Apakah Ini Cinta?

Apakah Ini Cinta?
Apakah Ini Cinta?#22


__ADS_3

*BUUUUMMMM...


"Baiklah mari kita mulai Festival nya.", Ujar diriku menghancurkan Gerbang Istana bersama Fatnir.


"Kau benar benar melakukannya Galius...", Balas Fatnir tersenyum senang.


---\=\=\=---


*TengTengTeng....


"ISTANA DI SERANG PENYUSUP!!!...", Teriak Seorang Prajurit Istana memanggil teman-nya untuk menangkap kami.


*DrugDrugDrug...


Banyak Prajurit berdatangan menghadapi kami, Yah...,Sekitar 2-4 ratus Prajurit lah...


"Kalian cepat tangkap penyusup itu!!.", Pinta Komandan Prajurit memerintah pasukannya.


"Kadal Legenda, Mengamuklah sesuka-mu.", Suruhku yang tersenyum lembut.


"Boleh aku membunuh mereka?",Tanya Fatnir mengepalkan tangannya.


"Tentu saja, lakukan lah sesuka-mu, karena ini Festival kita.", Jawabku dengan santai.


"TANGKAP MEREKAAAAA!!....",Teriak seluruh Pasukan Istana menyerang kami.


*BUUUMMMM!!...


"AAAAARRRHHHGGG!!...", Banyak Prajurit yang hancur dan mati di pukul Fatnir.


"Ini adalah salah Pahlawan kalian yang Brens*k itu!!", Ancam Fatnir dan terus menerus menghancurkan mereka.


"Semuanya hati hati mere-"


*Cruuuukkkk!!...


"Kalian sangat berisik...>Ice Swords Cyclone<", aku menggunakan sihir untuk membantai seratus Prajurit sekaligus.


“AAARRRRGGHHHHH!!....”, Jeritan atau Nyanyian kematian para prajurit.


Mereka terbunuh oleh Pedang Es yang berterbangan dan menusuk tubuh mereka...


*Swuuushh...Cruukk...


"AAAAAGGGHHHH!! TOLONG AKU!!..", Jeritan Prajurit yang tubuhnya terluka tertusuk Pedang ku.


"Me-Mereka Monster!!, Kita tidak bisa menang!!.", Ujar seorang Prajurit yang Putus asa melihat kami.


Festival nya semakin menyenangkan...


"Rasakanlah Keputusasaan yang dalam, Sebagai belas kasih ku akan kubunuh kalian tanpa Rasa Sakit!!", Ancamku tersenyum melihat mereka yang Putus asa.


Sial, Aku tidak boleh terlalu menikmati ini, Aku sudah berjanji pada seseorang untuk tidak menghancurkan Kastil...


---\=\=\=---


“Kadal, Bunuh orang yang menghalangi kita saja, yang melarikan diri dan tidak bisa bertarung lagi, lepaskan mereka”, Pinta yang maju lari kedepan untuk memasuki kastil.


“Baiklah, Aku akan menahan diri”, Jawab Fatnir menghancurkan musuh yang menghalangiku.


---\=\=\=---


---\=\=\=---


---\=\=\=---


*DukDukDuk...


"RAJA-KU!!", Panggil seorang Prajurit memasuki kamar Raja Baharuth dan berlutut.


"Ada apa? Kenapa diluar ribut sekali!!?", Tanya Raja dengan tegas.


"Istana di serang penyusup Raja.", Jawab Prajurit itu dengan cepat.


"Kalo gitu, cepat habisi mereka!", Pinta Raja menatap tajam dan kesal.


"So-Soal itu, Penyusup nya bukan Penyusup Biasa, mereka bisa membunuh seratus Prajurit dalam sekejap!!", Balas Prajurit itu dengan jelas.


"APA KATAMU!!, APA KAU BERCANDA?!!", Raja itu sangat Marah dan mendelik terkejut.


Prajurit itu hanya diam saja merinding ketakutan, dan Raja mereka tau maksud dari kenapa Prajurit itu diam ketakutan...


"Apa yang mereka inginkan?!", Tanya Raja dengan tegas.


"Aku tidak tau tujuan mereka!!, Tapi mereka menyebut ini salah Pahlawan!", Jawab Prajurit dengan jelas dan tegas.


"Panggil Pahlawan, suruh dia menghadapi Penyusup itu!", Perintah Raja dengan tegas menyuruh Prajurit itu.


"Baik!", Jawab Prajurit langsung pergi memanggil Pahlawan.


