Alia Gadis Indigo

Alia Gadis Indigo
Chapter 40 KENCAN


__ADS_3

Masalah Pak Rizal sudah beres. Cris masih berada di dekat Alia. Sesekali Cris memang sering menemui Alia tanpa alasan. Cris hanya ingin melihat Alia, begitu juga Alia.


Dua mahkluk beda dunia ini, sebenarnya saling jatuh cinta. Namun baik Cris atau Alia, tak bisa mengungkapkan rasa di antara mereka berdua. Mereka lebih senang seperti ini. Untuk berteman, namun mesra. Mungkin istilah ini, yang cocok untuk Cris dan Alia.


Sesekali, Cris dan Alia sering jalan berdua tanpa mengajak Bela. Cris terkadang berubah wujud jadi manusia untuk menemani Alia jalan jalan. Hanya berdua saja.


Seperti hari ini, Cris sudah menunggu Alia di depan rumahnya. Sudah beberapa kali, Nenek Dina bertemu Cris. Nenek Dina, begitu suka dengan Cris. Walau Nenek Dina tak tahu, kalau Cris itu hantu yang sudah lama ada di rumahnya.


Hari itu, Cris berencana mengajak Alia jalan. Kesebuah tempat perbelanjaan sekalian nonton. Alia sudah siap. Dengan dres cantik berwarna merah muda. Serasi dengan bando yang di pakainya. Sedangkan Cris, sudah siap dengan kemeja coklatnya.


Cris yang biasa, memakai baju orang Belanda pada jaman dulu. Kini, Cris terlihat tampan dengan pakaian masa kini. Yah masa masa Alia muda dulu sekitar tahun 80 an lah.


Cris sudah siap dengan motor yang lagi hits di tahun itu. Alia sudah di bonceng Cris, melaju dengan cepat. Sesaat kemudian, Yudi datang yang berniat untuk mengajak Alia jalan jalan. Karena Nadia sudah ada janji dengan yang lain.


Yudi sudah siap dengan kaos putih, dan jaket hitam. Segera memarkirkan motornya di depan rumah Alia.


Bu Ilan dan Pak Iman pun keluar.


"Eh, tadi Alia berangkat sama siapa? Kalau kamu baru datang?" Tanya Pak Iman bingung.


Pak Iman belum pernah bertemu Cris. Dan Pak Iman juga mengira kalau Alia, berangkat bareng Yudi.


Yudi mengerutkan keningnya. Sudah ada laki laki lain yang lebih dulu datang, mengajak Alia. Yudi berpikir keras, berpikir siapa laki laki itu. Yudi sudah bertanya pada Nadia. Namun Nadia bilang, Alia tak punya pacar.

__ADS_1


Yudi berpikir lagi, Yudi teringat dengan Zidan. Teman dekat Alia, yang di ceritakan Nadia. Apa mungkin, Alia pergi sama Zidan. Ha, Yudi benar benar pusing memikirkan Alia jalan demgan siapa. Membuat Yudi jadi melamun sendiri di depan rumah Alia.


Lama Yudi terdiam, membuat Bu Ilan dan Pak Ilan kasihan pada Yudi. Karena terlambat mengajak Alia jalan. Setelah lama terdiam, akhirnya Yudi pamit. Entah kemana Yudi pergi.


Alia begitu senang, saat bisa berjalan jalan bersama Cris. Ini pertama kali nya, Cris mengajak Alia keluar. Bertemu dengan orang banyak.


"Cris, apa tak apa apa kita ke sini?" Tanya Alia mulai khawatir.


"Aku tak apa apa Alia, kamu tenang saja. Menampakan diri pada banyak manusia tak akan membuat kekuatan ku habis” jawab Cris sambil tersenyum.


Cris sudah banyak berlatih, mengendalikan kekuatan nya. Untuk bisa berjalan jalan dengan Alia. Cris benar benar melakukan semua ini, untuk Alia.


