Alia Gadis Indigo

Alia Gadis Indigo
Chapter 14 BAGUS DAN SIWI BAGIAN 2


__ADS_3

Akhirnya Alia berhasil melepaskan ikatan bagus. Tapi sebelum Bagus dan Alia melarikan diri tiba tiba 2 Genderewo itu sudah menghalangi Alia dan Bagus.


"Hai, anak kecil mau di bawa kemana Bagusku?" Tanya seorang perempuan yang murka. Siapa lagi kalo bukan Bu Siwi


Siwi begitu murka melihat Alia memegang tangan Bagus. Siwi tak suka bila Bagus di pegang oleh wanita lain.


Bagus dan Alia di pegang langsung oleh 2 genderewo itu. Sampai keduanya tak bisa bergerak.


"Anak kecil tak tau diri, berani sekali kau ikut campur" Bentak Siwi murka.


"Bu, Alia mohon lepasin Bagus, kasihan Bagus" Ucap Alia memohon.


"Apa?"


"Susah payah aku membuat Bagus berada di dunia ini. Sekarang Aku harus melepaskan nya begitu saja, tidak akan pernah. Sampai mati pun Aku tak akan melepaskan Bagus. Bagus hanya milik ku" Bentak Siwi lagi


Alia terdiam harus bagaimana. Alia tak melihat Cris dimanapun. Dalam hati Alia bergumam "Cris, ku mohon cepat tolong aku" Alia terus bergumam dalam hatinya. Kali ini, Alia merasa takut. Apalagi cengkraman Genderewo ini begitu kuat, sampai tangan Alia terasa sakit.


Tiba tiba Siwi menampar Alia begitu keras.


"PLAK" Berani sekali kau ikut campur gadis bodoh"bentak Siwi lagi.


Alia menunduk, Alia tak bisa melawan. Karena cengkraman Genderewo itu begitu kuat. Hanya rasa sakit yang terasa di pipi Alia. Padahal Alia sedang tak bersama raganya hanya rohnya saja. Tapi Alia merasa sakit sekali.


Dari jauh Cris sudah memegang senapannya. Cris akan segera menembak Siwi sebagai sasaran nya. Saat Cris akan menembak. tiba tiba genderewo yang memegang Alia langsung berlari melindungi Bu Siwi. Sampai senapan itu pun kena ke genderewo itu Bukan Bu Siwi.

__ADS_1


Senapan yang di bawa Cris, bukan senapan biasa. Bila terkena manusia akan memberikan luka yang sama dengan senapan manusia pada umumnya. Dan bila terkena mahluk yang bukan manusia, akan sama sama mengalami luka yang sama. Seperti senapan biasa yang sama dengan senapan manusia. Benar benar senjata yang membuat takut para hantu dan roh. Kareba senjata itu, akan lebih mematikan bangsa mahluk harus yang terasa begitu menyakitkan dibandingkan senapan manusia pada umumnya.


Genderewo itu terjatuh tersungkur ke tanah. Siwi menjerit, merasa ketakutan bila melihat darah yang mengalir di perut Genderewo itu. Genderewo yang memegang tangan Bagus ikut berlari. Memgang tangan sodara kembarnya itu. Genderewo itu menangis.


Alia baru pertama kali melihat Genderewo menangis. Terlihat potongan tangan dan kaki Bagus di belakang rambut Genderewo yang begitu lebat dengan penuh bulu. Sepotong tangan dan kaki Bagus terjatuh ke tanah. Alia langsung mengambil potongan tangan dan kaki milik Bagus.


Walau merasa jijik, Alia tetap mengambil tangan dan kaki milik Bagus. Yang sepotong sepotong. Membuat siapapun takut melihat tangan dan kaki itu.


Siwi masih menjerit. Genderewo itu benar benar terluka parah. Dan kembaran genderewo itu membawa sodara kembarnya dan juga Siwi ikut ke tempat asalnya.


Siwi terus menolak namun genderewo itu terus memaksa karena sodara kembarnya terluka parah. Siwi harusĀ  membantunya mau tidak mau Siwi harus ikut bersama dua genderewo itu dan menghilang.


Malam itu juga prajurit Ghaib Cris langsung menggali kuburan Bagus yang ada di belakang sekolah Alia. Karena di situ adalah pemakaman umum. Prajurit itu menguburkan jasad Bagus dengan layak dan sempurna.


