
Pagi itu Naila membuka matanya, dilihatnya sekeliling kamar, Andra tertidur di sampingnya dengan pulas " Kapan dia pulang" gumam Naila.
Dara tersenyum melihat Naila membuka mata, dengan gerakan tangan dan kaki, menisyaratkan bahwa dia lapar..
"Apa kau sudah lapar anak cantik?" kata Naila berbicara ke Dara putrinya, "Baiklah . bunda akan buatkan susu dan sarapan ya!"
Dengan hati-hati, Naila mengangkat lengan kekar Andra yang berada di pinggangnya, semalaman Andra tidur sambil memeluk Naila.
Naila memulai aktifitas nya didapur, Dara didudukan di atas baby seat, dan menunggu dengan sabar bunda Naila membuat bubur.
Usai selesai membuat sarapan dan bubur, Naila menyuapi bayi nya makan, lalu membangunkan Andra untuk sarapan.
" Ay, kau tidak bekerja hari ini?" kata Naila
"hmm.. tentu saja bekerja, bangunkan aku jam 8 yaa Nai!" kata Andra dengan suara khas orang bangun tidur dengan mata masih terpejam.
"baiklah." Naila keluar dari kamar dan mengajak buah hati nya itu bermain di playground dipojok rumahnya.
Naila melirik mobil yang terparkir di halaman teras rumahnya." Dia pulang membawa mobil bosnya?" gumam Naila
selang beberapa waktu..
__ADS_1
Andra telah bersiap ke kantor, hari ini dia harus berangkat pagi, karna harus menjemput bos mesum itu dirumahnya.
"Nai, aku berangkat ya! hati- hati dirumah!" kata Andra mengecup kening istri dan mencium pipi putri kecilnya.
"Hmm.. iyaa. kau juga hati-hati!" kata Naila mengiringi kepergian Andra.
"Sebenarnya mereka darimana, dan jam berapa Andra pulang??" batin Naila.
***
Naila mengambil ponsel, dan mengetikkan sesuatu, "Ay, pampers Dara habis, sabun ,shampo dan beras tinggal sedikit!"
Andra menerima pesan itu dan membalas, "Nanti pulang kerja aku belikan!"
Untuk pesan yang itu, Andra menghela nafas berat, "Naila sudah tau!" dengan mengusap wajahnya, "semoga dia tidak salah sangka!"
"Ya, aku memakainya, nanti akan ku jelaskan dirumah!" pesan balasan dari Andra
Tidak tau kenapa, tiba-tiba dada Naila sesak mengetahui selama ini suaminya telah mengaktifkan kartu keramat itu, " untuk apa dia menggunakan kartu itu?" gumamnya..
Rasa penasaran hinggap di benaknya, dia membuka kembali lembaran surat tagihan yang tempo hari dia terima dari pak pos, dibuka dengan perasaan takut, Naila harus kuat menghadapi kenyataan. ..
__ADS_1
Setelah dengan seksama membaca isi tagihan yang nominalnya luar biasa, Naila membuka lembar kedua berisi laporan pemakaian kartu itu.
"hotel, cafe S, Plaza xx, Carrefour, Hotel, hotel, hotel, cafe S.." gumam Naila mebaca isi lembaran kedua
"kenapa banyak sekali pembayaran hotel?" Naila merasa pusing, tiba-tiba tubuhnya melemas.
dia duduk berlutut dilantai, karna kakinya sulit untuk menopang tubuhnya yang terkulai.
suara Tangisan Dara terdengar, Naila segera mengalihkan pikirannya, Bergegas menghampiri Dara, "Eehh.. anak bunda udh bangun?"
Dara tertawa melihat Naila masuk kamar.
Seperti mendapat hadiah,Naila melupakan sejenak surat tagihan yang dia buka tadi, pikirannya sedang bersama Dara, Dia berniat akan bertanya ketika Andra sudah pulang nanti.
"Yaahh.. begitu lebih baik.." pikirnya.
***
Ditempat lain, Andra berkutat dengan laporan- laporan dihadapannya, pikriannya tertuju pada pesan Naila mengenai surat tagihan.
"ku harap kau tidak salah sangka terhadapku Nai, andai saja kau tau, bagaimana selama ini aku bekerja keras untuk kalian."
__ADS_1
to be continue