Alia Gadis Indigo

Alia Gadis Indigo
Chapter 42 DAESY BAGIAN 2


__ADS_3

Bela masih melihat Daesy dengan tatapan tak suka. Di lihat dari wajahnya, Daesy memang cantik, hampir sama dengan umur Bela sewaktu Daesy meninggal.


Begitu tak suka Daesy pada Bela, membuat Daesy sinis dengan tatapan tajam. Dan hawa membunuh menjalar dalam darah Daesy. Daesy tak suka bersaing. Karena dalan pertarungan nya Daesy selalu kalah. Makanya Daesy melakukan segala cara, untuk bisa mendapatkan apapun yang Ia mau.


Alia melihat Daesy dari jauh entah mengapa, Alia merasa takut dekat Daesy. Alia sendiri, tak bisa melihat kilasan masa lalu Daesy. Alia sudah berusaha melihat masa lalu Daesy tetap saja, tak bisa. Tenaga Alia terkuras habis, untuk melihat masa lalu Daesy.


Alia ambruk, jatuh namun tak pingsan. Alia begitu lelah dan begitu cape. Tak ada yang melihat Alia. Hanya Daesy yang melihat Alia, tersenyum jahat. Karena tak berhasil melihat masa lalu Daesy.


Daesy melihat ke arah Cris. Benar saja, Daesy memang tertarik pada Cris. Wajahnya langsung memerah begitu melihat Cris. Namun Cris, masih terlihat cuek dan tak peduli.


Bela yang melihat perubahan Daesy, pandangan Daesy berubah saat melihat Bela. Bela menoleh ke arah Cris. Cris masih datar tak peduli. Di lihat làgi Daesy terlihat malu malu dan memerah.


Bela terdiam. Kalau di pikir lagi, Cris memang begitu tampan. Turunan Belanda dan Inggris, membuat Cris begitu menawan. Bela jadi teringat, saat mereka masih hidup dulu. Banyak yang pura pura berteman dengan Bela, hanya untuk mendekati Cris. Tapi Cris tetap datar tak peduli pada mereka.


Hanya pada Alia saja, Cris berbuat baik, sopàn dan ramah. Sekarang Bela berpikir tentang Daesy. Bela yakin, Daesy akan menjadi masalah untuk Cris dan Alia. Akhh, Bela melupakan Alia. Bela melihat Alia terduduk lemah di lantai. Bela meninggalkan Daesy dan Cris.

__ADS_1


Cris mengerutkan keningnya, begitu Bela meninggalkan berdua dengan Daesy. Cris tak suka dengan perempuan yang agresuf seperti Daesy. Daesy bukan pilihan Cris.


Cris memperhatikan Bela, yang berjalan menuju tempat Alia yang terduduk di lantai. Cris tahu apa yang terjadi pada Alia, semua ini karena Daesy.


Cris melihat Daesy sesaat. Lalu berbalik badan untuk melangkah maju tanpa menghiraukan Daesy. Daesy tak peduli dengan sikap Cris. Daesy malah mengikuti Cris, dengan melayang di belakang Cris. Cris yang tak peduli, Cris masih bersikap cuek.


Bela membantu membangunkan Alia yang terlihat cape dan lelah. Bela mengajak Alua untuk melihat kilasan masa lalu Daesy. Lalu mwnghilang dari tempat Alia beràda.


Seseorang begitu terkejut saat melihat Alia menghilang. Entah kemana, seseorang itu terus mengucek ngucek matanya. Berharap ia tak sàlah melihat. Namun ia yakin Alia menghilang. Seseorang berusaha berlari mencari keberadaan Alia. Namun tak ada satu orang pun di rumah Alia. Membuat ia bingung dan takut, sesuatu terjadi pada Alia.


Alia dan Bela melihat Daesy, putri tunggal dari bangsawan Belanda. Yah, sama dengan Cris dan Bela. Namun jabatan orang tua Daesy lebih tinggi dari orang tua Cris dan Bela.


