
Seseorang yang merepotkan datang lagi.
"Putri Sofia, Apa yang anda lakukan disini?", Panggil Pahlawan palsu yang datang tiba tiba.
"Tuan Pahlawan...", Kaget Sofia berhenti merangkul-ku
Pahlawan itu berjalan mendekati kami, Dan itu membuat kami jadi pusat perhatian orang orang.
"Siapa dia?..",Tanya Pahlawan itu menatapku dengan tajam.
"Dia adalah Tuan Galius.",Ucap Sofia dengan sopan.
"Ah! Aku mohon maaf, Aku lupa memperkenalkan diriku, Perkenalkan Aku Kazuya Chihiro panggil saja Kazuya dan aku seorang Pahlawan.", Ujar Pahlawan itu melepaskan Helm-nya.
Dia memiliki nama yang aneh, Apakah dia benar benar pengganti Liza?, bukannya dia laki laki...
"Perkenalkan diriku Galius, Ini Liza Istri-ku dan Dia adalah Anak kami.",Ucapku dengan sopan memperkenalkan Liza dan Fatnir.
"Heeeee...Kau memiliki Istri yang cantik Tuan Galius.",Ucap Kazuya tersenyum melihat Liza.
"Yah, Dia Istri kebanggaan ku.", Balasku tersenyum.
---\=\=\=---
"Kalo gitu, Bisakah kau berikan Istri-mu itu padaku.",Ucap Kazuya tersenyum, dan membuat kami terkejut.
"Mohon maaf, Apakah aku tadi salah dengar?", Tanyaku menatapnya dengan tajam.
"Tentu saja tidak, Seperti yang kukatakan berikan Istri-mu kepada Pahlawan yang telah menyelamatkan dunia ini.", Jawab Pahlawan itu tersenyum menyebalkan.
"Apakah kau serius?", Tanyaku lagi yang mulai marah.
"Ahaha..., Tentu saja, kau harus merasa terhormat karena Pahlawan ini akan merawat Istrimu dengan baik.", Jawab Pahlawan itu tersenyum terus menginginkan Liza.
"Tuan Kazuya, Apa kau tau?! Apa yang baru saja kau ucapkan?!...",Teriak Sofia membelaku.
"Galius, Apa boleh aku membunuh anak ini?", Tanya Fatnir sangat marah.
"Saat ini tahanlah Kadal, kita tidak boleh membuat keributan sekarang.", Jawabku menyuruh Fatnir tenang.
"Putri Sofia, Tolong tenanglah, Bukannya aku berhak mendapatkan nya, karena aku seorang Pahlawan.", Ucap Kazuya tersenyum dengan sombong.
Aku benar ingin memberikan nya Pelajaran, Tapi sekarang kami jadi pusat perhatian dan wajah kami sudah terlihat, jika kami membuat keributan, kami akan di jadikan Buronan....
"Galius, bagaimana ini?",Ucap Liza khawatir dan bersembunyi di belakang ku.
"Tenanglah Liza, Serahkan kepadaku.",Ucapku tersenyum melihat Liza.
"Nona Cantik, bagaimana kalau kau menjadi Istri-ku saja?", Tanya Kazuya mendekati Liza.
"Aku minta maaf, aku menolaknya, Aku tidak suka dengan orang sepertimu.",Ucap Liza dengan Ekspresi dingin.
"Aha...Hahahahahahaha...., Kau akan menyesalinya loh Nona Cantik jika kau menolakku.",Ucap Pahlawan itu tertawa mengacam Liza.
"Tuan Kazuya kumohon tenang lah.",Ucap Sofia menenangkan Kazuya, tapi tetap tidak bisa.
"Tuan Galius, Aku menantangmu berduel, jika aku menang Berikan Istri mu kepada-ku, dan Jika aku kalah aku akan membiarkan kalian.",Ucap Pahlawan Brens*k itu dengan sombong.
__ADS_1
Dasar Sialan, Bukannya kami tidak mendapatkan keuntungan apapun jika kami menang, tapi biarlah, akan kuberikan Pahlawan Brens*k ini pelajaran....
"Baiklah, Aku terima duel mu...", Jawabku tersenyum.
"Heh!, Kau pikir kau bisa mengalahkan ku.",Ucap Kazuya itu tersenyum.
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
Kami berdua berdiri hadap hadapan dengan jarak 10 meter, untuk melakukan Duel...
"Baiklah mari kita mulai Duel-nya.",Ucapku tersenyum.
