
malam itu pak bandi dan ibu wati kedatangan tamu yang tak lain adalah pak setiono dan istrinya bu suci. pak setiono ialah sahabat pak bandi sejak kecil. pak bandi asli dari desa. tetapi pak bandi merantau dan sukses di kota. berbeda dengan pak bandi yang mengabdikan diri sebagai guru di kampung tetapi ia sudah menjadi PNS dan menjabat kepala sekolah di salah satu sekolah menengah pertama negeri di kampung nya.
pak bandi mempunyai 2 anak, yaitu Syarif dan Sifa. Syarif bekerja menjadi guru honorer di sebuah sekolah menengah akhir negeri. sedangkan sifa bekerja menjadi guru ngaji di sebuah yayasan. mereka hidup di rumah sederhana bisa dikatakan lumayan besar untuk ukuran di desa.
sedangkan pak setiono hanya memiliki 1 anak bernama brian. bu suci tidak bisa hamil lagi karena saat mengandung anak ke dua mengalami kecelakaan dan membuat rahim bu suci di angkat demi keselamatan nya.
Syarif bertubuh sispek dan berkulit putih, ia sangat tampan dan banyak sekali gadis-gadis kampung yang menyukai nya. tetapi sifat nya yang cuek dan tidak tertarik untuk berpacaran. dia sayang sekali kepada adik nya sifa. sifa gadis yang cantik, mempunyai lesung pipi, bekulit putih dan matanya berwarna coklat seperti pak bandi ayahnya. dia gadis pendiam, kalem dan sangat sopan.
banyak pemuda di desa nya yang mengincar nya. bahkan kecantikan nya terkenal di beberapa desa sekitar.
pak setiono tau sifa gadis sholehah dari ibunya, atau nenek nya brian. maka dari itu pak setiono ingin menikahkan brian dengan sifa, berharap agar brian bisa berubah. brian suka sekali keluar malam, tidak pernah mau sholat, ataupun mengaji. sejak brian SMA ia mulai berubah Akibat pergaulan. meski brian lulus kuliah dengan nilai terbaik tetapi sifatnya tidak berubah. bahkan sampai sekarang. brian bekerja di kantor papa nya, karena sering pulang malam, brian sering berangkat bekerja seenaknya.
pak setiono "Assalamu'alaikum"
pak bandi menuju pintu "waalaikumsalam"
pak setiono "bandi.. apa kabar" sambil berpelukan.
__ADS_1
pak bandi "kabar baik, kapan datang? ayo masuk"
mereka masuk dan duduk di ruang tamu
pak setiono "aku datang tadi sore, aku kangen sama ibu dan kamu di, makanya aku datang. mumpung pekerjaan ku longgar sekalian jalan-jalan.
pak bandi "oalah.. anakmu gak ikut?"
pak setiono "ikut, dia lagi dirumah mijitin nenek nya heheh"
pak bandi "ibu ada tamu, buatkan minuman"
bu wati "ibu sudah dengar yah, apa kabar suci" sambil cipika cipiki
bu suci "kabar baik wati"
bu wati duduk, dan mengobrol banyak hal.
__ADS_1
lalu syarif dan sifa datang.
syarif dan sifa "assalamu'alaikum"
semua menjawab "waalaikumsalam"
pak bandi "nak ayo salim sama om tono dan tante suci"
mereka salim bergantian.
sifa "maaf om tante, nadia tinggal masuk dulu" sambil mengangguk
suci "iya sifa" senyuman suci merekah karena melihat sifa sangat cantik dan sopan.
syarif "maaf juga om, tante syarif pamit mau kesekolah dulu, karena persiapan ujian. ini saja nyempetin karena harus jemput sifa pulang ngajar hehe"
pak setiono "iya nak, semoga sukses"
__ADS_1
syarif berlalu keluar rumah. sedangkan sifa memasak, karena makan malam belum tersaji.
sedangkan bu suci, pak setiono, pak bandi dan bu wati melanjutkan perbincangan mereka. karena sudah hampir 3tahun tidak ketemu.