---\=\=\=---


---\=\=\=---

__ADS_1


---\=\=\=---


---\=\=\=---


---\=\=\=---


Disuatu ruangan yang gelap~


"Ah ah ahh~,Tolong ampuni aku!, tuan Pahlawan!!", Desah seorang Gadis yang sedang diperkosa Kazuya.


*Plakk!!...Plakk!!...


"Ahahahaha...Kau pikir aku peduli, Kau hanya perlu mengikuti perintah Pahlawan ini.", Tapi Kazuya terus menyiksa Gadis itu.


Kazuya hanya lah seorang Sampah yang menyukai penyiksaan dan pemerkosaan...


---\=\=\=---


DIA PANTAS UNTUK MATI!!...


---\=\=\=---


---\=\=\=---


---\=\=\=---


"Haaaaa...Ini benar benar sangat Hebat, semuanya berjalan sesuai perintah ku, ahahahaha....", Gumam Kazuya terkekeh yang sekarang berada di ruangan pribadinya.


Ruangan itu Penuh dengan banyak Wanita cantik yang baru saja di perkosa Kazuya serta di siksa, Itu benar benar pemandangan yang menjijikkan...


Kazuya memiliki Banyak Wanita Simpanannya yang dia culik secara paksa dengan memakai nama Pahlawan...


"Kau benar benar Pria yang buruk, Yah..., Aku sudah melihat banyak Pria di luar sana seperti mu, Bahkan mungkin Galius akan tertawa melihatmu.", Hina Liza dengan ekspresi dingin yang sekarang tangan kiri dan kanannya sedang diRantai dan pakaiannya hanya menutupi tubuhnya sedikit.


"Diamlah!!, Kau sekarang adalah Milikku kau tau!!", Bentak Kazuya tersenyum melihat Liza dengan tajam.


"Aku tidak ingat pernah jadi milikmu!", Balas Liza dengan jelas dan tenang.


"Aku tidak peduli itu, sekarang tubuhmu dan wajahmu yang cantik menjadi milikku sekarang.", Kazuya mendekati Liza dan memegang rambut Liza


---\=\=\=---


"Bagaimana orang seperti mu bisa menjadi Pahlawan?", Tanya Liza yang membiarkan tingkahnya.


"Ahahahaha...Hanya mereka aja yang Bodoh, Padahal aku cuma memakai Helm ini, tapi mereka menyebut-ku sebagai Pahlawan.", Jawab Pahlawan itu terkekeh sambil memegang Helm Pahlawan yang seharusnya milik Liza.


"Darimana kau mendapatkan Helm itu?", Tanya Liza menatap Kazuya dengan tajam.


---\=\=\=---


"Kenapa kau ada di sana?", Tanya Liza semakin penasaran.


"Ntahlah, Aku hanya sangat beruntung, Aku bisa berpindah ke Dunia ini.", Jawab Kazuya tersenyum busuk.


"Dunia Ini?", Liza penasaran dengan kata itu.


"Kau tidak perlu tau itu, sekarang Liza-ku sayang Mari kita bersenang senang.", Kazuya memulai kegilaan nya lagi.


---\=\=\=---


"Bocah Ini peringatan dariku, Jangan coba coba kamu menyentuh-ku, Jika kamu tidak ingin Suamiku Marah!", Ancam Liza tersenyum memeringati Kazuya.


"Hah! Apa yang kau bilang? Kau pikir Pria lemah itu bisa mengalahkan ku, Pria lemah itu bahkan tidak bisa menyentuhku...", Balas Kazuya tersenyum sombong.


---\=\=\=---


"Sekarang mari kita bersenang senang, Aku yakin wajah dingin mu akan jadi wajah putus asa yang luar biasa!", Ujar Kazuya dengan wajah menjijikkan dan memegang pipi Liza serta mulai meraba tubuhnya.


"Egh!...Galius!.", Liza berusaha menahannya.


---\=\=\=---


---\=\=\=---


---\=\=\=---


*BUUUMMMM!!...


"Yoo Liza, kau tidak papa, Maaf membuatmu menunggu.", Sapaku tersenyum menghancurkan pintu kamar Kazuya dan memasuki ruangannya.


"Ka-Kau kenapa ada disini?!", Kazuya terkejut dan ketakutan akan kedatangan ku.


"Galius, Kau sedikit telat.", Ujar Liza sedikit lega.


"Aku minta maaf soal itu Liza, Soalnya Kastil ini terlalu besar, Aku jadi sedikit tersesat.", Alasanku yang sedikit merasa bersalah.


*Tas!...


"Aku tidak menginginkan alasan mu.", Balas Liza sedikit ngambek.


