
sifa kembali ke kamar nya langsung tidur memeluk boneka teddy bear besar. boneka itu ialah kado dari Brian saat sifa ulang tahun 3tahun yang lalu. sebenarnya sifa menyukai brian dari dulu. karena waktu kecil sifa dan Syarif sering bermain bersama brian. sejak perusahaan pak setiono maju mereka jarang sekali ke kampung. pada saat Ulang tahun nadia ke 17 kebetulan pak setiono sekeluarga datang ke kampung. waktu itu pak bandi hanya membuat nasi tumbeng saja dan mengundang pak setiono. karena sifa ulang tahun. pak setiono meminta brian memberi kado boneka besar.
Yaa Allah, Terima kasih sudah menjawab semua doa doa ku. aku senang sekali dengan kabar ini. jika memang mas brian jodoh ku mudahkanlah semua urusan ini Yaa Allah. gunam nadia dalam hati sambil terus memeluk boneka teddy bear.
nadia hampir setiap hari sholat tahajjud dan meminta agar menikah dengan brian. sedangkan pak bandi dan bu suci tidak memikirkan bagaimana nanti sikap brian terhadap sifa. mereka percaya sepenuhnya kepada sahabat nya pak setiono. bu wati juga sangat senang jika putri nya yang cantik akan memiliki ibu mertua seperti bu suci, yang sangat menyayangi nadia.
___ di rumah nenek brian.
brian "nek papa sama mama kemana sih?" sambil terus memijat kaki nenek nya
nenek ima "mereka ke rumah pak bandi, melamar sifa untuk mu" sambil tersenyum
brian cuek dan mengira itu hanya candaan nenek nya saja.
__ADS_1
nenek ima "sifa itu gadis cantik yang sangat pemalu, pendiam, sholehah, pintar ngaji, pokoknya nenek suka pada sifa. disini banyak sekali pria yang ingin menjadi kan sifa sebagai istri mereka. sifa bukan bunga desa saja, bisa di bilang bunga se kecamatan hehehe"
brian "aaaahhh... terakhir brian ketemu sifa biasa-biasa saja nek. di kota gadis gadis lebih cantik cantik, lebih bohay bohay hahahah"
nenek ima menjewer telinga brian "nenek tidak suka, suka nya hanya kepada sifa. nenek tidak akan merestui mu jika kamu menikah dengan gadis kota." memasang muka marah dan ngambek
brian "aaahh... nenek kenapa bilang seperti itu. terus brian harus menikah dengan siapa? lagian brian masih belum mau menikah nek" brian memeluk nenek nya.
nenek ima "kamu akan menikah dengan sifa bulan depan titik, kalau kamu tidak mau nenek lebih baik mati saja" ancam nenek ima
nenek ima "serius brian cucu nenek yang ganteng"
brian kaget, dan tidak sabar menunggu papa nya pulang.
__ADS_1
berdebat dengan nenek sangat lah percuma, biar aku langsung bicara dengan papa.
brian "nenek gak tidur, ayo brian antar ke kamar"
nenek ima "tidak... nenek akan menunggu papamu datang"
lalu brian berlalu meninggalkan nenek nya yang berada di ruang keluarga. keluar rumah berdiri di teras.
dasar nenek tua, kalau kau bukan nenekku sudah aku sekap di kamar dia. bagaimana bisa papa berfikir aku akan menikah dengan gadis kampung. mau di taruh dimana muka ku nanti di hadapan teman-teman gengs ku. apa yang akan mereka katakan. lalu bagaimana dengan sinta, aku sangat ingin menjadi suaminya. batin brian
"siallll" umpat brian sambil mengacak-acak rambutnya.
brian sangat mencintai sinta sejak sekolah SMA tetapi sinta sudah mempunyai pacar yaitu miko. miko adalah musuh bebuyutan gengs nya brian. saat dulu SMA sering sekali balapan liar. sekarang karena sudah dewasa mereka sering bertemu di lapangan futsal.
__ADS_1
miko tidak pernah memperlakukan sinta dengan lembut, makanya brian ingin merebut sinta dari miko. tetapi sinta tidak pernah mau putus dengan miko. sampai sekarang brian belum tau apa alasan sinta tetap bertahan dengan miko. karena itulah brian akan terus mengejar sinta sebelum sinta menikah dengan miko.