Alia Gadis Indigo

Alia Gadis Indigo
Chapter 20 PENGAGUM RAHASIA


__ADS_3

Mulai hari itu, Nadia sering menanyakan pendapat Alia tentang laki laki yang akan jadi pacarnya. Nadia sudah tak terauma dengan Fatur.


Ternyata setelah Nadia memutuskan untuk melepas Fatur. Banyak laki laki yang antri untuk bersama Nadia.


Nadia jadi sangat populer saat putus dengan Fatur. Anak kelas satu yang begitu cantik dan banyak yang suka. Tak hanya manusia, kayanya mahluk halus juga ada yang suka sama Nadia.


Pertemuan nya dengan Cris dan Bela membuat Nadia jadi di sukai para hantu. Apalagi hantu hantu yang masih lajang.


Fatur masih mengejar Nadia. Fatur masih belum menerima Nadia memutuskan Fatur. Fatur juga gak tahu tentang sosok kuntilanak yang menjaga Fatur. Tak ada yang memberitahu Fatur tentang ini.


Pagi ini, Nadia datang pagi sekali. Nadia bagian piket hari ini. Belum ada anak anak yang datang. Hanya ada beberapa anak, itu juga dari kelas lain. Namun di kelas Nadia, masih Nadia sendiri.


Nadia pun duduk di bangkunya. Setelah menyimpan tas nya, Nadia mulai menyapu lantai dan Nita pun datang bersama Yosi kemudian Emir dan Amel terakhir Linda. Mereka berbagi tugas masing masing.


Nadia dan Linda menyapu Kelas. Nita menghapus papan tulis dan mendekap Jendela. Sedangkan Emir membuang sampah di kolong kolong meja anak anak dan membereskan tempat Ibu guru. Dan sisa nya Nita dan Yosi mengepel lantai kelas. Semua beres dalam 20 menit. Semua anak mulai berdatangan. Masih ada 30 menit lagi sampai bel masuk.


Teman temanya mengajak Nadia ke kantin. Namun Nadia menolak. Karena dari rumah Nadia sudah sarapan. Nadia pun duduk di bangkunya. Merasa lelah, Nadia menyandarkan kepala nya di meja. Meja nya bolong, tembus ke kolong meja. Terlihat sebuah kertas berwarna biru langit. Nadia pun bangun dan melihat ke kolong meja. Di ambilnya kertas itu, ternyafa bukan kertas tapi sepucuk surat. Nadia pun membuka surat itu perlahan.


*Dear Nadia..


Kau bagaikan embun pagi. Yang membasahi hati ini. Kamu begitu indah di mataku. Aku begitu mengagumi mu. Dari seluruh gadis yang aku temui. Hanya kamu yang membuat aku berdebar.


Maaf aku hanya bisa mengungkapkan lewat surat ini untukmu. Aku hanya bisa melihatmu dari jauh. Aku begitu malu untuk bisa melihat mu dari dekat.


Namun cintaku padamu sungguh benar benar tulus untukmu. Di dalam lubuk hatiku hanya untukmu. Gadisku yang begitu aku cintai.


❤️R07


Nadia terswnyum membaca surat itu. Entah siapa yang mengirim dia surat. Nadia pun bertanya pada Emir.


"Mir, kamu tahu siapa yang naro surat ini di mejaku?" Tanya Nadia pada Emir. Saat Emir sedang mengobrol dengan teman temanya di belakang Nadia.


Emir menggelengkan kepalanya


"Aku gak tahu Nad, tapi saat aku bersihin meja kamu. Aku gak menemukan surat itu" Seru Emir yang beneran tak tahu.


Nadia mengerutkan kenibgnya. Siapa yang mengirim surat ini padanya. Di kelas yang berawakan huruf R semuanya perempuan. Rina, Rani, Risa Risma udah hanya ada 4 gadis berawalan R. Tak ada laki laki berawalan huruf R. Apa mungkin di kelas lain. Tapi kapan orang itu, memberikan surat ini. Setahu Nadia tak ada kelas lain yang masuk kelas Nadia. Kalau surat ini dari kemarin, mungkin Emir yang menemukan duluan.