Liza menghancurkan Rantai yang mengikat nya sendiri, Serem!..., Apa lebih baik tidak usah ku selamtkan?, Aku sedikit takut melihat Istriku marah...


---\=\=\=---

__ADS_1


"Ba-gaimana kau bisa disini Bang*t?!",Teriak Kazuya terkejut melihatku.


Ternyata dia masih disini...


"Sudah kubilangkan Suamiku adalah yang terbaik!!", Balas Liza berlari mendekati ku.


---\=\=\=---


"Liza dimana Pakaian mu?", Tanyaku melihat tubuhnya.


”Ntahlah.", Jawab Liza dengan tenang.


"Ahaha..., Setidaknya malu-lah Liza", Aku terus menatap tubuhnya.


"Baiklah, Tapi Liza, pakailah ini..", aku tersenyum dan memberi Liza sebuah selimut.


Aku mengambil sebuah selimut untuk menutupi Tubuh Liza dari Mata Sampah itu...


"Makasih.", Liza menutupi tubuhnya.


---\=\=\=---


Aku melihat sekitar ku, dan itu membuat ingin tertawa dan mengucapkan....


"Ini menjijikkan!".


Haaaaa...., Aku sedikit tidak suka menghabisi nyawa seorang Sampah satu satu...


---\=\=\=---


"Baiklah Sampah, Mari kita sedikit bermain main.",Ucapku tersenyum mendekati Kazuya


"Hah!, Kau pikir kau bisa mengalahkan ku, Kau ingatkan saat kau Kalah dan tidak bisa apa apa.", Kazuya tersenyum percaya diri.


"Haaaa...., Sampah yang berisik, Bisakah kau DIAM!!", Ancamku dengan nafsu Membunuh.


"Hiiihhh!!...", Kazuya ketakutan.


---\=\=\=---


"Ka-Kau pikir aku akan Takut, Biar kau tau aku memiliki Skill yang Spesial dan Sihir yang besar.", Pamer Kazuya tersenyum.


Dia memang benar, Aku sudah menggunakan Mata Iblis-ku, Sepertinya dia memiliki Kekuatan Sihir yang besar, Aku tidak tau bagaimana Sampah Sepertinya mendapatkannya, Tapi...


---\=\=\=---


">ZIP<". Aku mengangkat tanganku seperti memegang sesuatu.


"AAAARRRRRRGGGGGHHHHH....",Jerit Kazuya kesakitan.


[Skill >ZIP<, ini adalah Skill Favorit ku karena dengan ini kau bisa menyentuh Jantung lawan mu tanpa menyentuhnya secara Fisik, Intinya sekarang aku sudah menggenggam Nyawanya di tanganku]...


*Kruk...


"AAAAAHHHKKKKK!!...INI SANGAT SAKIT!!, APA YANG KAU LAKUKAN?!", Jerit Kazuya kesakitan memegang jantung nya.


*Duk..


Kazuya berlutut karena kesakitan...


"Inilah perbedaan antara kita.", Ucapku tersenyum sinis dan terus menggenggam jantung nya dengan kuat.


"Egh!...Ke-kenapa, bukannya harusnya Sihir tidak mempan kepadaku.", Kazuya ketakutan dan kebingungan.


"Mungkin ini karena tingkat sihir yang ku gunakan berbeda.", Jawabku.


---\=\=\=---


"Baiklah, Matilah!!...".


"Tunggu dulu!!, kau tau aku Pahlawan, Aku telah menyelamatkan Dunia, Jadi aku tidak salah untuk membuat Istrimu menjadi Hewan ternak-ku juga kan, Seharusnya mereka harus bersyukur bisa berguna bagi ku!.", Ujar Kazuya yang tidak tau diri.


Haaaaaahhhh....., Aku benar benar ingin menghancurkan-nya , Tapi sebisa mungkin aku harus menahannya...


Ini benar benar merepotkan...


---\=\=\=---


"Eh!...Sudah tidak sakit lagi.", Kaget Kazuya yang bingung.


"Haaaahhh...", Aku menghela nafas dan non aktifkan Skill ku.


"Apa kau melepaskan ku?",Tanya Kazuya sedikit lega.


"Tentu saja Tidak, Siapa yang bilang akan melepaskan sampah seperti mu.", Jawabku tersenyum sinis memikirkan sesuatu.


---\=\=\=---


"Pahlawan Kazuya Chihiro, Aku menantangmu berduel.", Tantangku menunjuknya.


"Eh!..", Kazuya terkejut.


"Pilihlah Pilihan mu, Mati dengan kejam atau Berduel dengan ku dan Mati dengan terhormat?", Tanyaku tersenyum senang.

__ADS_1


__ADS_2