Apakah Ini Cinta?

Apakah Ini Cinta?
Bab 10


__ADS_3

sifa hanya mengangguk. sebenarnya brian ingin membahas tentang perjodohan nya. tetapi ia mengurungkan nya karena takut sifa akan menangis lagi. dan rasanya sudah sangat percuma. karena besok sudah pertunangan.


sifa "mas sudah selesai, ayo kita pulang" ajak sifa


brian "ayo" brian beranjak berdiri lalu berjalan, dan sifa mengikuti nya


sifa "mas, aku boleh minta sesuatu?" sifa mengatakan dengan sedikit ragu


brian menghentikan langkahnya "kamu mau beli apa?"


sifa "bisa kah kita berfoto? itu ada tukang foto langsung jadi mas" sifa menunjuk ke seseorang yang memegang Kamera.


brian berfikir sebelum ia memutuskan.


brian "ayo" brian berjalan menuju tukang foto


sifa sangat senang dan tersenyum lebar.


brian "mas, kami mau berfoto berdua" sambil tersenyum


tukang foto "baik, silahkan" membalas senyuman brian


brian berdiri dengan tegap dengan satu tangan nya ia masukkan ke saku celana. lalu sifa berdiri di samping brian dengan membawa sepasang boneka Micky mouse.


tukang foto "aduhh, mbk mas kenapa kaku sekali sih"


lalu tukang foto tersebut menghampiri sifa dan brian, dan menata pose mereka.


badan brian tetap tegak, tukang foto tersebut menarik tangan sifa dan melingkar kan ke tangan brian. sedangkan sifa dan brian hanya diam mematung


tukang foto "sudah bagus, tahan ya.... ayoo senyum yang lebar mas, dan mbk nya"


sifa dan brian langsung melebar kan senyuman nya


tukang foto "bagus sekali, satu dua tiga"


cekrek....


tukang foto "satu kali lagi ya" sambil menghampiri mereka.


tukang foto itu mencoba mengganti pose mereka, sekarang tangan brian di lingkarkan ke pundak sifa.

__ADS_1


tukang foto "tahan ya, ayo senyum. Satu dua tiga"


cekrek...


tukang foto "sudah selesai, mas. dicetak satu atau dua mas?"


brian "cetak 2 mas"


tukang foto "baiklah tunggu 5 menit ya mas"


brian dan sifa duduk di kursi menunggu hasil foto tersebut. tidak ada percakapan diantara mereka. sifa merasa malu setelah foro tadi. begitu pun brian. ia sedikit menyesal karena berfoto bersama sifa.


5menit kemudian


tukang foto "ini mas sudah selesai" sambil menyerahkan paper bag.


brian "berapa mas?"


tukang foto "50 ribu mas"


brian memberikan uang 50 rb "Terima kasih"


tukang foto "sama-sama"


didalam mobil sifa dan brian juga hanya diam saja. entah mengapa setelah foto suasana menjadi canggung


sesampainya di rumah sifa turun diikuti dengan brian.


brian "ambilah salah satu foto tersebut,"


sifa "baik mas, yang ini saja ya" sambil menunjukkan figora berwarna hitam itu


brian "terserah kau saja" nada datar


sifa "mas bolehkah aku menyimpan Micky dan kamu menyimpan Minne?"


brian "kenapa seperti itu" sambil menaikan alis nya dan tetap dengan nada datang nya


sifa "baiklah gausa mas" sambil menunduk dan mulai berjalan menuju pintu rumah


brian "sifa tunggu" brian berjalan menghampiri sifa dan membawa bonek Micky mouse

__ADS_1


brian "ini ambilah semua"


sifa "hmm... gak usah mas, biar sifa menyimpan Minne saja, mas saja yang nyimpan Micky." sambil tersenyum


brian "gak, simpan semua ini" brian memaksa


sifa "baiklah mas, ayo masuk dulu" sambil membuka pintu


brian "hmm"


mereka masuk, dan sifa kaget karena di ruang tamu ada syarif yang duduk memangku laptop.


sifa "mas syarif belum tidur"


syarif "masuk rumah salam dulu sifa" sambil tersenyum


sifa "assalamu'alaikum"


syarif "waalaikumsalam, gitu dong. brian duduk dulu"


sifa masuk ke kamar nya untuk meletakkan boneka dan paper bag nya. lalu ia kembali ke ruang tamu.


brian "iya rif, kamu menunggu kami ya. maaf ya karena aku membawa sifa sampai malam"


syarif "hmm tidak begitu brian, aku menunggu temanku karena ada beberapa nilai anak anak yang harus di cetak sekarang" syarif berbohong


brian "kemana om bandi dan tante wati rif?"


syarif "mereka sudah tidur brian, apa kamu mau ngopi?"


brian "tidak rif Terima kasih, aku pamit saja ya" sambil beranjak berdiri


syarif "kenapa buru-buru brian?" ikut berdiri begitu pun dengan sifa


brian "hmm.. sudah malam ini rif, aku juga lelah heheh. oh iya sifa aku boleh minta nomor whatsapp mu?" sambil menyerahkan handphone nya


sifa mengambilnya dan mengetik nomor whatsapp nya "ini mas sudah selesai"


brian "Terima kasih, aku pulang dulu ya rif, sif. assalamu'alaikum"


sifa dan syarif "waalaikumsalam"

__ADS_1


brian keluar dan langsung masuk mobil, ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. setelah sampai rumah, rumah sudah gelap. brian masuk dan mengunci pintu. lalu ia langsung masuk kamar dan tidur.


____


__ADS_2