"Seringlah aku sesuka-mu.",Ucap Kazuya dengan sombong.
Aku tidak tau apa yang membuatnya percaya diri, tapi...
Aku akan menghabisi nya dengan satu serangan...
">Paralysis<",Ucapku mengunakan Sihir pelumpuh.
*Sing!...
"Apa yang terjadi?", Aku terkejut.
Sesuatu menangkis sihirku pada Kazuya, dan itu tidak mempan sama sekali pada Kazuya...
Bukannya ini Skill Unik >Counter<...
"Egh!...",Entah kenapa tiba tiba seluruh badanku merasa lemas, itu seperti aku terkena Sihirku sendiri.
*Duk!...
"Galius!!..",Teriak Fatnir dan Liza yang terkejut.
"Tuan Galius!!", Teriak Sofia mengkhawatirkan ku.
Aku terjatuh karena lumpuh, aku tidak tau apa yang terjadi?...
*Buk!!...
"Egh!..", Kazuya menendang perutku, dan tendangan nya memiliki kekuatan sihir...
"Heeee...., Kau hebat juga tidak berteriak, tapi sekarang yang terpenting aku yang menang...",Ucap Pahlawan itu tersenyum membawa Liza.
Sial, Jika tau akan begini, Mungkin lebih bagus ku hancurkan aja yang ada di sekitar sini...
"Galius!!...",Teriak Liza yang di bawa Kazuya dan menahan dirinya untuk tidak menggunakan kekuatannya.
Itu sudah bagus Liza, jika kau menggunakan kekuatan mu sekarang kau akan ketahuan sebagai Pahlawan yang asli, Dan aku yakin Pahlawan Brens*k itu tidak suka...
Dia pasti akan menuduhmu sebagai Iblis bukan Pahlawan...
---\=\=\=---
"Liza tahanlah, Aku berjanji akan menyelamatkan mu.", Ucapku tersenyum menenangkan Liza.
__ADS_1
"Emh...",Liza mengangguk pelan.
"Tenanglah, Kalian tidak akan bertemu lagi.", Ucap Pahlawan Brens*k itu membawa Liza.
*Duk...
Aku terjatuh pingsan....
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
"Egh!, Dimana ini?", Gumamku membuka mataku yang sekarang ada di dalam kamar penginapan.
"Galius!!..",Ucap Fatnir yang ada di samping-ku.
"Ano, Tuan Galius aku sangat Minta maaf sebesar-besarnya, aku akan berusaha membawa Nona Liza kembali.", Sofia menundukkan kepalanya kepada-ku dan sangat merasa bersalah.
Sebenarnya aku juga marah padanya, tapi sekarang itu tidak penting...
"Tidak usah..",Ucapku kepada Sofia, dan Sofia hanya terdiam karena bingung.
"Galius sekarang apa yang akan kau lakukan?",Tanya Fatnir khawatir kepadaku.
"Kita akan pergi menyelamatkan.", Jawabku dengan cepat.
"Kalo gitu, aku juga akan membantu mu Tuan Galius.", Ujar Sofia masih merasa bersalah.
"Maaf membuatmu menahan dirimu untuk yang tadi Kadal.", Ucapku menepuk kepala Fatnir.
Fatnir hanya terdiam murung karena tidak bisa berbuat apa apa...
"Tapi, sekarang kau tidak perlu menahan diri Kadal, aku akan membiarkan mu mengamuk sesuka-mu.", Ucapku tersenyum menatap tajam Fatnir.
---\=\=\=---
"Serahkan kepada ku Tuanku.", Balas Fatnir tersenyum.
"Ano Tuan Galius, kalau ingin menyusup ke Kastil aku bisa membantu-mu.",Ucap Sofia yang keras kepala ingin membantu.
"Baiklah Tuan Putri, aku menerima bantuanmu, tapi kita tidak akan menggunakan cara yang merepotkan seperti menyusup.",Ucapku tersenyum dengan Nafsu membunuh yang besar.
"A-Apa yang akan kau lakukan Tuan Galius?",Ucap Sofia sedikit Khawatir.
Jawaban sudah jelas...
---\=\=\=---
---\=\=\=---
---\=\=\=---
"Kita akan menghancurkan Kastil itu dari depan secara terang terangan!!",Ucap tersenyum sinis.
__ADS_1
Sa'teh...., Sepertinya Festival kami akan menjadi lebih menyenangkan.