Alia terdiam, Cris lupa Alia bisa membaca pikiran Cris. Seberapa besar, Cris menyembunyikan dari Alia, Alia bakal tahu. Karena Alia, gadis yang luar biasa.


Kemana pun Cris melangkah, semua memperhatikan Cris. Untung semua itu, terjadi di tahun 80'an kalau di tahun 2022 Cris mungkin sudah viral. Karena ketampanan Cris, yang begitu menawan. Ditambah dengan tubuh yang atlentis. Dengan tinggi sekitar 180 cm lebih. Tak heran, Cris benar benar jadi idola.


Tahun 80'an, seni poto tak secanggih sekarang. Ponsel genggam pun, belum ada. Hanya ada telpon rumah, itu juga hanya orang kaya yang punya. Orang orang biasa, tak bisa punya telpon sendiri. Kareba untuk memasang telpon sendiri saat itu, begitu mahal berbeda dengan tahun 2022 ini.


Alia melihat Cris sesaat. Cris memang tampan, namun Cris masih terlihat cuek pada mereka yang ingin berkenalan dengan Cris. Cris selalu menolak para gadis manusia itu, membuat Alia senyum senyum sendiri kareba, Cris benar venar seperti artis. Begitu heboh, membuat Cris pusing.


"Kamu kenapa?" Tanya Cris, yang sedari tadi melihat Alia senyum sendiri.


Alia menggelengkan kepalanya. Namun masih senyum senyum sendiri.

__ADS_1


”kamu BOHONG!" seru Cris mulai merasa kesal karena, Alia mengejek Cris,


"Aku gak menyangka respon para gadis gadis itu, begitu luar biasa" gumam Alia masih senyum senyum.


"Akh, mereka tuch bikin aku gak nyaman"


"Tapi kamu benar benar tampan Cris".


Cris tersenyum.


"Seharusnya, aku yang bangga Alia. Karena aku bisa jalan sama kamu, gadis manusia yang sangat cantik" gumam Cris, yang benar benar jujur dari hatinya.


Alia tersipu malu. Alia tahu, perasaan Cris pada Alia. Namun Alia dan Cris sudah memutuskan untuk menjadi teman saja. Walau rasa pacar.


Sudah sejak tadi, seseorang mengikuti Cris dan Alia. Dia bukan manusia, Alia tahu dia sama dengan Cris. Seperti nya, Cris juga tahu. Namun Cris membiarkan nya. Karena gadis itu, tak mempunyai aura jahat. Alia juga merasa seperti itu. Makanya Alia dan Cris membiarkan gadis itu mengikutinya.


Cris tak mau ambil pusing, dengan gadis hantu yang mengikutinya. Cris hanya ingin melihat Alia saja. Gadis yang baru berusia 12 tahun, namun sudah menjadi gadis yang cantik. Walau Alia, tak berkulit putih seperti Cris. Namun Alia, cukup cantik dengan perawakan Alia yang begotu mirip dengan Sinta. Mamahnya Alia, yang tak jelas seperti apa sekarang.


Cris melihat, Alia gadis yang tegar. Walau tak ada Ayah, dan kondisi mamahnya yang tak jelas. Alia tumbuh menjadi gadis yang riang dan bersemangat. Alia begitu baik, Alia sering menolong para hantu, walau membuat nyawanya hampir melayang, Alia masih meno'long mereka. Hantu hantu yang tersesat, yàng tak tahu jalan pulang.


Gadis hantu itu, masih mengikuti Alia dan Cris. Walau dia tak jahay, namun rasanya risih juga di ikuti oleh hantu itu. Apalagi hantu itu juga, hampir sama dengan Cris. Hantu orang Belanda yang mungkin hidup di jaman yang sama dengan Cris. Jadi mungkin, kekuatannya juga tak beda jauh dengan Cris. Namun yang membuat Alia bingung, gadis hantu itu tak bisa di lihat pikiranñya. Jadi Alia tak tahu maksud dia. Hantu baik atau hantu jahat.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2