap seluruh dendam yang setiap hantu miliki..."
Belum selesai Alia berbicara, Cris memotong ucapan Alia lagi.
"Kita tinggal hancurkan Iblis itu, sekarang" seru Cris sudah tak sabar ingin mengalahkan Daesy.
"Tunggu Cris..." tahan Alia.
"Apa lagi?" tanya Cris tak bisa menunggu lagi.
"Dalam tubuh Iblis itu, ada Bela dan semua hantu yang menyimpan dendam, yang masih tinggal di dunia manusia"
Cris terkejut, mendengar ucapan Alia. Cris yang akan menyerang Daesy, jadi diurungkan niatnya. Karena Cris tak ingin membuat Bela ikut musnah bila menghancurkan Iblis itu.
Iblis itu, sudah mengacau. Seluruh rumah Alia porak poranda. Seluruh keluarga Cris di tawan Daesy. Cris bingung harus bagaimana?.
Hingga Ne'Ima dan Mbah Karyo keluar dari reruntuhan rumah Alia. Mbah Karyo menggendong Yudi di punggnya. Yudi masih pingsan.
Ne'Ima duduk bersila, di dekatkannya kedua telapak tangannya di dada, sambil menutup matanya. Ne'Ima membaca mantra mantra berbahasa Tiongkok. Mantra mantra itu mengapung ke udara membentuk tali, panjang mengikatkan nya pada tubuh Daesy yang sudah di kuasai Iblis itu. Ikatan mantra itu di kendalikan oleh Ne'Ima.
Ne'Ima mengikat tubuh Daesy yang sudah dirasuki Iblis itu begitu erat sangat erat. Sampai Daesy tak bisa berkutik sama sekali. Ne'Ima masih membaca mantra mantra itu. Ne'Ima membuka matanya, dan berteriak pada Alia dan Cris.
"Sekarang"
Bersambung....
__ADS_1
Maaf banget kalau up nya lama gak setiap hari karena ada kesibukan🙏