
Alia terdiam, setelah melihat kilasan masa lalu dari Mamahnya itu. Itu bener Ne'Ima yang datang pada mimpi Mamahnya Sinta.
Alia sudah menangis tentang mimpi itu, mimpi yang seperti nya. Ying Mei benar-benar sudah menemukan titik lemah Alia. Alia tak bisa mengalah kalau berurusan dengan keluarganya. Tak ada toleransi lagi.
Melihat kilasan masa lalu Sinta, membuat Alia sedih. Makanya Alia tak ingin melihat Sinta, semua terlihat jelas seperti sedang menonton sebuah film. Begitu menyakitkan, apa yang di derita oleh Sinta.
Cris masih waspada, begitu juga Nela. Ying Mei bukan hantu biasa, lebih kuat dan juga cerdik. Ying Mei selalu menyerang titik lemahnya langsung. Maka lawannya langsung kalah telak.
Dendam Ying Mei begitu besar dan begitu dalam. Ying Mei tak bisa di remehkan, apalagi Ying Mei bisa membaca mantra-mantra seperti Ne'Ima.
Angin berhembus begiru kencang, masuk sela sela fentilasi kamar hotel. Hanya Alia, yang merasakannya. Merasakan kehadiran seseorang yang begitu kuat.
Manusia biasa tak bisa merasakan semua ini. Hanya manusia seperti Alia, yang mampu merasakan semua ini. Tercium bau yang begitu menyengat seperti bau darah, bau nanah yang menusuk hidung.
Alia sudah menutup hidungnya, namun bau itu masih tetap tercium. Begitu menyengat sampai Alia merasa mual sampai muntah-muntah karena, yak tagan dengan bau yang entah dari mana asalnya.
Aura kuat berdatangan dari setiap cela yang ada. Alia tak tahu, ada di mana Alia sekarang. Yang jelas bukan di dunia Alia lagi. Mungkin Ying Mei yang sudah membawa Alia masuk ke dunianya.
Tak ada Cris ataupun Bela. Alia benar-benar sendiri. Alia tak bisa gegabah, salah melangkah saja, bisa berakibat fatal. Alia yakin tempatnya sekarang, bukan tempat aman untuk Alia.
Suara tawa terdengar begitu nyaring di telinga Alia. Semakin jelas dan begitu jelas. Ying Mei sudah berdiri di depan Alia. Alia terkejut, dengan kedatangan Ying Mei. Tak ada tanda-tanda kehadiran Ying Mei. Tahu tahu Ying Mei, sudah beridiri di depan Alia.
Alia menatap Ying Mei hantu wanita itu, begitu kuat Alia sudah merasakannya. Kekuatan Ying Mei begitu kuat, sampai bulu kudjm Alia merinding.
Ying Mei tersenyum menyeringai. Alia sebenarnya takut, tapi Alia harus menghadapi Ying Mei. Kalau tidak, Alia tak akan bisa pulang ke dunianya.
__ADS_1
"Manusia yang tangguh" gumam Ying Mei.
"Apa tujuanmu membawaku ke tempatmu?" Tanya Alia mwnatap tajam Ying Mei.
Ying Mei, tertawa terbahak bahak. Membuat Alia bingung, dengan tawa dari hantu ini. Tawanya, menyimpan tanda tanya besar. Alia melihat, Ying Mei memiliki aura hitam pekat. Menandakan Ying Mei hantu jahat.
"Aku tak ada urusan denganmu, jadi tolong ijinkan aku pulang ke duniaku" pinta Alia.
Ying Mei tertawa lagi, "susah payah aku membawamu ke sini. Kenapa harus memulangkanmu kembali ke duniamu" guman Ying Mei mulai serius.
"Aku tak ingin membantumu!" Seru Alia berpaling.
"Tapi kamu harus membantuku karena, bila kamu tak membantuku, kamu tak bisa pulang ke duniamu!" Ungkap Yiñg Mei.
Kalau Alia sendiri masih belum bisa mencapai kekuatan itu.
"Aku harus apa?" Tanya Alia. Ingine segera pulang kedunianya. Karena, Bela dan Cris pasti mencarinya.
"Pinjamkan aku kekuatanmu"
Alia mengerutkan keningnya "Tak salah, kekuatanmu lebih besar dari aku. Kenapa harus meminjam kekuatanku?" Seru Alia dengan nada meledek.
"Kekuatanku terkunci oleh Raja Iblis, aku tak bisa pergi dari sini sebelum kekuatanku kembali"
"Aku tak bisa membaca pikiranmu, bagaimana aku bisa bantu kamu?"
__ADS_1
"Aku tak bisa membuka pikiranku karena, jika aku membuka pikiranku Iblis itu akan tahu kalau aku meminta bantuanmu"
"Ceritakan sekarang, apa yang harus aku lakukan?"
"Ceritakan sekarang, apa yang harus aku lakukan?"
"Aku sudah membalaskan dendam ku pada Yongki dan keluarganya, namun Iblis itu mengunci jiwaku. Aku harus mencari tumbal untuknya. Bila aku gan mendapatkan tumbal, jiwaku akan musnah. Taj akan pernah bisa kembali sampai jiwa kita semua di bangkirkan" tutur Ying Mei.
"Kenapa Iblis itu membutuhkan tumbal manusia?"
"Iblis itu, menyerap energi dari manusia sebagai nutrisi dalam tubuhnya agar semakin kuat. Semakin banyak manusia yang jadi tumbal nya, semakin kuat Iblis itu"
"Terus hubungannya denganku apa?"
"Aku memintamu, untuk menjadi tumbalku yang akan aku serahkan pada Iblis itu, aku akan membaca mantra mantra untuk menyembunyikan kekuatanmu"
"Setelah itu, aku harus apa?"
"Kamu harus membuat Iblis itu, sibuk bertingkah lah seperti bocah pokoknya kamu harus mengulurkan waktu, sampai aku bisa mengambil bunga pemikat di atas kepalanya. Setelah itu, aku berjanji akan mengembalikanmu keduniamu" tutur Ying Mei menjelaskan rencananya pada Alia.
Bersambung...
Maaf ya kalau lama gak update karena aku punya kesibukan sendiri. Menulis hanya untuk mengisi ruang waktu yang kosong biar gak bad mood.
Jangan lupa kasih krisan nya biar aku bisa perbaiki lagi tulisannya terima kasih🙏
__ADS_1