Alia Gadis Indigo

Alia Gadis Indigo
Chapter 18 HANTU YANG LAIN BAGIAN 2


__ADS_3

Alia begitu ketakutan sekarang. Fatur hampir saja sampai pada Nadia. Sedangkan Nadia sudah ketakutan sekarang. Nadia menutup mukanya dengan kedua tangannya. Sampai tiba tiba seseorang pun datang membelakangi Nadia.


"Alia kamu baik baik saja kan. Aku mencari kamu kemana mana untung kamu memanggil kami. Jadi aku dan Cris tahu lokasi kalian" Ucap Bela. Mencoba membantu membangunkan Alia untuk berdiri.


"Syukurlah Bela, kamu dan Cris datang tepat pada waktunya" Ucap Alia merasa lega.


Cris mencoba menghalangi tangan fatur yang mau menjabak Nadia.


"Alia kamu ga apa apa. Maaf kita datangnya terlambat." Ucap Cris sambil tersenyum. Dan menoleh ke arah Nadia.


Nadia bener bener terpesona dengan ketampanan wajah Cris. Tapi Nadia bingung dengan laki laki tampan yang sedang berdiri di hadapannya..


Cris menghalangi tangan Fatur. Lalu Cris, mendorong Fatir sampai terhempas jauh. Sampai hantu perempuan itu keluar dari tubuh Fatur.


Nadia ketakutan sampai mati. Melihat hantu perempuan yanv keluar dari tubuh Fatur. Wajahnya begitu menyeramkan. Begitu pucat dengan mata yang menyala. Seperti yang dilihat Nadia tadi. Mata merah itu, sama dengan mata Fatur tadi. Nadia melihat tubuh Fatur pingsan. Hantu perempuan itu, terus terusan menyerang Cris. Namun berkali kali Cris menangkis serangan itu. Sampai hanti perempuan itu kalah. Karena Cria menyerang dada hantu perempuan itu, dengan sekali hentakan. Membuat hantu itu terjatuh dan menghilang.


Alia berjalan ke arah Nadia di bantu bela. Sedangkan Nadia di bantu Cris untuk bangun.


"Alia ini kita ada dimana?" Tanya Nadia yang masih bingung dan melihat ke arah Cris dan Bela. 2 orang yang seperti orang belanda. Karena Nadia belum pernah melihat dua orang itu.


Alia hanya tersenyum


"Nanti aku jelaskan. Sekarang kita harus pulang dulu" Ucap Alia.


Alia memegang tangan Nadia. Cris menggendong Fatur yang masih pingsan. Sedangkan Bela memegang tanga Alia dan Nadia. Mereka pun kembali ke dunianya. Dunia manusia.


Nadia masih bingung dan tak mengerti. Dengan apa yang terjadi. Seluruh badannya terasa begitu sakit. Begitu juga Alia. Sedangkan Fatur masih pingsan.


"Alia, kita pamit ya. Kamu dan temanmu sekarang sudah aman" Ucap Cris. Yang kemudian menghilang.


Nadia langsung merinding saat melihat Cris dan Bela menghilang. Sedangkan Alia sudah biasa.


"Sekarang kita harus mencari alasan. Bagaimana cara mengatasi fatur yang masih pingsan" Gumam Alia.

__ADS_1


Nadia melihat wajah Alia dengan serius. Alia masih punya hutang penjelasan pada Nadia. Alia pun hanya tersenyum.


Beberapa saat kemudian. Fatur pun tersadar. Terlihat Nadia dan Alia yang masih berdiri. Di penuhi luka dan seragam mereka pun kotor.


Fatur pun langsung bangun tak mengerti dengan apa yang terjadi.


"Nadia" Panggil fatur.


Nadia berpaling, lalu pergi meninggalkan Fatur. Nadia sudah tak khawatir lagi. Karena sepertinya keadaan Fatur baik baik saja.


Alia dan Nadia sengaja berbohong pada orang rumah kalau mereka terjatuh dari pohon. Membuat mereka luka dan lecet. Seragam mereka pun jadi kotor.


Sesampai nya di rumah. Nadia menginap di rumah Alia. Karena kalau Nadia pulang pasti bakal kena omel ibunya. Melihat bajunya yang kotor dan tubuhnya yang lecet. Makanya Nadia pun kemilih untuk menginap di rumah Alia.