Setelah selesai Bagus sangat berterima kasih sama Alia dan juga Cris karena sudah menolongnya. Bagus sudah ikhlas dengan kematiannya yang begitu tragis. Selama 20 tahun Bagus tak tentu arah di dunia manusia.


Bagus tak bisa kembali pada yang maha kuasa. Karena jasad Bagus tak sempurna. Siwi begitu mencintai Bagus. Tapi sayang Cinta Suwi begitu egois Siwi tak membiarkan Bagus kembali dengan tenang kepada sang penciptanya.


Siwi memanfaatkan 2 genderewo kembar itu untuk menyembunyikan bagian tubuh bagus. Biar bagus tak bisa pergi dari dunia ini. Siwi begitu egois, Siwi tak membiarkan Bagus pergi dari dunia ini. Bener bener egois


Bagus tak dendam. Makanya bagus bisa kembali pada sang pencipta. Bila Bagus masih menyimpan dendam mungkin Siwi tak akan melakukan hal yang kejam pada bagus. Sedangkan dua hantu kakak kelas yang tak sengaja membun*h Bagus masih berada di sekolah. Mereka belum bisa menerima kalau mereka sudah mati.


Sekarang Bagus sudah pergi dengan tenang. Tak ada lagi hantu gentayangan yang bermain basket di lapangan lagi.


Masalah bagus pun sudah selesai. Bagus sudah tenang di alam keabadian.

__ADS_1


Entah ada kabar darimana kalau Bu Siwi pindah keluar negri Untuk menikah. Banyak yang patah hati karena Bu Siwi pindah mendadak. Hanya Alia saja yang tahu kemana Bu Siwi pergi.


Sekarang hari hari tenang buat Alia. Hantu hantu itu masih menggoda Alia. Namun Alia tetap saja cuek. Alia tak tertarik dengan mereka makanya Alia cuek.


Hanya ada satu hantu yang membuat Alia tertarik. Yaitu Cris. Iya Cris yang selalu membuat Alia malu sendiri kalau mengingat Cris. Wajahnya yang tampan membuat jantung Alia berdetak sangat kencangg bila di dekat Cris.


Hari cepat berlalu sampai sudah ada pengganti guru bahasa yaitu pak Raffi. Dia seorang pastur yang merangkap menjadi guru bahasa. Tingkah pak Raffi sedikit aneh tapi tak membahayakan sama sekali.


Di kelas Alia kedatangan murid baru dia bernama Anita. Alia sangat terkejut saat melihat wajah murid baru itu. Wajah murid baru itu sangat mirip dengan Suci. Apa dia memang Suci yang menyamar jadi murid baru di sekolah Alia.


Anita terus melihat ke arah Alia. Dan Alia semakin yakin kalau Anita itu adlah Suci. Alia mencoba membaca pikirannya tapi tak bisa di baca pikiran nya. Benar benar aneh.


Anita duduk di sebelah Alia. Karena teman sebangku Alia memutuskan pindah sekolah. Alia merasa takut pada Anita. Alia di buat merinding dengan kehadiran Anita.


"Kamu tenang saja Alia aku ga akan mengganggu kamu lagi" Bisik Anita saat mau duduk di sebelah Alia.


Alia semakin merinding di buatnya dengan ucapan Anita. Alia tak bisa menyembunyikan rasa takutnya. Alia pun terus memanggil Cris dan Bella dalam hatinya. Cris dan Bela pun datang ke kelas Alia.


Cris dan Bela juga seakan tak percaya dengan apa yang di lihat nya . Murid baru itu memang Suci yang menyamar jadi Anita.


Selama jam pelajaran Anita emang tak berbuat macam macam sama Alia. Tapi tetap saja, Alia harus waspada terhadapa Anita Alias Suci. Karena Suci sempat mencelakai Alia, Bela dan Cris


Bela melihat Anita, dengan begitu kesal. Namun Anita tak peduli dengan Bela. Pandangannya tertuju terus pada Cris. Alia begitu kesal saat Cria merasa tak nyaman dengan Anita. Tapi tetap Cris harus menjaga Alia dari Suci. Cris tak ingin, Suci mencelakai Alia dan Bela lagi. Entah apa yang di rencanakan Suvi dan Ratu Yasmin kali ini. Cris benar benar waspada kali ini. Karena Cris mempunyai firasa buruk terhadap Anita alias Suci.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2