ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)

ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)
Akhir yang Bahagia


__ADS_3

Andra dan keluarga kecilnya sedang menikmati liburan, mereka mengunjungi resort milik keluarga yang berada dikota B, Bi jamilah dan Pak tohir pun ikut serta dalam liburan kali ini, Andra menempati kamar suite ekslusif dengan pemandangan yang langsung ke arah laut. Biru nya laut dan deburan ombak menjadi pemandangan pagi yang indah.


"Ayah..?" panggil Dara


"Ayah dipanggil bunda disuruh makan!" katanya lagi


Andra memang liburan namun ponsel nya tetap bekerja, saat ini dia sedang berdiri di balkon dan menerima laporan dari asisten Rey, selama 20menit sudah Andra berkutat dengan laporannya, dan diapun kini sudah menonaktifkan ponselnya.


" Iya sayang, sebentar lagi ayah masuk ya, kaka duluan aja!"


Dara mengangguk


"Bundaaa.. kata ayah ntar nyusul!" teriak Dara.


Naila terlihat mengenakan celemek dan memegang spatula, dengan cekatan dia memasak untuk keluarga kecilnya.


"Oweeekk.." adik laki- laki Dara menangis karna terbangun dari tidur.


"Sini nyah, bibi yang nerusin masaknya!" bi jamilah mengambil alih pekerjaan yang memang seharusnya menjadi pekerjaannya, namun karna nyonya muda nya gemar membuat makanan sendiri untuk anak dan suami, jadi bi jamilah memilih mengerjakan yang lain.


"Ini tinggal diberi perasan jeruk ya bi, trs daging yang ini ,jangan terlalu gosong, abang gak suka!" Naila memberi instruksi


"Saya ke kamar dulu bi, tolong dilanjut yang belum sempat saya kerjakan yaa bi," sambil melepas celemek dan menyerahkan ke bi jamilah.


"Iya nyah.."


*


"cup cup cup.. anak bunda sudah bangun, kaka pinter nih temenin adek, makasih ya ka! ooohh.. adek haus ka..!" ucap Naila kepada kedua buah hati nya.

__ADS_1


Dara semenjak adiknya lahir menjadi kaka siaga, jadi kalo adiknya itu bangun atau menangis dia akan mencoba mendiamkan atau menemani sambil menunggu bunda nya menghampiri.


"Lhoo..kok pada disini?". ucap Andra saat masuk kamar hendak menyimpan kembali laptop dan ponselnya yang sudah dia matikan.


"Ayah tolongin bunda, ambil tisu diatas meja dekat lemari." sambil menunjuk.


"Ini?" kata Andra membawakan barang yang diminta


"Kaka ayo keluar sama ayah, biar adik mimi dulu."


"Adik kecil, kaka tinggal yaa.. adik mimi yang banyak supaya cepat besar!" kata Dara sambil mencium pipi adiknya


***


Naila tersenyum memandang kedua buah hati yang tumbuh sehat.


Andara Sofia kini berusia 5tahun, dan Adik laki laki nya bernama Faisal Dandi usia 1tahun


Adiknya yang masih bel bisa bicara namun sudah paham apa yang dibicarakan kakanya.


"Kaka, jangan jauh-jauh ya!" ucap Andra yang kini memegang camera kecil ditangannya.


Sambil menunggu matahari terbenam, mereka berempat duduk - duduk di pinggir pantai,


Tangan Andra yang satunya begitu erat menggenggam jemari Naila.


"Terimakasih Nai!" ucapnya


Naila menengok ke arah Andra. kemudian mengeryit. " untuk apa?"

__ADS_1


"Karena telah melahirkan anak-anak yang sangat lucu ditengah keluarga kita" ucapnya sambil mengecup punggung tangan Naila


"terimakasih.." lanjutnm Andra


Naila masih tersenyum mendengar kata-kata lembut yang terdengar begitu indah ditelinganya, dan itu keluar dari bibir suaminya.


"Terimakasih telah bertahan untukku!" ucapnya


Tatapan mata mereka bertemu, Andra mendekatkan wajahnya ke wajah Naila hendak mencium bibir wanita tercinta nya..


Naila pun bersiap untuk menerima momen indah itu,


saat semua akan terjadi.


"Ayaaaahh.. bundaaa... " teriak Dara


Andra dan Naila reflek menengok ke arah Dara


"Liat matahari nya!!" katanya lgi sambil menunjuk ke arah dimana matahari telah sampai kepada tempat pelabuhannya..


Andra menyiapkan camera guna mengabadikan momen tersebut.. menggandeng tangan Naila mendekati kedua anaknya yang tengah bermain pasir..


"Aku mencintaimu!" bisiknya.


Naila menengok kemudian mencium pipi Andra. "Aku juga mencintaimu!"


mereka sama-sama tersenyum, kemudian melanjutkan jalan dan menggandeng kedua anaknya menyaksilan sunset sore itu dengan penuh rasa syukur.


__ADS_1


-Tamat-


__ADS_2