Alia Gadis Indigo

Alia Gadis Indigo
Chapter 51 HOTEL BAGIAN 2


__ADS_3

Hantu itu, melihat Alia tak suka. Kamar VIP ini, jarang di peaan oleh orang orang karena, memang harganya lumayan menguras kantonh. Harga satu malam, bisa mencapai 10 JT.


Harga lumayan besar, untuk menginap sebuah kamar. Hanya beberapa orang saja yang berani menginap di kamar ini. Yah, hanya orang orang tertentu saja.


Keluarga Alia, cukup beruntung bisa menginap di hotel ini. Alia bukan orang penting atau Selebriti. Namun bisa menikmati Fasilitas lengkap, dan modern.


Namun Alia, lebih nyaman di Hotel yang murah. Bukan karena jiwa miskinnya, cuman di sana tak terlalu banyak hantu. Yang mengganggu seperti di sini, Alia melihat Hantu wanita itu, sangat terganggu sekali dengan kedatangan Alia. Mungkin karena, Alia bisa melihat mereka.


Aji, sedari tadi memperhatikan Alia, yang diam saja. Tak menunjukan ekspresi apapun. Aji pun lalu mendekati Alia.


"Sayang, kamu kenapa?" Tanya Aji pada putrinya.


Alia menoleh, "Tidak apa apa Yah," gumamnya masih merasa tak nyaman karena, wanita hantu itu, terus memperhatikan Alia.


"Kamu, tak suka?" Tanya Aji lagi, melihat sikap Alia yang seperti itu.


Alia terdiam. Tak bisa jujur kalau Alia, benar benar tak nyaman. Karena, kemampuannya ini, sering di ganggu oleh mereka.


"Alia" panggil Aji lagi.


"Maaf Yah, Alia tak suka berada di sini!" Seru Alia. Tak ingin berurusan dengan hantu wanita itu.


"Kenapa? Ini hotel terbaik loh"


"Tapi, Alia tak mau di sini"

__ADS_1


Mendengar ucapan Alia, Ne'Dina beranjak dari kursinya.


"Kita pindah aja yah, ke hotel yang lebih murah!" Seru Ne'Dina tiba tiba.


"Gak bisa Bu, aku dah bayar satu bulan penuh untuk kalian menginap di sini" gumam Aji. Sebenarnya Aji tak masalah sih, mau pindah hotel juga karena, uang pasti akan di kembalikan pada Aji lagi. Walau tak semuanya.


Aji, ingin menyediakan yang terbaik untuk Putrinya. Karena Aji tahu Hotel ini, Hotel yang terbaik, yang jadi rekomendasinya. Untuk Alia dan keluarganya.


Alia dan Ne'Dina terkejut, mendengar pengakuan Aji yang sudah membayar satu bulan penuh, untuk menginap di hotel ini. Ne'Dina, merasa Aji terlalu berlebihan.


"Ya udah deh, Alia kita di sini saja" guman Ne'Dina. Tak ingin memperpanjang lagi. Ne'Din tak ingin Aji rugi. Aji sudah mengeluarkan banyak uang untuk mereka.


Aji menatap Alia. Alia sydah membaca apa yang Ayagnya pikirkan. Intinya, Aji Ayah Alia, ingin yang terbaik untuk Alia tinggal sementara, sebelum beres rumahnya di bangun.


Alia sudah tak bisa berbuat apa apa lagi. Bila menyangkut kebahagian Ayahnya. Alia pasrah saja. Setidaknya Alia sedikit tenang karena, ada Cris dan Bela. Dua hantu ini, akan selalu membela Alia.


Alia merasa bersalah karena, rumah Neneknya hancur. Namun mau bagaimana lagi?. Memang harus seperti ini, sekarang Alia hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi.


Alia masih terjaga, tak ingin tidur karena bila Alia tidur, hantu wanita itu akan segera masuk ke mimpi Alia. Alia tak mau berurusan dengan hantu wanita itu. Hantu wanita itu, mempunyai aura hitam pekat, sudah jelaskan dia bukan hantu yang baik.


Alia tak ingin melihat masa lalu hantu wanita itu. Namun kilasan masa lalu itu, malah hadir dalam pikiran Alia saat ini.