Alia menjelaskan semua, pada Nadia. Tentang Alia yang bisa melihat mahkluk asrral. Dan dua teman hantunya yang tadi menolong mereka berdua Bela dan Cris.


Alia menceritakan semuanya. Tanpa terkecuali. Semua yang terjadi pada Alia selama ini. Dan selalu di tolong 2 hantu orang Belanda. Hantu kakak beradik itu, Cris dan Bela.


Awalnya Nadia tak percaya. Dengan ucapan Alia. Tapi setelah mengingat kejadian tadi. Nadia terpaksa percaya. Karena kejadiannya tadi benar benar tak masuk akal. Di luar nalar Nadia sebagai manusia normal.


Nadia senang. Akhirnya Nadia tahu rahasia Alia. Tak ada yang disembunyikan lagi. Dan Alia berkata agar tak memberitahu Yudi dulu tentang kemampuannya.


Nadia dan Alia, tahu betul Yudi orangnya seperti apa. Dia gak akan percaya dengan hal hal yang tak masuk akal. Seperti kejadian yang di alami Nadia tadi siang.


Esoknya, Yudi mampir ke rumah Alua. Karena, hari ini hari minggu.


Yudi sudah berdiri di teras rumah Alia dan yang keluar Nadia.


"Kok kamu ada disini?" Tanya Yudi terkejut melihat Nadia ada di rumah Alia. Tadinya Yudi mau mengajak jalan Alia, hanya berdua saja. Tapi ternyata Nadia ada di rumah Alia. Membuat Yudi terkejut.


"Kemarin aku nginep di sini" Ucap Nadia langsung duduk di samping Yudi.


Yudi pun langsung berkata spontan. Agar Nadia tak curiga.

__ADS_1


"Kok kamu gak ajak aku nginap di sini" Seru Yudi pura pura cemberut.


"Aku terpaksa nginep di sini!!" Gumam Nadia.


Yudi memperhatikan Nadia. Terlihat banyak luka lecet di tubuh Nadia.


"Kamu kenapa Nad, apa yang terjadi sama kamu?" Tanya Yudi yang sudah mulai peka dengan keadaan Nadia.


Sebwluk menjawab. Alia keburu datang dan menjawab pertanyaan Yudi.


"Kita jatuh dari pohon" Jawab Alia.


"Iya, aku dan Alia jatuh dari pohon kemarin. Makanya aku gak bisa pulang. Ntar ibu aku ngomel ngomel kalau aku pulang dengan keadaan seperti ini" Tutur Nadia agar Yudi tak curiga.


"Kok bisa, kalian jatuh dari pohon secara bersamaan?" Tanya Yudi lagi. Yang melihat Alia juga sama dengan luka lecet seperti Nadia.


"Iya kita menghindari Fatur, kita naik pohon. Malah salah injek jadinya kita jatuh bersama" Ucap Alia berbohong lagi.


Yudi tertawa kecil. Menyayangkan dua gadis itu. Naik pohon bersama dan jatuh secara bersamaaan pula.


Nadia melihat Yudi. Nadia berpikir Yudi percaya dengan ucapan Alia. "Maaf Yudi, kita gak bisa berkata jujur. Karena kamu pasti tak percaya" gumam Nadia dalam hati.


"Oh iya, Fatur itu siapa?" Tanya Yudi lagi. Nadia memang belum cerita pada Yudi. Kalau Nadia sudah punya pacar.


"Ohh maaf Yudi, aku belum cerita. Aku punya pacar, tapi udah putus sekarang" Ucap Nadia masih kesal dengan Fatur.


Yudi mengerutkan keningnya.


"Kamu punya pacar, tapi udah putus sebeluk ngenalin sama aku" Seru Yudi agak kecewa.


"Lebih baik kamu gak usah kenalan deh" Seru Nadia yang masih takut dengan hantu perempuan yang keluar dari tubuh Fatur.


"Memang kenapa?" Tanya Yudi penasaran. Laki laki itu seperti apa yang bisa jadi pacarnya Nadia temannya ini.

__ADS_1


Nadia diam tak mau jawab. Rasanya malas sekali untuk mengingat tentang laki laki yang sudah menyakitinya itu. Apalago Nadia tak mau berurusan lagi dengan Fatur. Nadia takut dengan hantu perempuan itu. Membuat Nadia semakin merinding mengingat hantu perempuan itu. Yang begitu menakutkan bagi Nadia yang baru pertama kali melihat hantu.


Bersambung....


__ADS_2