
Mendengar teriakan Ne'Ima, Alia dan Cris segera melompat untuk memisahkan tubuh Daesy dan Iblis itu, Alia dengan kekuatan tubuhnya, Cris dengan pedang listriknya. Seketika tubuh Daesy dan Iblis itu pun terbelah jadi terpisah.
Ne'Ima masih memegang kendali dari dua tubuh yang terpisah itu. Iblis itu, meronta ronta kesakitan sedangkan Daesy pingsan karena, satu tubuh keluar dari dalam dirinya.
Alia dan Cris sudah bekerja sama dengan baik. Sekarang tinggal mengalahkan Iblis itu. Iblis itu begitu kuat, sampai mantra pengikat tubuh itu terlepas dari tangan Ne'Ima.
Begitu kuatnya tubuh Iblis itu, membuat tubuh Ne'Ima tepental jauh sampai lima meter. Iblis itu memberontak sambil mengeluarkan api dan asap tebal dalam tubuhnya hendak kabur. Namun segera di tebas Cris, hingga terbelah menjadi dua bagian.
Di dalam tubuh Iblis itu, ada Bela dan beberapa hantu lainnya. Yang terkurung oleh rantai besi yang terbuat dari emas. Seketika Ne'Ima bangkit mengikat kembali Iblis itu, dengan mantra mantra yang ia bacakan.
Alia dan Cris sekuat tenaga, menarik Bela dari tubuh Iblis itu. Namun rantai besi itu tak mau lepas. Cris beberapa kali menebas rantai yang mengikat tubuh Bela.
Bela masih pingsan. Tak sadarkan diri, namun Bela terlihat lemah karena Iblis itu, sudah terlalu banyak menyerap kekuatan Bela dan hantu yang lainya.
Alia berkonsentesi lagi, membaca Ayat Ayat Suci Al-Quran yang di ajarkan Mbah Karyo. Di sisi lain, Mbah Karyo ikut membantu Alia membaca Ayat ayat Suci Al-Quran.
Dengan segala kekuatan, yang Alia miliki. Alia menarik rantai emas itu dari tubuh Bela. Agar benar benar terlepas dari tubuh Bela. Dengan sekali tarikan, akhirnya rantai itu terlepas dari tubuh Bela bersama hantu hantu yang lain yang ikut terpenjara oleh Iblis itu.
Iblis itu, murka. Ne'Ima masih memegang erat Iblis itu, dengan tali mantra mantra nya. Sebagian dari kekuatan itu, sudah Alia dan Cris bebaskan. Iblis itu masih memberontak.
Alia melihat Cris, dan Cris mengangguk untuk menyerang secara bersamaan untuk melawan Iblis itu. Alia dengan kekuatan nya dan Cris dengan pedang listriknya.
Setelah di serang Alia dan Cris secara bersamaan. Iblis itu, menciut dan menghilang. Alia dan Cris duduk terkapar di tanah. Setelah menuntaskan pekerjaan nya yang menguras tenaganya. Alia masih terkejut dengan bangunan rumah Alia yang hancur sampai Ne'Dina dan Sinta, mamahnya Alia datang.
"Astaga, apa yang terjadi Alia" tanya Ne'Dina terkejut dengan apa yang terjadi.
__ADS_1
Alia yang kelelahan melihat ke sekeliling, Alia lupa membereskan kekacauan yang di perbuat oleh Daesy.
"Ada gempa Ne" jawab Alia spontan.
Ne'Dina melihat ke sekeliling hanya ada rumahnya saja yang hancur, sedangkan rumah yang lain masih utuh.
"Kenapa rumah kita saja yang hancur Alia!" seru Ne'Duna sambil menangis.
Alia bingung harus jawab apa? Sedangkan Ne'Ima hanya tersenyum melihat Alia. Begitu juga Cris yang ikutan tersenyum. Karena, hanya Alia yang bisa melihat mahkluk tak kasat mata ini.
Mbah Karyo datang sambil menggendong Yudi.
"Ada pergeseran tanah, Mba Dina" ucap Mbah Karyo, membantu Alia menjelaskan tentang kekacauan ini.
Ne'Dina masih menangis. Bingung dengan biaya untuk memperbaiki rumahnya yang hancur tak tersisa.
Kalau Sinta Mamahnya Alia begitu membenci Alia. Lebih tepatnya membenci Ayah Alia Aji. Makanya ikut membenci Alia karena, kata Ne'Dina wajah Alia mirip dengan Ayah Aji.