Nama hantu wanita itu, Ying Mei. Ayahnya orang Tiongkok dan Ibunya berasal dari Korea. Ying Mei datang ke Indonesia karena, menikah dengan Yongki Cheng seorang pengusaha keturunan Indonesia.


Mereka menikah karena perjodohan. Ying Mei menikah dengan Yongki Cheng karena, sikap Yongki yang begitu sopan dan ramag. Membuat keluarga Ying Mei setuju putrinya menikah dengan Yongki Cheng.

__ADS_1


Dany Cheng, seorang pengusaha ternama, Ayah dari Yongki Cheng. Dany keturunan Indonesia. Sudah lama menetap di Indonesia. Dany sendiri sahabat dari Ayahnya Ying Mei, bernama Ying Jang dan ibu Ying Mei bernama Iva Lin.


Mei-mei nama panggilan untuk hantu wanita iti. Pernikahan yang awalnya indah, ternyata itu hanya kedok semata. Yongki tak sebaik yang di perlihatkan pada orang tuanya di Tiongkok.


Aslinya, Yongki begitu kurang ajar dan selalu mempermainkan wanita. Sampai di Indonesia, kelakuan Yongki berbanding kebalik. Yongki begitu kasar dan sering menyiksa Ying Mei. Berkali kali Yongki menyesal dengan Mei-mei. Itu membuat Mei-mei sakit hati.


Yongki di paksa harus menikah dengan Ying Mei karena, Ayahnya sudah lelah dengan kelakuan anaknya ini. Dany Cheng berharap mungkin setelah menikah Yongki bisa berubah. Namun kenyataanya, malah lebih parah kelakuan nya.


Awalñya Ying Mei mengadu pada Ayah mertuanya, tentang kelakuan putranya. Ayah mertuanya hanya bilang, Ying Mei harus bisa merubah kelakuan anaknya ini. Karena, ayah mertuanya sudah angkat tangan dengan kelakuan putranya yang seperti itu.


Ibu mertuanya sama saja, harus terima nasib. Menikah dengan Yongki. Rika, Ibu mertua Mei-mei tak peduli dengan nasib Mei-mei di sini. Mei-mei tak bisa mengadu pada siapapun. Tak ada yang bisa di ajak bicara di rumah sebesar ini.


Para asisten rumah tangga pun, tak bisa membantu Mei-mei. Mereka sangat takut pada majikanya ini.


Hidup Mei-mei bagai di neraka selama dua tahun pernikahanya dengan Yongki. Yongki tak pernah memperlakukan Mei-mei dengan baik. Tak jarang, Yongki menyiksa Mei-mei saat Mei-mei tak menuruti perintah Yongki.


Kelakuan Yongki betul betul kurang ajar. Saat orang tuanya tak ada di rumah. Yongki malah mengajal teman temannya berpesta di rumahnya dan membawa banyak gadis untuk di kencani Yongki dan teman temanya.


Mei-mei tak di perbolehkan keluar dari kamarnya. Yongki tak ingin Mei-mei bilang pada teman temannya kalau Yongki sudah menikah di Tiongkok.


Yongki malu dengan pernikahanya. Yongki tak ingin menikah dengan gadis Tiongkok. Padahal Mei-mei begitu cantik dengan kulit putih, mata sipit, hidung mancung dan bibir yang tipis. Kecantikan Ying Mei tak membuat Yongki tertarik atau mencintai Ying Mei.


Setiap hari, Mei-mei hanya bisa menangisi penderitaanya. Mei-mei tak bisa bercerita pada kedua oranf tuanya di Tiongkok. Semua akses ke Tiongkok di putus oleh keluarga Yongki.


Yongki tak ingin, Mei-mei mengadu pada orang tuanya, tentang kelakuan Yongki dan keluarganya. Mei-mei memang di berikan semuanya, harya yang melimpash dan semua perhiasan yang banyak. Tapi hati Mei-mei tak bahagia. Mei-mei benar benar tertekan berada di rumah mertuanya. Mei-mei ingin keluar dari sangkar emas yang keluarga Yongki berikan padanya. Namun apa dayanya, Mei-mei tak bisa keluar dari rumah itu. Rumah yang bagaikan neraka itu.

__ADS_1


Bersambung...


Maaf yah, kalau lama up nya


__ADS_2