Akhh Nadia tak memikirkan itu. Karena Bu Guru keburu datang. Nadia pun memasukan sepucuk surat itu ke dalam tasnya. Dan melupakan itu.

__ADS_1


Dari balik pintu, seseorang melihat Nadia. Dia bukan manusia. Dia masih berdiri di situ. Dari kelas Alia terlihat laki laki yang bukan manusia berdiri di depan kelas Nadia.


Alia hanya membiarkan ya. Karena sosok itu, tak terlihat jahat.


Esoknya, Nadia menemukan sepucuk surat berwarma biru lagi di kolong mejanya. Nadia pun membacanya.


*Dear Nadia


Maaf aku mengirimkan surat ini lagi untukmu. Aku hanya ingin kamu tahu, aku begitu mengagumi mu.


Aku beneran jatuh cinta padamu. Dari pandangan pertama, aku menyukaimu.


Pelangi masih kalah cantik dengan dirimu di hatiku. Aku sangat mencintaimu.


Aku taj meminta mu untuk menjadi kekasihku. Aku hanya ingin mengagumimu dari jauh. Itu sudah cukup untuk aku.


❤️R07*


Nafia tersenyum lagi. Membaca surat kedua itu. Nadia masih belum bisa menceritakan pada Alia. Karena Nadia begitu sibuk dengan kegiatan ekstrakurikulernya. Yang menyita waktu.


Esoknya surat itu kembali di kirim oleh pengagum rahasia Nadia.


*Dear Nadia


Cintaku semakin dalam untukmu. Tapi aku menyadari dengan hatiku sendiri. Tak mungkin aku bisa memilikimu.


Aku sadar diri siapa aku?


Yang tak pantas untukmu. Tapi hatiku terua mengharapkan mu...


❤️R07


Ini surat yang ketiga. Membuat Nadia semakin penasaran. Nadia pun menuliskan surat balasan buat Dia sang pengagum rahasia.


*Dear R07


Aku gak tahu siapa kamu?


Aku mulai suka dengan surat yang kamu kirimkan setiap pagi padaku.

__ADS_1


Aku harap aku bisa bertemu denganmu. Aku ingin tahu siapa kamu.


Laki laki seperti apa? Yang sudah mengirimkan surat cinta yang begitu indah untukku.


Aku penasaran...


Nadia


Nadia menyimpan surat yang ia tulisnya di kolong mejanya. Berharap orang itu menampakan dirinya pada Nadia. Karena Nadia mulai tertarik dengan penggemar rahasia nya itu.


Pagi pagi sekali Nadia buru buru datang. Berharap menemukan orang yang mengirimkan surat cinta berwarna biru itu. Tapi Nadia tak menemukan siapa pun hanya balasan surat yang Nadia simpan di kolong mejanya.


Nadia pun kembali membuka surat berwarna biru itu.


*Dear Nadia


Terima kasih sudah membalas suratku.


Aku sangat bahagia. Saat kamu membalas suratku.


Untuk bertemu denganmu. Aku belum siap. Aku takut kamu kecew sama aku. Membuat aku tak bisa melihatmu lagi.


Aku sudah cukup bahagia dengan hanya melihatmu dari jauh.


Sekali lagi terima kasih karena sudah membalas surat ku.


❤️R07


Nafia begitu kecewa saat membaca surat ke empat itu. Nadia benar benar penasaran dengan pengagum rahasianya itu.


Nadia menfhembuskan nafas panjang. Duduk di antara taman di dekat gerbang sekolah.


Padahal Nadia sudah berharap, bisa bertemu dengan orang itu. Tapi sepertinya orang itu, masih belum mau bertemu Nadia.


Nadia pun beranjak dari tempat duduknya. Menuju kelasnya dengan wajah sedikit kecewa. Karena tak bisa bertemu dengan pengagum rahasianya.


Seseorang dari jauh melihat Nadia pergi. Sebenarnya ia ingin memperlihatkan wujudnya pada Nadia. Tapi tak mungkin. Ada dindinf penghalang di antara mereka yang tak bisa di lewatkan begitu saja. Seseorang itu terlihat murung karena tak bisa bertemu Nadia, gadis yang ia kagumi. Kecewa karena tak bisa melihat nya. Karena salahnya dari awal sudah membuat Nadia penasaran.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2