ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)

ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)
Sempurna


__ADS_3

kau begitu sempurna


dimataku kau begitu indah


tak bisa ku bayangkan hidupku tanpa cintamu


suara dering ponsel Andra berdering, terlihat dilayar


Rey calling..


Andra yang baru menyelesaikan ritual pagi nya, segera menjawab panggilan tersebut


"maaf mengganggu pak, tapi ini urgent, ada client dengan penawaran tinggi dia mau, jadi kalo bisa pak andra segera kekantor sekarang!"


"Client darimana Rey?"


"Dari Negri sebrang pak!"


"Dia tertarik dengan design terbaru milik AN grup dan ingin bekerjasama!"


"Baiklah 20menit lagi aku sampai dikantor!"


Andra menutup panggilan tersebut dan segera menghampiri Naila yang masih terbaring di ranjang kesakitan, matanya terpejam namun tampak sangat cantik, setelah melahirkan dengan proses sc, ibu dari dua anak itu kini masih terbaring lemah.


Menatap dengan begitu lembut kemudian mengecup kening Naila. Mama Nadia yang menemani disana terlihat bahagia melihat menantu nya yang begitu menyayangi putrinya itu.


"Ma, Abang harus ke kantor, ada pekerjaan yang harus abang selesaikan! gapapa ya ma, Andra tinggal dulu,!" sambil menyalimi mertuanya.


"pergilah bang, hati-hati!" ucap mama Nadia


Setelah berbalik hendak keluar, Andra kembali menghadap mama nadia, "Oia ma, sore ini katanya Mama Tasya dan papa Deni tiba, jadi mungkin nanti mama Nadia bisa istirahat, biar mama Tasya yang menjaga Naila."


"Sudah, kamu tenang saja, mama gapapa.."


jawab mama nadia dengan tersenyum.


"Andra pergi ya ma!"


Mama nadia hanya mengangguk


Andra sengaja memutar jalan keluar supaya melewati ruang perina, kini bayi mungil itu harus di baringkan dikotak steril bernama inkubator karna beratnya belum mencapai 2.5kg, Andra menatap kotak kaca yang tertulis nama bayi ny. Naila dan Tn. Andra, bayi tersebut terlihat tenang,,

__ADS_1


"Ayah kerja dulu sayang, baik-baik ya nak!" nanti malam ayah pasti mengunjungi kamu lagi!" ucap Andra


****


Dengan semangat yang penuh, Andra menjalankan mobilny dengan kecepatan sedang, memecah jalan kota J, lancar dan lenggang seperti itu keadaan kondisi jalan karna memang masih belum jam sibuk.


20 menit kemudian Andra sampai di kantor miliknya, terlihat Rey menunggu di depan pintu kaca yang tertutup.


"Pak Rey, client kita sampai 10 menit lagi!"


"oke, sudah kamu siapkan semua Rey?"


"Sudah pak!"


"Baiklah, ayo kita ke ruanganku!"


Rey mengikuti arah jalan Bos nya, menaiki lift menuju ruangan, Rey membacakan agenda hari ini sampai sore, dan Andra menghela nafas. "Apa semua harus dikerjakan hari ini?"


"Iya pak, semua sudah terjadwal sejak sebulan yang lalu, dan tidak bisa di ubah lagi!"


"hmm.. baiklah, kau atur saja Rey!" ucap Andra sambil membolak balik kertas ditangannya


"Bagaimana client kita pagi ini?"


Rey sudah menjelaskan secara detail agenda Andra.


10 menit kemudian,


tok tok tok


Sekretaris Andra mengetuk dan membuka pintu. "Pak, ada tamu?"


"Baiklah, persilakan masuk!"


"Baik pak!"


Masuk kedalam ruangan Andra seorang lelaki jangkung dengan bulu halus di area wajahnya, dia berjalan ke arah meja Andra. Rey yang sedari tdi berdiri disamping Andra mempersilahkan pria itu untuk duduk.


Negosiasi berjalan lancar, Mark menyetujui semua, dan bisnis akan segera dimulai, dia menandatangani dengan cepat, kemudian ketiganya berjabat tangan.


"Terimakasih pak Andra atas waktu nya!" ucap Mark

__ADS_1


"Sama-sama Tuan Mark!"


"Mari Tuan, saya antar sampai ke lift!" ucap Rey.


Andra kembali duduk dan mengecek ponselnya. baru beberapa jam berpisah dengan Naila, dia sudah merasa khawatir. ditekannya tanda camera dan melakukan video call.


Naila terlihat segar di ujung telponnya, Andra merasa lega, terlihat juga mama Nadia dengan telaten merawat dan menyuapi Naila. kemudian camera menyorot ke tubuh mungil, anggota keluarga baru mereka, belum ada nama namun, bayi laki laki yang tampan itu membuat keluarga mereka sempurna.


***


Di kota B,


"pa, ayo donk, cepetan!"


"sabar ma, kan mobilnya juga baru datang!"


"Ma.. pa.. Lita nyusul ya, nunggu Ridho dulu!"


kehebohan keluarga Andra ketika akan pergi menemui cucu kedua nya.


"Lita yang sedang sibuk dengan ponsel menekan nomor dengan nama "MyRidho" namun tidak ada jawaban.


"Ayo lita.. " ajak mama Tasya.


lita melangkah berat menuju mobil yang kini di tumpangi oleh kedua orangtuanya.


Tapi sebelum dia naik, tiiin ..tiiin . klakson mobil menghentikan langkahnya.


Lita tersenyum karna Ridho datang.


"ma.. pa. Lita bareng Ridho ya.."


papa Deni mengangguk " hati- hati"


mama Tasya dan papa Deni melihat ke arah mobil yang ditumpangi Anak gadisnya. kemudian melaju dibelakang mobil tersebut.


***


Di kantor,


Andra kembali menemui client untuk kesekian kali, Bersyukur setelah lahirnya sang jagoan, Rejeki Andra seakan tak putus putus.

__ADS_1


"Terimakasih!" ucapnya setelah berjabat tangan dengan client.. Lelah? pasti, namun hari ini memang hari yang sempurna bagi Andra.


__ADS_2