ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)

ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)
Apa kau baik-baik saja?


__ADS_3

Naila berjalan memasuki gedung AN grup, dia berhadapan dengan reseptionis di lobby lantai satu, dengan sopan, sang resepsionis yang bernama Sinta dalam nametag nya menyapa Naila.


"Selamat pagi bu, ada yang bisa kami bantu?" kata sinta


"Saya ingin bertemu kepala HRD mba!" kata Naila


"Baik, ibu bisa naik ke lantai 3!" kata Sinta


"Terimakasih ya"


"Terimakasih kembali" sinta tersenyum lalu melanjutkan pekerjaannya kembali mengangkat telpon yang masuk.


***


Naila menaiki lift untuk ke lantai 3, dia mencari-cari dimana ruangan HRD berada, didepan pintu tertulis HEAD RECRUITMEN DEPARTEMEN.


" Aahh . pasti ini ruangannya.."


tok tok tok Naila mengetuk pintu, dan dia dipersilahkan masuk.


Setelah berhadapan dengan HRD, Naila diminta untuk menunggu keputusan resmi dari Dewan direksi, dan berhubung Kepala Direksi sedang izin cuti selama seminggu, maka selama itu Naila menunggu kabar.

__ADS_1


Jam 10, Naila meninggalkan ruangan HRD, turun menuju Lobby, di sana dia mendudukan diri di sofa yang tersedia, mengetikkan beberapa pesan kepada papanya untuk membawa supir menjemputnya di AN grup.


Ketika sedang asik, mengetik, tak sengaja pandangan matanya melirik dua orang pria yang sedang berjalan, "Andraaa .. " Ucapnya tanpa suara, namun ketika Andra menengok ke arahnya, dia menundukkan pandangannya.


"Kenapa dia ada disini, setelah setahun terakhir, apa dia hidup dengan baik? aahh pasti dia hidup dengan baik, bahkan dari pakaiannya saja terlihat dia sangat terurus."


"Ciih.. kenapa aku memikirkannya lagi!" ucap Naila pada diri nya sendiri,


Selang beberapa menit supir pak Yudi telah sampai didepan AN grup.


Naila menuju rumahnya, belum setengah hari, tapi dia sangat merindukan putri kecilnya, karna dengan melihat Dara kesedihannya seperti hilang begitu saja.


***


"Sudah pak, tim HRD sudah meng acc izin cuti Pak Andra, dan besok bapak bisa mulai tidak kekantor. tapii..?"


"Tapi apa?"


"Tapi dengan berat kita juga mengundur waktu perekrutan karyawan baru pak, kata mereka hari ini ada satu orang lagi yang datang untuk wawancara."


"Kau urus semua nya Rey, selesaikan tugas ini, gantikan aku untuk menyelesaikannya, rekrut karyawan terbaik, dan pastikan mereka memiliki kompetensi yang bagus juga "

__ADS_1


"Baik Pak!"


***


Sesampainya di rumah Naila bergegas membersihkan diri, dan mendatangi Dara yang sedang bermain dikamar bersama Nenek nya, Naila belum bisa menyediakan jasa Baby sitter, karna selama ini dia masih dirumah dan tapi nanti sepertinya dia akan mulai mencari pengasuh untuk Dara, karna nanti dia akan tiap hari meninggalkan Dara untuk bekerja.


Naila menatap bahagia kearah mama dan putri kecilnya yang sekarang terlelap dikamar Dara, berbagai mainan dan tempelan pernaik pernik menghiasi kamar itu, kamar minimalis dengan figura besar menampilkan fotonya dengan Dara.


"Maafkan Naila Ma.. masih sering merepotkan mama!" ucapnya pada mama yang saat ini sambil membetulkan selimut di tubuh Dara.


Naila hendak beranjak dari kamar Dara, dan menuju dapur membuat makan siang untuk mama dan putri kecilnya. namun suara ponselnya menghentikan langkahnya.


*nomor lokal calling...


"selamat pagi dengan ibu Naila Ardelia, kami dari perekrutan AN grup meminta Anda untuk datang besok pagi, guna melengkapi berkas, terimakasih"


"oke, terimakasih infonya*"


Panggilan terputus


"Alhamdulillaaaah.. terimakasih ya Allah, Dara nak, bunda janji akan memenuhi semua kebutuhanmu nak.." ucap bahagia Naila.

__ADS_1


to be continue


__ADS_2