Sifat Daesy yang angkuh dan sombong, tak di sukai oleh sesama orang Belanda pada jaman itu, yang tinggal di indonesia. Daesy yang dari kecil di manja, tak pernah mau peduli dengan orang orang sekitarnya.


Tak ada yang mau berteman dengan Daesy. Daesy selalu sendiri, karena sifatnya yang seenaknya. Membuat anak anak orang Belanda tak mau berteman dengan Daesy.

__ADS_1


Sebenarnya Daesy juga ingin punya teman seperti yang lain. Tapi Daesy tak bisa bergaul, sifat suka memerintah nya membuat Daesy di jauhi. Di Belanda juga seperti itu, tak ada yang mau berteman dengan Daesy. Teman teman Daesy yang berada di belanda, hanya ingin mainan yang Daesy punya. Mereka malas bermain dengan Daesy.


Orang tua Daesy yang kaya pada jaman itu. Ayah Daesy seorang pebisnis hebat dalam berdagang. Makanya semua mainan yang Daesy mau, orang tuanya selalu memberikan untuk Daesy, baju bagus dan mainan mahal. Dan semua kebutuhan Daesy semua di penuhi oleh orang tua Daesy.


Makanya Daesy menjadi sombong dan seenaknya, egois dan mau menang sendiri. Daesy tak butuh teman, walau dalam hatinya ia ingin sekali punya teman yang tulus. Tak ada yang mau berteman dengan tulus sama Daesy. Satu pun tak ada, jadi Daesy memilih untuk sendiri saja.


Daesy memilih untuk ikut kedua orang tuanya ke Indonesia untuk berdagang. Daesy berharap ia punya teman yang tulus di Indonesia. Namun lagi lagi sama. Malahan anak anak orang Belanda yang tinggal di indonesia, lebih parah memperlakukan Daesy. Mereka lebih terang terangan, tak suka sama Daesy.


Daesy sendiri lagi di rumahnya di indonesia. Rumah Daesy yang dulu kini jadi mall tempat Alia dan Cris jalan jalan kemarin. Dulu sebelum di bangun mall, itu rumah Daesy. Dan tempat tinggal orang orang belanda sebelum negara indonesia merdeka.


Sampai Daesy bertemu dengan Nayla. Nayla adalah anak dari pengurus rumah keluarga Daesy. Nayla anak yatim, yang baru saja Ayahnya meninggal. Nayla gadis pribumi yang cantik dan baik. Banyak anak anak orang belanda, yang menyukai Nayla. Nayla pintar dan cerdas, walau tak bersekolah namun Nayla bisa membaca dan menulis. Nayla sering di ajarkan ayahnya menulis dan membaca.


Pada jaman itu, anak anak pribumi tak bisa bersekolah. Yang bisa bersekolah hanya anak anak bangsawan dan anak anak dari orang tua yang mempunyai jabatan tinggi, baru bisa bersekolah. Itu juga hanya anak laki laki, anak perempuan tak bisa sebebas laki laki. Perbedaan itu yang membuat anak laki laki, lebih pintar dari anak perempuan. Berbeda dengan tahun 2000 ke atas, mau laki laki atau pun perempuan sama rata. Tak ada perbedaan yang begitu besar. Anak perempuan bisa sejajar dengan anak laki laki. Yah itu pada jaman modern. Balik lagi pada jaman penjajahan, anak laki laki yang unggul.


Cara pikir ayah Nayla berbeda, walau hidup di jaman penjajahan, ayah Nayla sudah berpikir modern. Ayah Nayla mengajarkan istri dan anaknya, untuk menulis dan membaca. Agar tak di bodohi orang dan orang orang belanda yang menganggap bangsa indonesia saat itu bodoh. Karena kurangnya pengetahuan mereka untuk belajar membaca dan menulis.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa like yah


__ADS_2