ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)

ANDRA & NAILA (JODOH ITU APA MASIH ADA?)
Tentang Lita


__ADS_3

Thalita Putri merupakan anak kedua dari pasangan Tasya Lestari dan Deni Saputra, Lita.. begitu sapaan yang kerap dipakai untuk memanggilnya,


berbeda dengan abang nya Andra.


Lita memiliki paras cantik namun terkesan tomboy, bahkan sikap Lita terbilang lebih dewasa daripada Andra.


Lita si pemikir keras merupakan karakter yang diturunkan oleh papa Deni. Lita kurang suka bergaul dengan berkelompok, dia lebih suka membaur, menjadikan semua orang-orang baik itu temannya.


Dia hanya memiliki satu sahabat yaitu mama nya.


Lita lebih suka bercerita kepada mama Tasya, ia terbuka dan cendrung bersifat ceria, keakraban nya dengan Abangnya juga kerap kali dikira bahwa mereka pasangan kekasih.


Lita sering membawa Andra ke acara kumpulan sekolah, ia berfikir hal itu dapat mengurangi potensi "pria pengganggu"


Lita tidak seperti wanita kebanyakan, dia tak akan dekat dengan orang yang baru dikenalnya.


Kini . Usia gadis itu menginjak usia 30th, namun belum ada satu lelaki pun yang menarik di hati nya. hingga pada suatu hari Andra mengajaknya menemui client di kota B, saat itu Lita libur kuliah, dia kerap mengambil kuliah dibeberapa jurusan, hal itu membuat waktu yang dia miliki lebih bermanfaat pikirnya


"ta, ikut abang yuk!" ajak Andra


Lita yang memang lebih suka membaca buku ketika libur, memperhatikan abangnya dari atas sampai bawah, "rapi"


"Mau kemana bang?" nemuin Ka Naila?" kekehnya.


"Belum waktunya abang menemui dia Ta, abang masih butuh waktu dan ngumpulin uang yang banyak buat bawa kembali kaka mu itu." jawab Andra


"Ceehh.. abang pikir ka Naila itu cewek matre apa?" lita jengah mendengar alasan abangnya


"Abang kan laki-laki Ta, taulah kenapa kaka mu ninggalin abang 6bulan yang lalu!"


Lita hanya manggut-manggut.


"Mau ikut gak?" tanya Andra lagi.


"Ikut deh," Lita beranjak dari sofa malasnya, meletakkan buku diatas meja,


"Bosan juga libur dirumah, tunggu ya bang, lita ganti baju!"

__ADS_1


Andra masih merapikan dasi nya kemudian memakai parfum


Lita yang sudah selesai berganti pakaian, menghampirinya lagi..


"Ini yang cewek aku atau abang sih? dari aku keluar kamar ini sampai masuk lagi, abang masih didepan kaca!" menatap Andra dengan tatapan sebal.


Lita yang mengenakan celana Jeans serta kaos yang didoubel dengan kemeja kotak-kotak berwarna coklat, serta memakai sepatu kets berwarna senada dengan kemeja, rambutpun diikat asal.


"Hehh.. cewek dandan kayak gitu! mana ada cowok yang ngelirik!" usap Andra ke wajah Adiknya


"Suka - suka lah.. lagipula kalo memang jodoh yaa jodoh aja, gak pake penampilan baju feminim juga dateng kok!" ucap Lita bijak


"Hehh.. cowok juga mikir kali kalo liat cewek berpenampilan begini." ucap Andra sambil menunjuk Lita dari atas ke bawah.


"Ya udah lah, abang pergi aja sendiri sana!"


"Cehh.. tampang doank maskulin tapi ngambekan!"


"Haaaa.. abaaaang.. mamaaaaa!" teriak Lita yang mulai kesal diledek oleh abangnya.


"Ayo ah.. client abang udh nungguin.!"


Mereka berjalan beriringan. menuju tempat yang sudah dijanjikan..


*


Direstoran


"Hallo, saya Andra." ucapnya sambil berjabat tangan, disana Rey sudah duduk bersama client nya.


"Hallo Tuan Andra, saya Ridho." ucap Ridho, namun matanya tak beralih kepada Lita yang sedang asik bermain game online diponselnya.


"Bang, lita duduk disana ya!" ucapnya..


Andra mengangguk.


Mereka mendiskusikan agenda bertiga sampai menemui kesepakatan. kemudian berjabat tangan.

__ADS_1


Disela -sela obrolan ringannya, Ridho memberanikan diri bertanya.


"Maaf Bang Andra ,mungkin ini diluar pekerjaan, kalo boleh tau, siapa gadis yang datang bersama Anda?"


Rey melirik ke arah Lita, "Ooh.. itu adik saya!" jawab Andra.


"maaf kalo suaranya mengganggu ya!" ucap Andra lagi.


"Ahh bukan begitu!" jawab Ridho tersenyum penuh arti


sebelum menentukan panggilan, Andra membiarkan Ridho memanggilnya Abang supaya lebih akrab karna mereka seumuran juga, saat itu Andra juga belum memiliki banyak client jadi dia berusaha mencari teman terlebih dahulu dalam bisnisnya, dan Ridho adalah orang pertama yang menawarinya bekerjasama, maka dia berusaha untuk mengakrabkan diri.


*


di kursi pojok, duduk lita ditemani capucino, dengan memanfaatkan wifi di resto tersebut, dia puas memainkan game online favorit nya.


Ridho menghampiri Lita.


" Hai! boleh saya bergabung disini?" ucapnya


Lita hanya menatap sekilas lalu melanjutkan permainannya lagi, Andra dan Rey menyaksikan itu hanya menggelengkan kepala.


Ridho menggaruk kepalanya yang tidak gatal, kemudian meletakkan kartu nama nya disana. "Saya Ridho, saya ingin berkenalan dengan kamu! kamu adik Bang Andra kan?"


Lita hanya melirik kartu nama sekilas, kemudian mempause game nya..


"Iya, Andra abang aku, oia, emang meetingnya udh selesai?"


Ridho tersenyum kemudian mengangguk


"Oke, salam kenal!" ucap Lita sambil menjabat tangan Ridho.


*


Awal pertemuan yang begitu klasik dan berkesan namun itu yang membuat Ridho bertahan dengan hubungannya sampai saat ini dengan Lita, beberapa kali Ridho mengajaknya untuk menikah namun gadis yang kini menginjak usia 35th itu baru mengiyakan, dan mereka akan menikah beberapa bulan lagi.


to be continue

__ADS_1


__ADS_2