ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)

ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)
Mengenang Masa SMA


__ADS_3

"Andraa.. kau sudah datang?" ucap seorang wanita yang sedang tersenyum menggoda dihadapannya.


"Jessika?" kauu.. Jessika Aprilia?"


"Hmm.. ternyata ingatanmu sangat kuat yaa ndra.. bahkan sudah hampir 20th kita tidak bertemu,!" ucap Jessika


"Tentu saja aku ingat, bagaimana tidak ingat dengan "the beauty" SMA 1 kota B!" ucap Andra semangat.


"Ooh iyaa . ini kenalkan Rey asistenku.. Rey ini Jessika teman SMA ku!" mereka berjabat tangan, kemudian duduk saling berhadapan.


"Bagaimana kabarmu selama ini Jes?" ku dengar kau melanjutkan kuliah di Paris?" kata Andra.


"Apa apaan ini? kenapa aku merasa hanya menjadi obat nyamuk saja! menyebalkan!!" Rey


"Hmm.. aku mengejar cita-cita ku sebagai model, aku memulai dari sana, kota Paris itu sangat mendukung lhoo ndra, sejak aku mendaftarkan kuliah jurusan modeling, bahkan sebelum lulus kuliahpun aku sudah menandatangani kontrak."


"Baguslah .. "


"Oia.. pertemuan kali ini langsung saja, karna aku gak bisa lama-lama!" kata Andra membuka lembaran surat kontrak dan mulai menjelaskan


"Kenapa mesti buru-buru sih!" setelah sekian tahun, bukankah sebaiknya kita ngobrol dulu.?" ucap Jessika


"hmm.. baiklah..!" Andra kembali menutup lembaran tersebut, melupakan rencana awalnya.


Jessika melempar pandangan ke arah Rey yang terlihat bosan. Andra menyadari nya juga.


"Rey, kau boleh pulang duluan!" ucap Andra seketika.


Rey hanya diam saja, bahkan dahinya mengeryit bingung.


"Rey.. kau dengar aku?" kata Andra kembali.


"Rey, pulanglah duluan, kupastikan lembar kontrak ini ditandatangani, oke!" kata Andra lagi


Rey, berdiri dan membungkukkan badannya, kemudian meninggalkan dua orang disana dalam suasana tawa.


"Pak Andra, jangan lupa dirumah sudah ada yang menunggu!" ucapnya sebelum meninggalkan meja.


"Iyaa .. aku tau, kau tenang saja !" ucap Andra

__ADS_1


"gimana bisa tenang, liat perempuan seksi begitu, apa bisa pak Andra tidak tergoda?" Rey


Kemudian kedua lelaki dan perempuan kembali bercerita satu sama lain, menceritakan masa-masa SMA mereka dulu.


"Kau sudah menikah Jes?" tanya Andra


"Seperti yang kau lihat aku masih bebas Andra." ucap Jessika dengan bahasa tubuh yang sarat makna.


"Bagaimana wanita secantikmu belum memiliki pasangan Jes?" kau pasti berbohong!"


"tidak, aku tidak berbohong, aku pernah menjalin hubungan dengan laki-laki ketika di Paris namun, hubungan kami kandas karna orang ketiga!"


"Bagaimana denganmu Andra?" tanya Jessika


"Aku sudah menikah, sebentar lagi anak kedua ku akan lahir, sekarang istriku sedang hamil." jawab Andra


" Kau benar-benar hebat Andra, bahkan bakal calon dua anak saja kau masih tampan dan gagah!" ucap Jessika masih dengan bahasa tubuh yang sulit dimengerti.


"Bagaimana kita pindah mengobrolnya jangan disini, kita mampir ke apartemen ku, disana akan ku tandatangani lembaran itu!" ucap Jessika sambil menunjuk dengan wajahnya map merah yang sempat dibuka oleh Andra tadi.


"Baiklah, jika itu bisa membuatmu nyaman, ayo kita ke apartemenmu, krn waktu ku juga tidak lama, aku berjanji akan pulang cepat hari ini." jawab Andra merapikan kembali tas memasukkam map merah berisikan lembaran kontrak kerjasama.


"Disini alamatnya?" tanya Andra, melihat gedung tinggi dihadapannya.


Jessika menganggukkan kepala.


setelah memarkirkan mobil, Andra dan Jessika menaiki lift menuju ruangan jessika.


"Kau sudah lama disini jes?" tanya Andra


"Hmm.. sejak aku kembali ke Indonesia, aku membeli apartemen ini dan tinggal disini!"


"Bagaimana dengan orangtua mu?" tanya Andra


"mereka masih di kota B!"


Andra mengganggukkan kepala.


Sampai lah mereka didepan pintu apartemen Jessika, setelah masuk, Jessika mempersilahkan Andra untuk duduk diruang tengah,

__ADS_1


"Apartemen ini sangat luas, kau tinggal sendiri?"


"Kalau kau mau menemani, aku passti tidak sendiri." jawaban jessika ambigu


"Duduklah, aku buatkan minum." kata Jessika


Andra duduk, dan mengamati isi apartemen Jessika, tampak beberapa foto menghiasi dinding disana bahkan ada foto dimana Jessika dengan pose menantang dan menggunakan pakaian minim. Andra menelan saliva nya, tidak munafik, ketika lelaki melihat hal seperti itu pikirannya akan kemana-mana.


"Minumlah.?"


Ucapan jessika menghentika lamunan Andra, dan segera beralih ke lembaran kontrak itu lagi.


" Ooh iyaa ndra.. apa kau masih suka kontak dengan teman SMA kita dulu" Jessika mendudukan diri disamping Andra


"Tidak, aku sama sekali putus kontak dengan mereka!"


"Karna aku malu pada awal aku kuliah dan memutuskan untuk menikah, aku hanyalah bawahan yang kerap kali penuh hinaan!" Batin Andra


" Apa aku boleh meminta nomor whatsapp mu ndra?" karna akan sangat mungkin kita akan sering bertemu setelah aku menandatangani surat - surat ini!" ucap Jessika


"Baiklah," Mereka bertukar nomor ponsel, Andra tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya.


"Diminum dulu ndra, aku ganti baju sebentar yaa!" ucapnya sambil mengelus rambut tipis yang ada diujung dagu Andra.


Tanpa curiga apa-apa, Andra meminum sebuah minuman yang rasanya menurut dia aneh, "Minuman apa ini?" ucapnya membolak balil cangkir bening dengan isian air berwarna mirip teh.


Jessika keluar dengan sudah berganti pakaian. kemudian duduk kembali di samping Andra, Jessika mulai usil, dia mengelus bahu Andra, selagi Andra menyiapkan berkasnya untuk ditandatangani.


Seketika mata Andra mengantuk, namun tetap ia tahan, sampai ketika ingin menyerahkan pulpen, tiba- tiba pulpen itu terjatuh, dan mata Andra telah terpejam


Jessika menatap Andra dengan tatapan mesum, ia hendak duduk menghadap Andra di pangkuannya dan melakukan aksinya.


Andra tertidur dan tidak menyadari apa yang terjadi setelahnya, yang dia tau bahwa dia lupa saat ini Jessika itu bukan hanya temannya, tapi client mesum yang diceritakan Rey,


Dan seperti syarat yang diajukan.. Jessika tidak akan tandatangan sebelum dia terpuaskan.


to be continue..


#yang suka ceritanya bisa di like & tinggalkan komen yaa ..😄

__ADS_1


__ADS_2