Alia sudah lama, tak bertemu Ayàh Aji. Ayah Aji masih mengirimkan uang dan segala kebutuhan Alia. Namun sudah beberapa bulan ini, Ayah Aji belum menengok Alia.
Alia tak menuntut ayahnya untuk selalu bertemu dengannya. Alia tahu, ayahnya punya keluarga baru. Keluarga baru itu tak bisa di miliki Alia.
Cris melihat Alia begitu iba dan kasihan. Bila berurusan dengan Mamahnya. Alia terlihat sedih, Cris memperhatikan Alia mulai meneteskan air matanya. Namun masih mencoba tersenyum, walau hatinya sakit.
Mendengar Ne'Dina menangis.seluruh warga berdatangan, ingin tahu apa yang terjadi. Mereka begitu terkejut melihat rumah Ne'Dina yang hancur tak tersisa. Mereka bingung dengan apa yang terjadi.
__ADS_1
Karena orang orang jawa tengah begitu kental dengan gotong royong yang tinggi. Kini seluruh warga membantu membereskan puing puing rumah Ne'Dina.
Bela dan Daesy baru sadar. Bela dan Daesy tak ingat dengan apa yang terjadi. Daesy malah mengira kalau Daesy masih hidup di jamannya. Ingatan tentang rasa sakit Daesy itu, menghilang setelah Iblis itu menghilang. Selama ini, Daesy di kendalikan oleh Iblis itu.
Daesy seakan tak percaya saat Cris menjelaskan semuanya. Menceritakan semuanya tentang Daesy dan masa lalunya dengan Nayla. Daesy teringat dengan Nayla. Daesy ingat, Nayla yang membunuh Daesy. Sampai Iblis itu datang, untuk membantu Daesy membalaskan dendam pada Nayla.
Nayla sudah mati ribuan tahun yang lalu. Nayla juga sudah tak ada di dunia ini. Karena Iblis itu, sudah memakan jiwa Nayla sebagai kekuatan nya yang begitu menyeramkan. Urusan Daesy sudah beres di dunia ini.
Daesy sudah berseri wajahnya tak ada dendam lagi di hatinya. Daesy sudah ikhlas dengan kematianya yang begitu mengenaskan. Daesy sudah meñgikhlaskan semua yang terjadi padanya.
Akhirnya, Daesy kembali ke alam keabadian sampai hari dimana semua akan mati hingga kiamat datang.
Daesy sudah pulang ke alamnya. Tinggal hantu hantu disini yang gak mau pulang ke alam mereka masing masing. Mereka bilang masih betah hidup berdampingan dengan manusia.
Alia sudah merasa lega sekarang. Alia juga merasa bingung malam ini, Alia tidur si mana. Rumahnya hancur sedangkan Ne'Dina masih terus saja menangis. Yudi masih belum juga sadar. Mbah Karyo sampai khawatir dengan keadaan Yudi.
Alia sudah memeriksa Yudi. Tak ada yang salah dengan tubuh Yudi. Namun kenapa Yudi belum juga sadar.
Ne'Dina masih duduk di tanah dekat reruntuhan rumahnya. Sinta Mamahnya Alia masih melamun sendiri. Nadia sudah mendengar kabar tentang rumah Alia yang hancur buru buru datang menemui Alia. Untuk mengajak tinggal di rumahnya untuk sementara.
Alia memikirkan Nenek dan Mamahnya. Nanti akan tinggal di mana kalau Alia ikut Nadia ke rumahnya. Karena, Ne'Dina dan Sinta-Mamahnya Alia pasti menolak tinggal di rumah Nadia.
Nadia dan Alia jadi ikut bingung. Nadia tak bisa bertanya pada Alia. Tentang apa yang terjadi. Di rumah Alia terlalu banyak orang. Mereka semua tak tahu dengan kemampuan Alia yang Indigo. Lagian Alia tak berniat menceritakan semuanya pada penduduk desa.
Di saat Alia dan Nadia masih bingung. Sebuah mobil berhenti di depan Rumah Alia. Mobil siàpa itu ya?.
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak di komentar tambah kan ke favorit biar gak ketinggalan update cerita tentang Alia yang Indigo. Masih banyak misteri misteri yang bakal di pecahkan oleh Alia dan juga dua sahabat gaib nya Cris dan Bela.