ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)

ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)
Aku Pergi


__ADS_3

"Baiklah jika itu mau mu Andra, terimakasih untuk semua.!" ucap Naila sebelum naik ke kursi penumpang yang pintu mobilnya telah dibuka oleh pak tohir.


"Aarrghh.. Nailaaaa ..!" kenapaa!?"


"Kenapaa?"


."Kau bahkan tidak mengerti apa-apa?"


"Kau pergi tanpa memberikan waktuku menjelaskan semua!"


"Aaaaaaarrrggghhh.."


PRANKKKKK!!!!! (suara pecahan gelas)


***


sejak hari itu, Andra memilih meninggalkan rumah mereka, dan mengontrak didekat kantor, sejak hari itu pula, Naila satupun tidak memberi kabar apa-apa. ..


Andra berusaha bangkit dari keterpurukannya, ditinggal Istri dan anak bahkan dengan alasan yang tidak masuk akal, Andra berjanji pada diri sendiri, suatu hari nanti dia akan menjemput kembali Naila dan Dara, orang yang dia sayanginya itu.

__ADS_1


**


Setahun berlalu, kini usia Dara mau menginjak usia 2tahun, selama itu pula, anak perempuan Naila itu tidak bertemu atau mendengar kabar dari ayahnya. Putri cantik dari pasangan Devandra Saputra dan Naila Ardelia memiliki nama lengkap Andara Sofia diasuh sepenuhnya oleh Nenek Nadia, sedangkan bundanya, Naila terlihat mengejar studi nya di perguruan tinggi, dia mengambil beberapa matkul dan menyingkat masa kampusnya yang harusnya ditempuh selama 3tahun, menjadi 1 tahun delapan bulan.


Bulan ini Naila menyelesaikan studi nya, tinggal menunggu beberapa nilai dari dosen pembimbing, dia akan benar2 siap terjun ke dunia kerja, itu semua dilakukan demi Dara, putri yang terlahir dari pernikahannya dengan Andra.


Mama Nadia sangat terpukul saat tau, konflik yang terjadi didalam pernikahan putrinya, bahkan putri semata wayangnya itu nekat untuk kembali ke rumahnya setelah 10tahun hidup bersama Andra. Kini mereka melanjutkan sisa perjuangan Naila bersama membesarkan Dara.


Naila terlihat memakai blazer hitam dengan rok span dan higheels, dia berpamitan dengan mamanya yang saat itu menggendong Dara,


"Apa kau benar-benar ingin bekerja hari ini nak?" tanya Nadia


"Baa.. " ucap Naila sambil memegang jemari putrinya, saat melihat Dara menatapnya bingung.


"Ayo Nai, berangkat bareng papa aja, kita searah?" kata Yudi, yang menenteng tas kerja bergegas menuju mobilnya.


"Bunda pergi dulu ya cantik, baik-baik sama Nenek ya sayang!" mengecup pipi putri kecilnya, tersirat semangat yang menggebu dalam diri Naila.


***

__ADS_1


"Apa ini perusahaannya?" kata Yudi, saat ini mereka berada di depan gedung tinggi milik AN Grup, pimpinan perusahaan ini terkenal dingin dan kaku terhadap pegawai, namun jika berhasil masuk, maka gaji yang diterima bisa 3x lipat dari gaji yang dijanjikan perusahaan lain,.


"Iyaa pa, sampai sini saja, terimakasih ya pa!" kata Naila


"Kalo sudah pulang kabari ya, nanti jika papa tidak sempat jemput, akan dijemput pak tohir!" kata Yudi


Naila menggangguk saja. dan berbalik meninggalkan mobil Yudi.


Naila menatap gedung 5lantai dihadapannya, Perusahaan ini terbilang baru, karna baru dibangun oleh pemiliknya setahun yang lalu, namun memiliki prospek yang bagus, karna ratingnya dalam setahun mampu menandingi perusahaan yang sudah lama ada.


***


Seorang lelaki duduk di kursi kebesarannya, ditemani oleh asisten pribadi, dia terlihat membolak balik kertas ditangannya, sesekali matanya menatap figura yang terletak di atas meja nya, foto yang menampakkan gambaran keluarga bahagia, dimana sang perempuan menggendong bayi yang baru dilahirkan, tapi itu terjadi 2tahun lalu. Kini pria itu merasakan kembali kesepian itu.


"Rey, tolong off semua agenda ku untuk seminggu ke depan, aku akan pergi berlibur"


"Baik Pak,!" kata Rey


Kembali dia menatap foto dalam figura.

__ADS_1


to be continue


__ADS_2