
Pada akhirnya Adara memutuskan untuk membantu agar Markus bisa sembuh. Adara setuju untuk mengunjungi Markus dalam waktu waktu yang telah ditentukan sebagai penyemangat bagi Markus untuk sembuh.
Tapi itu bukan lah tugas yang mudah, Adara harus melihat wajah bahagia Markus setiap kali ia datang, bukan itu masalahnya namun harapan palsu itu lah masalahnya.
Tiap kali Adara datang, Markus terlihat sangat bahagia. Ia akan mengoceh panjang lebar, bahkan mengatakan hal hal tidak masuk akal lalu kemudian mood nya berubah menjadi sedih.
Seperti hari ini, Markus dengan tiba tiba menangis setelah memeluk dan meraba perut Adara.
Berteriak dengan tangisnya, mengatakan bahwa Adara jahat. Jahat karena telah melenyapkan anak mereka.
Bahkan Markus berusaha menyakiti dirinya sendiri, menangis mengatakan bahwa Adara tega melakukan hal itu karena dendam kepada Markus, karna semua kejahatan yang telah Markus lakukan sehingga menggugurkan anak mereka.
Adara tahu kondisi Markus memang dalam keadaan tidak bisa berpikir dengan lurus. Markus mengira Adara menggugurkan anak mereka, bukannya melahirkan.
Padahal sudah lewat bertahun tahun lama nya sejak Adara mengandung.
Dan dengan hal itu hanya membuat Adara semakin yakin, bahwa membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa membuat Markus pulih dari keadaannya sekarang.
***
__ADS_1
Clara tahu bahwa putri nya tengah menjenguk Markus, sehingga Clara memutuskan untuk mengunjungi Aaron di penjara seorang diri.
Ia tahu Aaron salah, tapi bagaimana pun Aaron sudah Clara anggap sebagai anak. Dan juga mengingat bahwa Aaron adalah anak angkat kakak Clara; yaitu Diana. Maka Aaron adalah keponakannya.
Jika Markus saja di beri kesempatan maka Aaron juga berhak. “Bagaimana kabar mu?”
Clara menatap Aaron dari balik kaca. Wajah Aaron terlihat semakin tirus. Seharusnya Clara tidak perlu bertanya. Sudah pasti Aaron tidak baik baik saja.
Clara melihat Aaron yang tersenyum palsu, mengatakan bahwa dirinya baik baik saja.
“Bagaimana dengan Adara dan juga Cherryl. Mereka baik baik saja bukan?”
Clara bisa melihat perubahan raut wajah Aaron, Aaron menjadi terlihat sedih. “Ibu Markus terus datang memohon agar Adara mau membantu, tidak ada pilihan lain. Karna Markus hanya merespon pada Adara.”
Aaron menganggukkan kepalanya mengerti, “Aku justru merasa bersalah kepada Adara, aku lah yang telah sengaja menyuruh orang untuk membuat Markus menjadi seperti itu dan sekarang justru Adara yang harus berjuang untuk menyembuhkannya. Jika saja aku tidak egois, dan tidak melakukan hal bodoh itu mungkin semuanya akan baik baik saja.”
Clara ingin sekali memeluk Aaron dan menepuk punggung nya untuk menenangkannya namun Clara tidak bisa.
Ia merasa kasihan terhadap Aaron, namun memang ini lah yang harus Aaron terima. Konsekuensi dari segala perbuatannya.
__ADS_1
***
Lucas menemani Cherryl yang tengah bermain dengan boneka nya, Lucas sebenarnya tidak suka karna Ibu nya pergi mengunjungi Aaron.
Lucas kesal lantaran semua anggota keluarganya terus saja mengatakan Aaron itu orang baik hanya karena Aaron telah menjaga Adara selama kehamilannya dan juga merawat Cherryl dengan penuh kasih sayang.
Lucas tetap saja pada pemikirannya, jika memang Aaron adalah orang baik dan benar benar sayang kepada Adara, dan tidak punya intensitas untuk melukai Adara sedikitpun dan hanya berkeinginan untuk masuk kedalam keluarga besar Leonardus saja.
Lalu kenapa Aaron diam saja dan justru membiarkan saat Adara dijebak oleh Markus?
Jika ia ingin muncul sebagai pahlawan, kenapa tidak dengan cara yang baik. Menyelamatkan Adara dari jebakan Markus misalnya.
Tapi Aaron justru melakukan sebaliknya, membuat drama. Mengkambing hitam kan Markus. Dan juga disaat ia sudah memiliki Adara, dan Markus sudah dipenjara. Kenapa Aaron justru masih merasa tidak puas dan justru menyuap polisi untuk membuat Markus menjadi gila.
Lucas tahu Markus juga salah, salah sekali karena telah menjebak Adara. Hanya saja menurut Lucas, Aaron sangat keterlaluan.
***
Adara memperhatikan Markus yang kembali disuntikkan obat penenang. Selalu berakhir seperti ini, Markus yang hilang kendali dan harus di tenangkan secara paksa.
__ADS_1
Entah sampai kapan harus terus begini? Kapan Markus akan sembuh.